Laksamana AS Dikabarkan Kunjungi Taiwan Diam-diam, Ini Respons China

Kompas.com - 23/11/2020, 16:14 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, saat menghadiri konferensi pers di Beijing, China, 8 April 2020. Carlos Garcia Rawlins/REUTERSJuru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, saat menghadiri konferensi pers di Beijing, China, 8 April 2020.

BEIJING, KOMPAS.com – China akan menanggapi AS mengenai laporan terbaru tentang kunjungan seorang Laksamana Angkatan Laut AS ke Taiwan.

Pada Senin (23/11/2020), Kementerian Luar Negeri China mengatakan pihaknya menentang segala bentuk hubungan militer antara Washington dan Taipei.

Sebelumnya beredar kabar jika seorang perwira tinggi bintang dua dari Angkatan Laut AS secara diam-diam melakukan kunjungan ke Taiwan pada Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Laksamana Muda AS Kunjungi Taiwan Secara Mendadak, Pentagon Enggan Berkomentar

Diberitakan sebelumnya, perwira tinggi yang mengunjungi Taiwan itu adalah Laksamana Muda Michael Studeman yang mengawasi intelijen militer AS di kawasan Asia-Pasifik.

Menurut situs web Angkatan Laut AS, Studeman adalah Direktur J2 yang bertugas mengawasi intelijen di Komando Indo-Pasifik AS ( USINDOPACOM).

Kabar tersebut disampaikan oleh dua orang sumber yang mengetahui kunjungan tersebut kepada Reuters.

Baca juga: 210 Hari Tanpa Kasus Infeksi Lokal Covid-19, Ini Strategi Taiwan

Namun, baik Taiwan maupun AS tidak mengonfirmasi kabar tersebut secara resmi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan Negeri “Panda” menentang dengan tegas segala bentuk pertukaran antara AS dan Taiwan.

Berbicara dalam konferensi pers, Zhao mendesak AS untuk sepenuhnya memahami sensitivitas yang ekstrem mengenai urusan Taiwan sebagaimana dilansir dari Reuters.

Baca juga: Taiwan Kandangkan Seluruh Armada Jet Tempur F-16, Ini Sebabnya

"Pihak China akan, menurut bagaimana situasi berkembang, membuat tanggapan yang sah dan perlu," kata Zhao, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Agustus, China mengeluarkan kecaman keras terhadap AS karena Menteri Kesehatan AS melakukan kunjungan ke Taiwan.

Pada September, Wakil Menteri Luar Negeri AS Keith Krach juga mengunjungi Taiwan dan lawatan itu direspons oleh China dengan mengirim jet-jet tempurnya mendekati wilayah Taiwan.

Baca juga: Joe Biden Menang Pilpres AS, Taiwan Harap Hubungan Taipei-Washington Tetap Terjalin

Zhao juga menyatakan ketidaksenangannya dengan penandatanganan nota kesepahaman tentang pertukaran ekonomi setelah pertemuan antara pejabat Taiwan dan AS di Washington.

China telah mengajukan pernyataan tegas terhadap AS yang harus berhenti memiliki hubungan semacam itu dengan Taiwan.


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Biden Dilantik, Korea Selatan Ingin AS Lanjutkan Pembicaraan dengan Korea Utara

Setelah Biden Dilantik, Korea Selatan Ingin AS Lanjutkan Pembicaraan dengan Korea Utara

Global
Intelijen AS Sebut Peneliti Lab Wuhan Alami Gejala Covid-19 di Musim Gugur 2019

Intelijen AS Sebut Peneliti Lab Wuhan Alami Gejala Covid-19 di Musim Gugur 2019

Global
Tantangan Mi Instan Beku Viral pada Musim Dingin di Rusia

Tantangan Mi Instan Beku Viral pada Musim Dingin di Rusia

Global
AS Kirim Pengebom B-52 ke Timur Tengah, Iran Beri Kritik Pedas

AS Kirim Pengebom B-52 ke Timur Tengah, Iran Beri Kritik Pedas

Global
Seorang Pramugari Bagikan Informasi tentang Apa yang Seharusnya Tidak Pernah Dikonsumsi di Pesawat

Seorang Pramugari Bagikan Informasi tentang Apa yang Seharusnya Tidak Pernah Dikonsumsi di Pesawat

Global
Maling Kaget Ada Anak Kecil di Mobil Curiannya, Balik Lagi lalu Ceramahi Ibunya

Maling Kaget Ada Anak Kecil di Mobil Curiannya, Balik Lagi lalu Ceramahi Ibunya

Global
10 'Kejahatan' yang Bisa Membuat Donald Trump Dijebloskan ke Penjara

10 "Kejahatan" yang Bisa Membuat Donald Trump Dijebloskan ke Penjara

Global
Sejumlah Pimpinan Negara Berupaya “Membendung Kekuatan” Perusahaan Media Sosial Setelah “Sensor” Trump

Sejumlah Pimpinan Negara Berupaya “Membendung Kekuatan” Perusahaan Media Sosial Setelah “Sensor” Trump

Global
Foto-foto Washington DC bak Zona Perang Jelang Pelantikan Joe Biden

Foto-foto Washington DC bak Zona Perang Jelang Pelantikan Joe Biden

Global
RS di Portugal Kewalahan Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Melonjak

RS di Portugal Kewalahan Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Melonjak

Global
Meski Wajahnya Penuh Cakaran, Bocah Ini Tetap Sayang Kucing Peliharaannya

Meski Wajahnya Penuh Cakaran, Bocah Ini Tetap Sayang Kucing Peliharaannya

Global
Misteri Menghilangnya Huang Yanling, yang Disebut 'Pasien Nol Covid-19'

Misteri Menghilangnya Huang Yanling, yang Disebut "Pasien Nol Covid-19"

Global
 Ledakan Bahan Kimia di Pelabuhan Beirut Diduga Terkait dengan Pengusaha Suriah

Ledakan Bahan Kimia di Pelabuhan Beirut Diduga Terkait dengan Pengusaha Suriah

Global
Jelang Pelantikan Biden, Demonstran Bersenjata Bermunculan di Beberapa Negara Bagian

Jelang Pelantikan Biden, Demonstran Bersenjata Bermunculan di Beberapa Negara Bagian

Global
FBI Cek Personel Garda Nasional, Cegah Adanya Pembangkang Saat Pelantikan Biden

FBI Cek Personel Garda Nasional, Cegah Adanya Pembangkang Saat Pelantikan Biden

Global
komentar
Close Ads X