Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Kompas.com - 02/12/2020, 06:08 WIB
Seniman mural Palestina membuat pesan melawan virus corona di Rafah, Selatan Jalur Gaza, 29 Maret 2020. Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona menjadi insipirasi seniman grafiti untuk memberikan peringatan dan motivasi bagi warga dalam menghadapi virus tersebut. AFP/MOHAMMED ABEDSeniman mural Palestina membuat pesan melawan virus corona di Rafah, Selatan Jalur Gaza, 29 Maret 2020. Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona menjadi insipirasi seniman grafiti untuk memberikan peringatan dan motivasi bagi warga dalam menghadapi virus tersebut.

 

GAZA CITY, KOMPAS.com - Pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Selasa (1/12/2020).

Kabar itu diumumkan oleh juru bicara Hamas Hazem Qassem sebagaimana dilansir dari AFP.

"Yahya Sinwar, kepala biro politik Hamas di Jalur Gaza, positif terinfeksi virus corona hari ini (Senin)," kata Qassem kepada AFP.

Kabar tersebut menambah daftar jajaran petinggi Hamas yang positif terinfeksi Covid-19 di tengah semakin merebaknya wabah tersebut di Gaza.

Baca juga: Berselang Sepekan, Israel Kembali Serang Gaza

"Kondisi kesehatannya (Sinwar) umumnya dalam keadaan baik. Dia tetap bekerja seperti biasanya tetapi (melakukan) isolasi," imbuh Qassem.

Bulan lalu, pimpinan negosiator Palestina Saeb Erekat meninggal karena komplikasi terkait virus corona.

Salah satu petinggi Hamas, Salah El Arouri, juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Pengumuman Sinwar yang positif terinfeksi virus corona tersebut datang ketika Gaza tengah berjuang melawan kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Baca juga: Diserang Roket dari Gaza, Israel Balas Tembaki Pos-pos Hamas

Daerah kantong dengan penduduk sekitar dua juta orang dan diblokade Israel sejak 2007 tersebut awalnya mampu menahan wabah virus corona.

Sebagian besar negara-negara di seluruh dunia menerapkan lockdown pada Maret dan April.

Ketika itu, Hamas memberlakukan kontrol yang sangat ketat, berharap memastikan sistem kesehatan yang sudah lemah agar tidak kewalahan.

Jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di wilayah itu sekarang mencapai lebih dari 21.400 kasus dengan 11 kematian.

Baca juga: PBB: Warga Gaza Mengais Sampah Demi Mendapatkan Makanan

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X