Ini Alasan Kenapa Putin Belum Ucapkan Selamat kepada Joe Biden

Kompas.com - 23/11/2020, 14:37 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mendengarkan selama pertemuan di Kremlin, di Moskow, Rusia, Kamis, 19 November 2020. AP/Alexei NikolskyPresiden Rusia Vladimir Putin sedang mendengarkan selama pertemuan di Kremlin, di Moskow, Rusia, Kamis, 19 November 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia ingin bekerja sama dengan siapapun yang secara resmi dideklarasikan sebagai presiden Amerika Serikat selanjutnya.

Akan tetapi, dia tidak akan mengucapkan selamat sampai kandidat terpilih diumumkan secara resmi atau salah satu kandidat mengakui.

Baca juga: Dari Putin hingga Erdogan, Obama Ungkap Watak Para Pemimpin Negara

Pernyataan Putin yang disiarkan pada Minggu (23/11/2020) melalui televisi pemerintah menegaskan kembali komentar Kremlin sebelumnya tentang mengapa Putin tidak memberikan selamat kepada Joe Biden seperti banyak pemimpin dunia lainnya.

"Kami hanya menunggu akhir dari konfrontasi politik internal," kata Putin, merujuk pada tantangan Partai Republik terhadap penghitungan suara, dikutip Associated Press (AP).

Baca juga: Parlemen Rusia Akan Beri Kekebalan Hukum Seumur Hidup ke Putin

“Kami akan bekerja dengan siapa saja yang akan diberi kepercayaan rakyat Amerika. Tapi siapa yang akan diberi kepercayaan ini?

Itu harus ditunjukkan oleh kebiasaan politik ketika salah satu pihak mengakui kemenangan pihak lain, atau hasil akhir pemilu dirangkum dengan cara yang sah dan legal,” katanya.

Baca juga: Jalan Putin agar Kebal Hukum Semakin Mulus


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X