Paus Fransiskus Samakan Aborsi dengan Sewa Pembunuh Bayaran

Kompas.com - 28/11/2020, 19:48 WIB
Paus Fransiskus merayakan Misa di ruang bawah tanah Basilika Santo Fransiskus, di Assisi, Italia, Sabtu, 3 Oktober 2020. AP/Divisione Produzione FotograficaPaus Fransiskus merayakan Misa di ruang bawah tanah Basilika Santo Fransiskus, di Assisi, Italia, Sabtu, 3 Oktober 2020.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus menyamakan aborsi seperti menyewa pembunuh bayaran, bentuk kecaman atas UU yang disahkan di Argentina.

Paus merespons aturan baru yang disahkan di "Negeri Tango", di mana orang yang menggugurkan janinnya tidak akan diproses secara hukum.

Pemuka agama dengan nama asli Jorge Mario Bergoglio itu mendukung perempuan Argentina yang memprotes dekriminalisasi pelaku aborsi.

Baca juga: Ditemukan Kuburan Janin Hasil Aborsi, Tertulis Nama Ibunya dan Dinamai Taman Malaikat

Dalam suratnya kepada para demonstran, Paus Fransiskus menyatakan "negara bangga dengan mereka", dan meminta pengunjuk rasa untuk menentang aturan baru itu.

Dia merepons tulisan seorang perempuan di Buenos Aires pada 18 November, di mana pergerakan mereka sudah terjadi pada 2018, saat UU itu masih dibahas di parlemen.

Debat itu kembali memanas pada pekan lalu, saat Presiden Alberto Fernandez mengajukan rancangan prosedur yang legal, aman, dan gratis bagi semua wanita.

Langkah itu kemudian mendapatkan sikap kontra dari sejumlah perempuan, di mana mereka kemudian menulis surat kepada Paus Fransiskus.

Dalam tanggapannya yang dimuat di 22 November, Paus menulis menggugurkan secara paksa sebuah janin tidak saja dipertanyakan secara agama.

Tetapi juga menyangkut etika manusia, sikap yang pertama dan terutama yang berdiri di atas agama. Dia kemudian mengajukan pertanyaan menohon.

Baca juga: Larangan Aborsi di Warsawa, Puluhan Ribu Orang Protes dan Turun ke Jalan

"Apakah adil untuk memusnahkan hidup manusia untuk menyelesaikan masalah? Apakah sudah benar menyewa pembunuh untuk menuntaskannya?" tanya dia.

Halaman:

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ucapan Selamat Para Pemimpin Dunia kepada Joe Biden dan Kamala Harris

Ucapan Selamat Para Pemimpin Dunia kepada Joe Biden dan Kamala Harris

Global
Serba Serbi Pelantikan Biden: Sinar Matahari Tercerah Selama Hampir 3 Dekade Momen Pelantikan

Serba Serbi Pelantikan Biden: Sinar Matahari Tercerah Selama Hampir 3 Dekade Momen Pelantikan

Global
Sebelum Lengser, Trump Berikan Perlindungan Secret Service ke Semua Anaknya

Sebelum Lengser, Trump Berikan Perlindungan Secret Service ke Semua Anaknya

Global
10 Hari Upaya Penyelamatan, 1 Orang Tewas dan 21 Penambang Masih Terjebak di Bawah Tanah

10 Hari Upaya Penyelamatan, 1 Orang Tewas dan 21 Penambang Masih Terjebak di Bawah Tanah

Global
Anwar Ibrahim Minta Raja Malaysia Batalkan Status Darurat, Klaim Raih Mayoritas

Anwar Ibrahim Minta Raja Malaysia Batalkan Status Darurat, Klaim Raih Mayoritas

Global
Kisah Balas Dendam Conquistador Spanyol atas Kanibalisme Penduduk Aztec

Kisah Balas Dendam Conquistador Spanyol atas Kanibalisme Penduduk Aztec

Global
Ini Kata Pendukung Trump soal Pelantikan Joe Biden: 'Trumpisme Akan Bertahan'

Ini Kata Pendukung Trump soal Pelantikan Joe Biden: "Trumpisme Akan Bertahan"

Global
Biden Resmi Jadi Presiden AS, Ini Kata Pendukung Trump yang Masih Setia

Biden Resmi Jadi Presiden AS, Ini Kata Pendukung Trump yang Masih Setia

Global
China Sanksi Puluhan Pejabat Trump karena 'Melanggar Kedaulatan'

China Sanksi Puluhan Pejabat Trump karena "Melanggar Kedaulatan"

Global
Pidato Lengkap Pelantikan Joe Biden Berulang Kali Serukan Persatuan Amerika

Pidato Lengkap Pelantikan Joe Biden Berulang Kali Serukan Persatuan Amerika

Global
Jenderal yang Terkenal karena Umumkan Kudeta di Zimbabwe Meninggal karena Covid-19

Jenderal yang Terkenal karena Umumkan Kudeta di Zimbabwe Meninggal karena Covid-19

Global
DPR AS: Trump dapat Terseret dalam Kasus Pembunuhan di Gedung Capitol

DPR AS: Trump dapat Terseret dalam Kasus Pembunuhan di Gedung Capitol

Global
Trump Tiba di Rumahnya Saat Joe Biden Dilantik

Trump Tiba di Rumahnya Saat Joe Biden Dilantik

Global
Pesan Terakhir Nancy Pelosi kepada Donald Trump yang Baginya 'Noda Negara'

Pesan Terakhir Nancy Pelosi kepada Donald Trump yang Baginya "Noda Negara"

Global
Donald Trump Tinggalkan Catatan untuk Joe Biden

Donald Trump Tinggalkan Catatan untuk Joe Biden

Global
komentar
Close Ads X