[POPULER GLOBAL] Warga Venezuela Bertahan Hidup dengan Rp 18.000 Per Bulan | Menteri Pakistan Samakan Presiden Perancis dengan Nazi

Kompas.com - 24/11/2020, 05:15 WIB
Orang-orang mengumpulkan air dari pipa rusak yang mengalir ke saluran pembuangan limbah di Sungai Guaire, Caracas, Venezuela, Senin (11/3/2019), dampak pemadaman listrik masif di negara itu. Di tengah krisis yang melanda Venezuela, pemadaman listrik massal yang terjadi berhari-hari di sejumlah kawasan negara itu menimbulkan banyak kekacauan seperti penjarahan hingga kesulitan air. AFP/JUAN BARRETOOrang-orang mengumpulkan air dari pipa rusak yang mengalir ke saluran pembuangan limbah di Sungai Guaire, Caracas, Venezuela, Senin (11/3/2019), dampak pemadaman listrik masif di negara itu. Di tengah krisis yang melanda Venezuela, pemadaman listrik massal yang terjadi berhari-hari di sejumlah kawasan negara itu menimbulkan banyak kekacauan seperti penjarahan hingga kesulitan air.

KOMPAS.com - Kisah mengenai warga Venezuela yang jatuh miskin akibat kolapsnya perekonomian negara menjadi berita terpopuler kanal Global.

Sementara itu, Pakistan mengkritik perlakuan Presiden Perancis Emmanuel Macron terhadap Muslim di Perancis seperti Yahudi di era Nazi Jerman.

Selain kedua berita itu, ada sejumlah kabar lain yang juga tak kalah populer. Berikut kami rangkumkan sejumlah berita terpopuler dari kanal Global Kompas.com edisi Senin (23/11/2020) hingga Selasa (24/11/2020).

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Hari Ini dalam Sejarah: Pengepungan Masjidil Haram | Joe Biden Kecam Trump sebagai Presiden Paling Tidak Bertanggung Jawab

1. Bertahan Hidup dengan Rp 18.000 Per Bulan, Ini Cerita Warga Venezuela

Di Venezuela, sistem pensiun didanai oleh karyawan-karyawan yang beberapa persen dari gajinya dipotong untuk membayar gaji para pensiunan. Minyak adalah sumber utama pendapatan negara. Namun produksi minyak telah turun tajam sejak 2017.

Akibatnya, mata uang AS meroket sementara bolivar anjlok, bersama merosotnya nilai uang pensiun. Dampaknya, uang pensiunnya yang dulunya setara dengan 172 dollar AS (Rp2,4 juta) sebulan kini hanya bernilai 1,30 dollar AS (sekitar Rp18.500).

Penasaran dengan kisah warga di Venezuela? Anda bisa membaca selengkapnya di sini.

Baca juga: Bertahan Hidup dengan Rp 18.000 Per Bulan, Ini Cerita Warga Venezuela

2. Presiden Perancis "Ultimatum" Dewan Muslim, Menteri Pakistan Samakan dengan Nazi

Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan, Shireen Mazari telah menuduh Macron memperlakukan penduduk Muslim di Perancis seperti Yahudi di era Nazi Jerman.

Mazari itu merespons atas tindakan baru dari presiden Perancis untuk menindak ekstremisme Islam yang baru-baru ini terjadi di negara itu.

Apa alasan Mazari melontarkan kritik itu? Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Presiden Perancis Ultimatum Dewan Muslim, Menteri Pakistan Samakan dengan Nazi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Global
Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Global
Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Global
Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Global
Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Global
Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Global
Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Global
Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Global
WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral' dalam Distribusi Vaksin Covid-19

WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral" dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Global
Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Global
Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Global
 Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Global
Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Global
Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Global
Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Pekerja Tambang Emas China yang Terjebak Kirim Catatan Sepekan Kemudian, Apa Isinya?

Global
komentar
Close Ads X