Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Kompas.com - 25/11/2020, 19:16 WIB
Meghan Markle diketahui mahir kaligrafi. Tangkap layar InsiderMeghan Markle diketahui mahir kaligrafi.

KOMPAS.com - Meghan Markle mengungkap bahwa dirinya pernah mengalami keguguran anak kedua pada Juli lalu kepada New York Times, Rabu (25/11/2020).

Kepada salah satu media besar AS itu, Meghan menulis bahwa dia tiba-tiba merasakan kram yang sangat kuat saat mengganti popok putranya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, anak pertamanya dengan Pangeran Harry.

"Aku jatuh ke lantai dengan dia [ Archie] berada di pelukanku, aku menyenandungkan lagu tidur untuk menenangkan kami berdua dan nada ceria itu sangat kontras dengan apa yang kurasakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres," tulis Meghan, dikutip CNN.

Baca juga: Meghan Isyaratkan Pilih Biden, Trump: Saya Bukan Penggemarnya

"Aku tahu, ketika aku menggenggam anak sulungku, aku sedang kehilangan anak kedua."

Mantan aktris dan anggota keluarga kerajaan Inggris itu menggambarkan sulitnya kehilangan anak kedua dan menyimpannya dalam-dalam secara pribadi.

Meghan mengatakan setelah kram perut yang dia rasakan, dia berbaring di kasur rumah sakit dan merasakan ketenangan saat menyentuh, memegang dan mengecup jemari tangan suaminya.

Saat itu Meghan dan Harry hanya bisa diam dalam tangis sambil menatap dinding putih rumah sakit yang pucat dan dingin. Meghan membayangkan bagaimana dia bisa pulih dari yang dia alami saat itu.

"Duduk di kasur rumah sakit dan menatap suamiku yang bersedih sembari berusaha memegang kepingan dari diriku, aku menyadari bahwa satu-satunya cara untuk dapat pulih adalah dengan menanyakan, 'Apakah kau baik-baik saja?'" tulis Meghan, terilhami dari seorang jurnalis yang pernah menanyakan pertanyaan seperti itu kepadanya pada tahun 2019.

Baca juga: Anaknya Difoto Pakai Drone Paparazzi, Harry dan Meghan Menggugat

Meghan juga menjelaskan, kehilangan anak berarti membawa kesedihan yang hampir tidak tertahankan dan dialami oleh banyak orang namun hanya sedikit orang yang mau membicarakannya.

Duchess of Sussex itu menuliskan bahwa sekitar 10 persen dari semua kehamilan berakhir dengan keguguran. Dia mengacu pada data American College of Obstetricians and Gynecologists.

Menurut Meghan, banyak wanita tidak mau membicarakan pengalaman mereka dengan atasan mereka, rekan kerja atau teman, karena malu atau takut akan mendapat perlakuan diskriminasi.

Semua pengalaman kehilangan itu Meghan tulis dalam karyanya yang dipublikasikan New York Times dengan judul The Losses We Share.

Baca juga: Meghan Markle Merasa Tak Dilindungi Kerajaan Inggris


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar Sebagai Tunawisma

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar Sebagai Tunawisma

Global
Krisis Oksigen di Brasil Kini Ancam Kebutuhan Medis Bayi Prematur

Krisis Oksigen di Brasil Kini Ancam Kebutuhan Medis Bayi Prematur

Global
Minta Pertolong Lewat Pesan Tertulis, Anak Korban Kekerasan Akhirnya Diselamatkan

Minta Pertolong Lewat Pesan Tertulis, Anak Korban Kekerasan Akhirnya Diselamatkan

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Martin Vizcarra, Pejuang Anti Korupsi yang Terjegal Dua Kudeta Politik

[Biografi Tokoh Dunia] Martin Vizcarra, Pejuang Anti Korupsi yang Terjegal Dua Kudeta Politik

Global
Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Global
Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Global
Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Global
Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Global
[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

Global
Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Global
Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Global
Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Global
5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

Global
Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Global
Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Global
komentar
Close Ads X