Konflik Etiopia: Pemimpin Pasukan Tigray Belum Mau Menyerah

Kompas.com - 30/11/2020, 16:12 WIB
Sebuah tank rusak teronggok di tepi jalan saat truk Pasukan Khusus Amhara melintas di Humera, Etiopia, pada 22 November 2020. Perdana Menteri Etiopia Abiy Ahmed mengumumkan operasi militer pada 4 November untuk menyerang Tigray, yang dituding dalang penyerangan dua kamp militer. Ratusan orang tewas dalam perang selama hampir tiga pekan. Meski Abiy Ahmed menjanjikan detil, jaringan telepon hingga internet diputus di Tigray, dengan jurnalis juga dilarang untuk memberitakan serangan itu. AFP PHOTO/EDUARDO SOTERASSebuah tank rusak teronggok di tepi jalan saat truk Pasukan Khusus Amhara melintas di Humera, Etiopia, pada 22 November 2020. Perdana Menteri Etiopia Abiy Ahmed mengumumkan operasi militer pada 4 November untuk menyerang Tigray, yang dituding dalang penyerangan dua kamp militer. Ratusan orang tewas dalam perang selama hampir tiga pekan. Meski Abiy Ahmed menjanjikan detil, jaringan telepon hingga internet diputus di Tigray, dengan jurnalis juga dilarang untuk memberitakan serangan itu.

ADDIS ABABA, KOMPAS.com – Pemimpin Front Pembebasan Rakyat Tigray ( TPLF), Debretsion Gebremichael, mengatakan pihaknya masih terus berperang dengan tentara Etiopia di wilayah Tigray.

Komentar tersebut dilontarkannya setelah Etiopia menyatakan telah menduduki ibu kota Tigray, Mekelle, setelah digempur habis-habisan melalui serangan darat dan udara.

Perang di wilayah Tigray telah menewaskan ratusan dan mungkin ribuan sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (30/11/2020).

Konflik tersebut membuat banyak warga sipil memilih lari dan mengungsi ke Sudan dan Eritrea.

Baca juga: Konflik Etiopia: Roket dari Tigray Hantam Eritrea Lagi

Selain itu, pertempuran tersebut juga memengaruhi misi penjaga perdamaian di Somalia dan meningkatkan friksi antara berbagai kelompok etnik di Etiopia.

Melalui pesan singkat yang dikirim kepada Reuters, Gebremichael juga membantah laporan bahwa dia telah melarikan diri ke Sudan Selatan.

Dia juga menambahkan bahwa pasukannya mengatakan masih terus melakukan perlawanan di wilayah Tigray.

“Saya (berada) di dekat Mekelle di Tigray melawan penjajah,” kata Debretsion melalui pesan singkat tersebut.

Baca juga: PM Etiopia Perintahkan Serangan Terakhir untuk Menggempur Ibu Kota Tigray

Dia menambahkan bahwa pasukannya telah menangkap beberapa orang Eritrea yang bertempur bersama pasukan federal Etiopia.

Di sisi lain, Juru Bicara Perdana Menteri Etiopia Abiy Ahmed, Billene Seyoum, mengatakan kepada Reuters bahwa komentar Debretsion harus diabaikan.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat Pengebom China Masuki Wilayah Taiwan, Taipei Siagakan Rudalnya

Pesawat Pengebom China Masuki Wilayah Taiwan, Taipei Siagakan Rudalnya

Global
Dihina 'Busuk' dan 'Murahan', Wanita Ini Gugat Iparnya ke Pengadilan

Dihina "Busuk" dan "Murahan", Wanita Ini Gugat Iparnya ke Pengadilan

Global
Seorang Pria 2 Pekan Bertahan Hidup Hanya dengan Makan Jamur dan Air Bendungan

Seorang Pria 2 Pekan Bertahan Hidup Hanya dengan Makan Jamur dan Air Bendungan

Global
Madinah Jadi Salah Satu Kota Tersehat di Dunia Versi WHO

Madinah Jadi Salah Satu Kota Tersehat di Dunia Versi WHO

Global
Pembeli Beri Tip Pelayan Toko Rp 19 Juta, Tinggalkan Pesan Mengumpat Covid-19

Pembeli Beri Tip Pelayan Toko Rp 19 Juta, Tinggalkan Pesan Mengumpat Covid-19

Global
Ban Pesawat Hilang saat Mendarat, Rupanya Jatuh di Permukiman Warga

Ban Pesawat Hilang saat Mendarat, Rupanya Jatuh di Permukiman Warga

Global
Potong Antrean Vaksinasi Covid-19, Jenderal di Spanyol Ini Mengundurkan Diri

Potong Antrean Vaksinasi Covid-19, Jenderal di Spanyol Ini Mengundurkan Diri

Global
Promosikan Jamu Anti-corona Racikan Dukun, Menkes Sri Lanka Positif Covid-19

Promosikan Jamu Anti-corona Racikan Dukun, Menkes Sri Lanka Positif Covid-19

Global
Aparat Rusia Tangkap 3.000 Orang dalam Protes Pembebasan Alexei Navalny

Aparat Rusia Tangkap 3.000 Orang dalam Protes Pembebasan Alexei Navalny

Global
Salah Satu dari Kembar Identik Tertua Inggris Memaki Boris Johnson Setelah Saudaranya Meninggal karena Covid-19

Salah Satu dari Kembar Identik Tertua Inggris Memaki Boris Johnson Setelah Saudaranya Meninggal karena Covid-19

Global
Bernie Sanders Manfaatkan Meme Viral untuk Himpun Uang

Bernie Sanders Manfaatkan Meme Viral untuk Himpun Uang

Global
Kisah di Balik Kue-kue Italia yang Bentuknya Tak Senonoh

Kisah di Balik Kue-kue Italia yang Bentuknya Tak Senonoh

Global
33 Anak Hilang Ditemukan dalam Operasi Anti Perdagangan Manusia

33 Anak Hilang Ditemukan dalam Operasi Anti Perdagangan Manusia

Global
Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

Global
PM Kanada Pakai Meme Bernie Sanders untuk Peringatkan Warga Tetap Tinggal di Rumah

PM Kanada Pakai Meme Bernie Sanders untuk Peringatkan Warga Tetap Tinggal di Rumah

Global
komentar
Close Ads X