Thanksgiving, Biden Sarankan Warga AS Tahan Diri untuk Tidak Berkumpul dalam Acara Besar

Kompas.com - 26/11/2020, 07:56 WIB
Presiden terpilih Joe Biden berbicara pada hari Rabu, 25 November 2020, di Wilmington, Delaware, AS. AP/Carolyn KasterPresiden terpilih Joe Biden berbicara pada hari Rabu, 25 November 2020, di Wilmington, Delaware, AS.

WILMINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden beserta keluarganya tidak merayakan Thanksgiving secara besar-besaran November tahun ini karena pandemi Covid-19.

Melansir Associated Press (AP), dalam pidato Thanksgiving, Biden mendesak orang Amerika tetap bertahan dan tidak menyerah pada rasa lelah setelah berbulan-bulan mengatasi virus corona.

Biden mencatat bahwa pejabat kesehatan masyarakat telah meminta seluruh rakyat Amerika untuk melepas banyak tradisi yang membuat perayaan Thanksgiving menjadi istimewa, seperti kumpul-kumpul keluarga dalam ruangan besar.

Baca juga: Jelang Lebaran Amerika, Jutaan Warga Mudik Abaikan Larangan Virus Corona

Biden mengatakan dia tahu betapa sulitnya melepaskan tradisi keluarga seperti itu namun tindakan itu sangat penting tahun ini mengingat lonjakan kasus virus corona, rata-rata sekitar 160.000 per hari.

Dia mendesak semua orang untuk memakai masker, mempraktikkan jaga jarak sosial dan membatasi lingkup kelompok.

Biden menyebut tindakan-tindakan itu sebagai "tugas patriotik" sampai vaksin disetujui.

Melansir Kompas.com sebelumnya, jelang liburan Thanksgiving, sejenis lebaran di Amerika Serikat (AS), rakyat AS mudik dan mengabaikan peringatan tentang risiko penyebaran wabah Covid-19. 

Baca juga: Kenapa Orang Amerika Makan Kalkun Saat Thanksgiving ?

Sejauh ini total kasus infeksi corona di AS mencapai lebih dari 12 juta, dan jutaan orang diperkirakan akan bepergian untuk merayakan Thanksgiving.

Virus corona di AS juga telah merenggut lebih dari 255.000 nyawa, tertinggi dibandingkan negara lain, dan terus melonjaknya angka kematian itu membuat lebih dari 20 negara bagian melakukan pembatasan baru.

Lebih dari 1 juta orang terbang dari bandara-bandara AS pada Jumat (20/11/2020), menurut data dari Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) yang dikutip Reuters.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Thanksgiving, Sudah Ada Sejak Tahun 1600-an

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Global
Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Global
Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Global
Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Global
Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Global
Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Global
Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Global
Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Global
WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral' dalam Distribusi Vaksin Covid-19

WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral" dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Global
Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Global
Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Global
 Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Global
Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Global
Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Global
Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Global
komentar
Close Ads X