Al-Qaeda Cabang Afrika Utara Tunjuk Pemimpin Baru, Ini Sebabnya

Kompas.com - 23/11/2020, 18:02 WIB
Foto ini diambil dari situs YouTube menunjukkan wajah Abu Obaida al Annabi yang menyampaikan pesan sebagai salah satu pimpinan Al Qaeda Afrika Utara (AQIM). Dia menyerukan umat Muslim dunia menyerang semua aset dan kepentingan Perancis sebagai balasan atas intervensinya ke Mali. YouTube / AFPFoto ini diambil dari situs YouTube menunjukkan wajah Abu Obaida al Annabi yang menyampaikan pesan sebagai salah satu pimpinan Al Qaeda Afrika Utara (AQIM). Dia menyerukan umat Muslim dunia menyerang semua aset dan kepentingan Perancis sebagai balasan atas intervensinya ke Mali.

KOMPAS.com - Al-Qaeda cabang Afrika Utara mengatakan pihaknya menunjuk seorang pemimpin baru yakni Yazid Mubarak alias Abu Ubaida Yusuf Al Annabi.

Penunjukan pemimpin baru tersebut dilakukan setelah kelompok itu mengonfirmasi kematian mantan pemimpinnya, Abdelmalek Droukdel, yang dibunuh pada Juni oleh pasukan Perancis.

Menurut SITE Intelligence Group yang berbasis di Washington penunjukan Mubarak sebagai pemimpin baru Al-Qaeda cabang Afrika Utara tersebut diumumkan memalui sebuah video yang dirilis pada Sabtu (21/11/2020).

SITE Intelligence Group merupakan pemantau situs-situs ekstremis sebagaimana dilansir dari The National, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahiri Diduga Meninggal karena Penyakit Mirip Asma

Al-Qaeda Afrika Utara, yang dikenal dengan AQIM, juga menunjukkan jenazah Droukdel untuk pertama kalinya.

Droukdel dibunuh di Mali oleh pasukan Perancis yang telah memburunya di wilayah sub-Sahara selama bertahun-tahun.

AQIM juga mengkonfirmasi kematian misionaris Swiss Beatrice Stockly, yang ditangkap pada Januari 2016 di kota Timbuktu, Mali bagian utara.

Kelompok tersebut mengatakan kematian Stockly merupakan kegagalan Perancis dalam upaya menyelamatkannya.

Baca juga: AS Yakin Al-Qaeda di Ambang Kematian Setelah Perang 20 Tahun

AQIM juga menganggap pemerintah Swiss bertanggung jawab atas kematian Stockly karena terlalu menunda tuntutan pembebasan yang diajukan oleh kelompok tersebut.

Al-Qaeda cabang Afrika Utara telah menghasilkan jutaan dolar AS dari penculikan orang asing lalu meminta tebusan selama bertahun-tahun.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Global
Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Global
Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Global
Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Global
[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

Global
Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Global
Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Global
Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Global
5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

Global
Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Global
Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Global
Trump Akan Pindah ke Rumah Baru Tepat Saat Joe Biden Dilantik

Trump Akan Pindah ke Rumah Baru Tepat Saat Joe Biden Dilantik

Global
Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Global
Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Global
Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Global
komentar
Close Ads X