Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Kompas.com - 27/11/2020, 16:48 WIB
Foto yang diunggah anggota parlemen Partai Progresif Demokratik (DPP) Taiwan, Lin Chu-yin, menunjukkan jeroan babi yang dibuang di lantai debat parlemen pada Jumat (27/11/2020), dalam aksi protes pelonggaran batasan impor daging babi dari Amerika Serikat. FACEBOOK LIN CHU-YINFoto yang diunggah anggota parlemen Partai Progresif Demokratik (DPP) Taiwan, Lin Chu-yin, menunjukkan jeroan babi yang dibuang di lantai debat parlemen pada Jumat (27/11/2020), dalam aksi protes pelonggaran batasan impor daging babi dari Amerika Serikat.

TAIPEI, KOMPAS.com - Anggota parlemen oposisi membuang jeroan babi ke lantai gedung parlemen Taiwan pada Jumat (27/11/2020), dalam aksi protes dilonggarkannya pembatasan impor daging babi dari Amerika Serikat (AS).

Para anggota parlemen dari partai oposisi Kuomintang (KMT) membuang ember berisi jeroan babi ke lantai ruang debat, lalu melemparkan usus, hati, limpa, dan organ-organ dalam lainnya.

Pemerintah Taiwan baru-baru ini mengumumkan, mulai 1 Januari akan mengizinkan impor daging babi AS yang dipakani suplemen aditif ractopamine.

Baca juga: Tepergok Selingkuhi Istri Orang, Pria Ini Dikurung di Kandang Babi Lalu Diceburkan ke Sungai

Suplemen itu membuat babi semakin gemuk, tapi penggunaannya dilarang di Uni Eropa dan China.

Para pejabat di Washington telah memperjelas, bahwa pembatasan impor daging babi dan daging sapi AS adalah batu sandungan utama bagi negara itu dan Taiwan untuk menandatangani kesepakatan dagang.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Partai Progresif Demokratik (DPP)-nya, yang memiliki mayoritas kuat di parlemen, berharap pelonggaran pembatasan akan membuka jalan terjalinnya kesepakatan.

Baca juga: China Siapkan Apartemen Babi untuk Hindari Wabah Flu dari Afrika

Tetapi banyak orang di Taiwan menentang impor daging babi AS, dan KMT terus menyerang isu ini setelah serangkaian kekalahan elektoral.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pada Hari Pelantikan, Biden Akan Ubah Aturan Trump Soal Larangan Masuk bagi Beberapa Negara Muslim

Pada Hari Pelantikan, Biden Akan Ubah Aturan Trump Soal Larangan Masuk bagi Beberapa Negara Muslim

Global
Setelah Vaksinasi, Apakah Manusia Sudah Tidak Dapat Menularkan Covid-19?

Setelah Vaksinasi, Apakah Manusia Sudah Tidak Dapat Menularkan Covid-19?

Global
Pecahkan Rekor, Lukisan Kartun Tintin Terjual Rp 66 Miliar

Pecahkan Rekor, Lukisan Kartun Tintin Terjual Rp 66 Miliar

Global
Perancis Tuduh Iran Kembangkan Senjata Nuklir, Ini Jawaban Teheran

Perancis Tuduh Iran Kembangkan Senjata Nuklir, Ini Jawaban Teheran

Global
Menteri Keuangan Portugal Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Bertemu Pejabat UE

Menteri Keuangan Portugal Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Bertemu Pejabat UE

Global
Biden Akan Cabut Beberapa Kebijakan Trump di Hari Pertama sebagai Presiden AS

Biden Akan Cabut Beberapa Kebijakan Trump di Hari Pertama sebagai Presiden AS

Global
Paus Fransiskus Doakan Korban Jatuhnya Sriwijaya Air dan Gempa Sulbar

Paus Fransiskus Doakan Korban Jatuhnya Sriwijaya Air dan Gempa Sulbar

Global
Hanya 5 Hari, China Bangun RS Khusus Covid-19 dengan 1.500 Kamar

Hanya 5 Hari, China Bangun RS Khusus Covid-19 dengan 1.500 Kamar

Global
Trump Akan Balas Dendam ke 10 Republikan yang Memakzulkannya

Trump Akan Balas Dendam ke 10 Republikan yang Memakzulkannya

Global
Seorang Remaja Selamatkan Keluarga yang Kehilangan Indra Penciuman karena Covid-19 dari Lalapan Api

Seorang Remaja Selamatkan Keluarga yang Kehilangan Indra Penciuman karena Covid-19 dari Lalapan Api

Global
2 Pesawat Pengebom AS Dikabarkan Menuju Teluk Persia

2 Pesawat Pengebom AS Dikabarkan Menuju Teluk Persia

Global
5 Perang Terlama dalam Sejarah Dunia, Ada yang Sampai 781 Tahun

5 Perang Terlama dalam Sejarah Dunia, Ada yang Sampai 781 Tahun

Global
Bangkai Kapal Inggris Zaman Penjajahan Muncul Usai Banjir Surut, tapi Rusak Dipreteli Warga

Bangkai Kapal Inggris Zaman Penjajahan Muncul Usai Banjir Surut, tapi Rusak Dipreteli Warga

Global
Tak Mampu Bayar Perawatan, Gadis dengan Gangguan Mental Dikurung Keluarganya di Kandang

Tak Mampu Bayar Perawatan, Gadis dengan Gangguan Mental Dikurung Keluarganya di Kandang

Global
Polisi Akhirnya Pecahkan Kasus Pemerkosa Berantai yang Teror Perkumpulan Mahasiswa Kulit Hitam Selama Satu Dekade

Polisi Akhirnya Pecahkan Kasus Pemerkosa Berantai yang Teror Perkumpulan Mahasiswa Kulit Hitam Selama Satu Dekade

Global
komentar
Close Ads X