Anak 9 Tahun Alami Kerusakan Otak Akibat Ibu dan Pacarnya Kerap Sadis Main Pukul

Kompas.com - 28/11/2020, 20:37 WIB
Dimitrios Moscharis (34 tahun) dan Julianne LewisChester (31 tahun), pelaku kekerasan terhadap gadis 9 tahun. Kantor Pengacara Distrik Chester County (2) via New York PostDimitrios Moscharis (34 tahun) dan Julianne LewisChester (31 tahun), pelaku kekerasan terhadap gadis 9 tahun.

PENNSYLVANIA, KOMPAS.com - Seorang anak alami kerusakan otak serius akibat sering dipukuli dengan sadis oleh pacar baru ibunya dan terkadang oleh ibunya sendiri.

Jaksa penuntut Pennsylvania mengatakan bahwa ibu dan pacarnya saat ini sudah ditangkap oleh pihak berwenang.

Julianne Lewis (31 tahun) dari West Chester didakwa pada Kamis (27/11/2020) atas perannya dalam kekerasan yang diterima oleh putrinya yang pada pekan ini dirawat di rumah sakit karena terluka parah dan dapat mengancam nyawa, menurut laporan media lokal The Philadelphia Inquirer.

Jaksa menduga Lewis mengizinkan laki-laki yang dipacarinya selama 2 bulan, Dimitrios Moscharis, untuk secara rutin memukuli putrinya.

Baca juga: Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Melansir New York Post pada Jumat (27/11/2020), biasanya pasangan itu suka memukul sadis gadis kecil itu, dengan tangan, atau menggunakan gantungan baju dan tongkat plastik.

Gadis itu juga sering dipaksa berjalan naik dan turun tangga dengan tangan terentang selama berjam-jam.

Selain itu, ia juga berulang kali dipaksa masuk ke dalam lemari antara 15 hingga 45 menit tanpa makan atau minum.

Baca juga: Anak Kembar Siam Kepala Dempet di India Meninggal Tiga Tahun Usai Operasi Pemisahan

Berdasarkan laporan, mereka melakukan penyikasaan itu alasannya untuk mendisiplinkan gadis 9 tahun itu karena masalah kecil, menurut laporan media lokal.

Pada Senin (23/11/2020), Lewis menelepon 911 untuk melaporkan bahwa putrinya tidak bernapas setelah Moscharis yang berusia 34 tahun mendisiplinkannya, kata jaksa penuntut.

Lewis mengatakan kepada penyelidik bahwa dia sedang berkendara untuk aplikasi transportasi, Lyft, ketika Moscharis menyuruhnya segera pulang, kata pihak berwenang.

Baca juga: 9 Ibu dan Anak Mormon Dibunuh dan Dibakar, Pemimpin Kartel Meksiko Ini Ditangkap

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan Komplek Kuburan Tua, Ungkap Makna Gigi Rusa di Zaman Batu

Temuan Komplek Kuburan Tua, Ungkap Makna Gigi Rusa di Zaman Batu

Global
Pesawat Pengebom China Masuki Wilayah Taiwan, Taipei Siagakan Rudalnya

Pesawat Pengebom China Masuki Wilayah Taiwan, Taipei Siagakan Rudalnya

Global
Dihina 'Busuk' dan 'Murahan', Wanita Ini Gugat Iparnya ke Pengadilan

Dihina "Busuk" dan "Murahan", Wanita Ini Gugat Iparnya ke Pengadilan

Global
Seorang Pria 2 Pekan Bertahan Hidup Hanya dengan Makan Jamur dan Air Bendungan

Seorang Pria 2 Pekan Bertahan Hidup Hanya dengan Makan Jamur dan Air Bendungan

Global
Madinah Jadi Salah Satu Kota Tersehat di Dunia Versi WHO

Madinah Jadi Salah Satu Kota Tersehat di Dunia Versi WHO

Global
Pembeli Beri Tip Pelayan Toko Rp 19 Juta, Tinggalkan Pesan Mengumpat Covid-19

Pembeli Beri Tip Pelayan Toko Rp 19 Juta, Tinggalkan Pesan Mengumpat Covid-19

Global
Ban Pesawat Hilang saat Mendarat, Rupanya Jatuh di Permukiman Warga

Ban Pesawat Hilang saat Mendarat, Rupanya Jatuh di Permukiman Warga

Global
Potong Antrean Vaksinasi Covid-19, Jenderal di Spanyol Ini Mengundurkan Diri

Potong Antrean Vaksinasi Covid-19, Jenderal di Spanyol Ini Mengundurkan Diri

Global
Promosikan Jamu Anti-corona Racikan Dukun, Menkes Sri Lanka Positif Covid-19

Promosikan Jamu Anti-corona Racikan Dukun, Menkes Sri Lanka Positif Covid-19

Global
Aparat Rusia Tangkap 3.000 Orang dalam Protes Pembebasan Alexei Navalny

Aparat Rusia Tangkap 3.000 Orang dalam Protes Pembebasan Alexei Navalny

Global
Salah Satu dari Kembar Identik Tertua Inggris Memaki Boris Johnson Setelah Saudaranya Meninggal karena Covid-19

Salah Satu dari Kembar Identik Tertua Inggris Memaki Boris Johnson Setelah Saudaranya Meninggal karena Covid-19

Global
Bernie Sanders Manfaatkan Meme Viral untuk Himpun Uang

Bernie Sanders Manfaatkan Meme Viral untuk Himpun Uang

Global
Kisah di Balik Kue-kue Italia yang Bentuknya Tak Senonoh

Kisah di Balik Kue-kue Italia yang Bentuknya Tak Senonoh

Global
33 Anak Hilang Ditemukan dalam Operasi Anti Perdagangan Manusia

33 Anak Hilang Ditemukan dalam Operasi Anti Perdagangan Manusia

Global
Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

Global
komentar
Close Ads X