PBB Peringatkan Kondisi Anak-anak dan Masa Depan yang Terancam karena Pandemi Corona

Kompas.com - 23/11/2020, 16:32 WIB

KOMPAS.com - Sehari sebelum peringatan Hari Anak Internasional 20 November, Kamis (19/11/2020), lembaga hak anak dan pendidikan PBB, UNICEF, dalam laporan terbarunya menyebutkan bahwa anak-anak dan remaja menyumbang 11 persen dari kasus virus corona global.

"Sepanjang pandemi Covid-19, ada mitos yang terus berlanjut bahwa anak-anak hampir tidak terpengaruh oleh penyakit itu. Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran," kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore dalam sebuah siaran pers.

Dia selanjutnya mengatakan bahwa hambatan dan gangguan terhadap layanan kesehatan dan sosial, serta melonjaknya angka kemiskinan merupakan ancaman terbesar bagi kaum muda.

"Semakin lama krisis berlanjut, semakin dalam dampaknya pada pendidikan, kesehatan, gizi, dan kesejahteraan anak-anak. Masa depan seluruh generasi terancam," kata Fore.

Pada 2020, krisis Covid-19 telah mengakibatkan krisis hak-hak anak. Dampak pandemi pada anak-anak bersifat langsung, dan jika tidak ditangani, dapat berlangsung seumur hidup.

Baca juga: PBB: Krisis Pandemi Covid-19 Memperburuk Ketidaksetaraan Hak Anak

265 juta anak tidak bisa ke sekolah

Laporan UNICEF menemukan penurunan cakupan layanan kesehatan di sepertiga dari 140 negara yang disurvei, terutama karena upaya peredaman wabah corona dan ketakutan akan infeksi Covid-19.

Pelayanan yang menurun itu termasuk vaksinasi rutin, rawat jalan, dan layanan kesehatan ibu.

Secara global, 265 juta anak tidak bisa ke sekolah dan kehilangan makanan yang disediakan sekolah selama pandemi, kata UNICEF.

Enam hingga tujuh juta anak di bawah usia lima tahun mengalami malnutrisi akut tahun ini, meningkat 14 persen dibanding tahun sebelumnya, kebanyakan di sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan.

Tambahan lagi ada 150 juta anak tergelincir ke dalam kemiskinan multidimensi pada pertengahan 2020, kata laporan UNICEF.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Permintaan Penerbitan Yellow Notice untuk Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Diapresiasi

Permintaan Penerbitan Yellow Notice untuk Pencarian Anak Ridwan Kamil di Swiss Diapresiasi

Global
Riwayat Lembah Panjshir di Afghanistan dan Singa Legendarisnya

Riwayat Lembah Panjshir di Afghanistan dan Singa Legendarisnya

Global
Rangkuman Hari ke-94 Serangan Rusia ke Ukraina: Pasukan Rusia Terus Maju di Severodonetsk, Gereja Ortodoks Putus Hubungan dengan Rusia

Rangkuman Hari ke-94 Serangan Rusia ke Ukraina: Pasukan Rusia Terus Maju di Severodonetsk, Gereja Ortodoks Putus Hubungan dengan Rusia

Global
Di Tengah Krisis, Sri Lanka Dapat Kiriman Minyak dari Rusia

Di Tengah Krisis, Sri Lanka Dapat Kiriman Minyak dari Rusia

Global
UNIK GLOBAL: Pria Habiskan Ratusan Juta demi 'Berubah' Jadi Anjing | Ikan Raksasa Ditangkap di Samudra Atlantik

UNIK GLOBAL: Pria Habiskan Ratusan Juta demi "Berubah" Jadi Anjing | Ikan Raksasa Ditangkap di Samudra Atlantik

Global
31 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Pembagian Makanan di Nigeria Selatan

31 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Pembagian Makanan di Nigeria Selatan

Global
Berunding 80 Menit, Scholz dan Macron Desak Putin Negosiasi dengan Zelensky

Berunding 80 Menit, Scholz dan Macron Desak Putin Negosiasi dengan Zelensky

Global
Kisah Miah Cerrillo Selamat dari Penembakan di SD Texas, Lumuri Diri dengan Darah Temannya

Kisah Miah Cerrillo Selamat dari Penembakan di SD Texas, Lumuri Diri dengan Darah Temannya

Global
Peringatan Pemimpin Chechnya: Ukraina Beres, Polandia Selanjutnya

Peringatan Pemimpin Chechnya: Ukraina Beres, Polandia Selanjutnya

Global
17 Mayat dengan Kepala Terpenggal Ditemukan di RD Kongo

17 Mayat dengan Kepala Terpenggal Ditemukan di RD Kongo

Global
Layar Video Bandara Rio de Janeiro Brasil Tayangkan Film Porno

Layar Video Bandara Rio de Janeiro Brasil Tayangkan Film Porno

Global
Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss Dilanjutkan dengan Penyelaman

Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Swiss Dilanjutkan dengan Penyelaman

Global
Ukraina Kecam Muncul Kapal Angkut 2.700 Ton Logam dari Mariupol ke Rusia

Ukraina Kecam Muncul Kapal Angkut 2.700 Ton Logam dari Mariupol ke Rusia

Global
Rusia Konfirmasi Berhasil Rebut Kota Lyman di Ukraina Timur

Rusia Konfirmasi Berhasil Rebut Kota Lyman di Ukraina Timur

Global
Insiden Anjing Versus Tikus di Taman New York, Pengunjung Panik Tak Karuan

Insiden Anjing Versus Tikus di Taman New York, Pengunjung Panik Tak Karuan

Global
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.