Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Kompas.com - 02/12/2020, 06:38 WIB
Pasukan Garda Revolusi Iran. AFPPasukan Garda Revolusi Iran.

TEHERAN, KOMPAS.com - Sebuah serangan udara membunuh seorang komandan garda revolusi Iran di sepanjang perbatasan antara Irak- Suriah pada akhir pekan kemarin, lapor pejabat Irak dikutip Daily Mail, Selasa (1/12/2020).

Sebuah pesawat nirawak dilaporkan telah membunuh Muslim Shahdan, Komandan Senior di Garda Revolusi Iran dalam serangan yang ditargetkan ke mobilnya.

Sebanyak 3 pengawal komandan itu juga terbunuh dalam serangan tersebut, yang mana pesawat tempur tak dikenal itu menyerang mereka di dekat desa bagian timur Suriah, Deir Ez-Zor lapor kantor berita Anadolu.

Baca juga: Jaga Tempat Suci Syiah di Damaskus, Anggota Senior Garda Revolusi Iran Tewas

Insiden itu terjadi dalam beberapa hari setelah ilmuwan nuklir top Iran, Mohsen Fakhrizadeh terbunuh di Teheran dalam penyerangan yang dituduh Iran dilakukan oleh Israel.

Pihak Iran mengeklaim bahwa para pembunuh menggunakan remote-kontrol senapan mesin yang diletakkan di dalam mobil Fakhrizadeh yang meledak.

Sementara kendaraan yang dikendarai Shahdan, berisi senjata-senjata yang dibawanya melintasi perbatasan Irak dan diserang ketika memasuki wilayah Suriah menurut 2 pejabat Irak.

Baca juga: Pimpinan Garda Revolusi Iran: Virus Corona Itu Senjata Biologis AS

Kelompok paramiliter Irak yang didukung Iran membantu mengevakuasi mayat-mayat itu, kata kedua pejabat itu, tanpa merinci atau memberikan keterangan kapan pastinya peristiwa itu terjadi.

Lokasi serangan di provinsi Deir Ez-Zor diketahui bahwa bagian tengah dan baratnya dikendalikan oleh rezim pemerintah Suriah, Bashar Al Assad setelah teroris ISIS mundur pada November 2017.

Serangan udara yang menewaskan Muslim Shahdan adalah yang terbaru dari eskalasi dalam aksi militer selama beberapa minggu terakhir.

Baca juga: Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati dengan Senapan yang Dikendalikan Satelit


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Global
WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral' dalam Distribusi Vaksin Covid-19

WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral" dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Global
Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Global
Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Global
 Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Global
Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Global
Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Global
Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Global
Jalan Kaki ke AS Melalui Guatemala, Migran Honduras Bentrok dengan Aparat

Jalan Kaki ke AS Melalui Guatemala, Migran Honduras Bentrok dengan Aparat

Global
Setelah Biden Dilantik, Korea Selatan Ingin AS Lanjutkan Pembicaraan dengan Korea Utara

Setelah Biden Dilantik, Korea Selatan Ingin AS Lanjutkan Pembicaraan dengan Korea Utara

Global
Intelijen AS Sebut Peneliti Lab Wuhan Alami Gejala Covid-19 di Musim Gugur 2019

Intelijen AS Sebut Peneliti Lab Wuhan Alami Gejala Covid-19 di Musim Gugur 2019

Global
Tantangan Mi Instan Beku Viral pada Musim Dingin di Rusia

Tantangan Mi Instan Beku Viral pada Musim Dingin di Rusia

Global
AS Kirim Pengebom B-52 ke Timur Tengah, Iran Beri Kritik Pedas

AS Kirim Pengebom B-52 ke Timur Tengah, Iran Beri Kritik Pedas

Global
Seorang Pramugari Bagikan Informasi tentang Apa yang Seharusnya Tidak Pernah Dikonsumsi di Pesawat

Seorang Pramugari Bagikan Informasi tentang Apa yang Seharusnya Tidak Pernah Dikonsumsi di Pesawat

Global
Maling Kaget Ada Anak Kecil di Mobil Curiannya, Balik Lagi lalu Ceramahi Ibunya

Maling Kaget Ada Anak Kecil di Mobil Curiannya, Balik Lagi lalu Ceramahi Ibunya

Global
komentar
Close Ads X