Sembuh dari Covid-19, DB, dan Malaria, Bapak Ini Juga Selamat dari Gigitan Kobra

Kompas.com - 22/11/2020, 11:50 WIB
Ilustrasi ular kobra Jawa atau Javan spitting cobra (Naja sputatrix) banyak dijumpai di permukiman di Jakarta dan sekitarnya. SHUTTERSTOCK/Kurit afshenIlustrasi ular kobra Jawa atau Javan spitting cobra (Naja sputatrix) banyak dijumpai di permukiman di Jakarta dan sekitarnya.

JODHPUR, KOMPAS.com - Seorang pekerja amal dari Inggris yang sembuh dari Covid-19, demam berdarah (DB), dan malaria, juga selamat setelah digigit ular kobra di negara bagian Rajasthan, India.

Pria bernama Ian Jones itu digigit ular kobra di distrik pedesaan Jodhpur, dan dirawat di rumah sakit kota Jodhpur, sekitar 350 kilometer dari ibu kota Jaipur.

"Jones datang pekan lalu setelah digigit ular di sebuah desa di sana. Awalnya dia diduga juga positif Covid-19 (untuk kedua kalinya) tapi ternyata negatif," kata dokter Abhishek Tater yang merawatnya di Rumah Sakit Medipulse, kepada AFP pada Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Seorang Penderita Covid-19 Buta dan Lumpuh setelah Digigit Ular Kobra Hitam

"Saat bersama kami, dia dalam keadaan sadar dan memiliki gejala gigitan ular termasuk penglihatan yang kabur dan sulit berjalan, tetapi ini biasanya gejala sementara," tambah Tater.

Jones lalu dipulangkan dari rumah sakit awal pekan ini.

"Kami merasa tidak akan ada efek jangka panjang. Jika belum membaik, dia akan pulih dalam beberapa hari ke depan," tambah dokter tersebut.

Baca juga: Mengenal Ular Kobra Jawa yang Banyak Ditemui di Permukiman Jakarta

Dikatakan juga bahwa kasus gigitan ular tidak jarang terjadi di wilayah pedesaan itu.

"Ayah adalah seorang pejuang, selama di India dia sudah menderita malaria dan demam berdarah sebelum Covid-19," kata putranya, Seb Jones.

Ia menuliskannya dalam pernyataan di halaman GoFundMe yang dibuka untuk membayar tagihan medisnya, dan melakukan perjalanan pulang ke Pulau Wight di Inggris selatan.

Baca juga: Hendak Awasi Ladang, Nenek Berusia 70 Tahun Diperkosa lalu Dibunuh di India

"Dia tidak bisa pulang karena pandemi, dan sebagai keluarga, kami memahami keinginannya untuk terus mendukung banyak orang yang membutuhkan dirinya," lanjut Seb.

Jones bekerja dengan pengrajin tradisipnal di Rajasthan, dan melalui usaha sosialnya yang didukung badan amal, mereka membantu mengimpor barang-barang dari Inggris untuk membantu warga setempat keluar dari kemiskinan.

Baca juga: Disebut Sakit dan Muntah karena Terkena Senjata Laser China, Ini Jawaban India


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buktikan Dirinya Sehat, Putin Ceburkan Diri ke Air Bersuhu Minus 17 Derajat Celsius

Buktikan Dirinya Sehat, Putin Ceburkan Diri ke Air Bersuhu Minus 17 Derajat Celsius

Global
Fakta Donald Trump Presiden AS Pertama 'Tidak Memulai Perang Baru' dalam Dekade Terakhir

Fakta Donald Trump Presiden AS Pertama "Tidak Memulai Perang Baru" dalam Dekade Terakhir

Global
Pendiri WikiLeaks Julian Assange Tidak Termasuk dalam Daftar Nama yang Diampuni Trump

Pendiri WikiLeaks Julian Assange Tidak Termasuk dalam Daftar Nama yang Diampuni Trump

Global
Menlu AS: China Lakukan Genosida terhadap Etnik Uighur di Xinjiang

Menlu AS: China Lakukan Genosida terhadap Etnik Uighur di Xinjiang

Global
Warga Desa di India Bergembira Jelang Pelantikan Wapres AS Terpilih Kamala Harris

Warga Desa di India Bergembira Jelang Pelantikan Wapres AS Terpilih Kamala Harris

Global
Thailand Ancam Hukum Penyebar Berita Vaksin Palsu, Setelah Dikritik Soal Vaksin Covid-19

Thailand Ancam Hukum Penyebar Berita Vaksin Palsu, Setelah Dikritik Soal Vaksin Covid-19

Global
Buka Pijat Plus-plus Saat Lockdown, Kakek di Singapura Diringkus Polisi

Buka Pijat Plus-plus Saat Lockdown, Kakek di Singapura Diringkus Polisi

Global
Presiden Trump Ampuni 73 Orang Sebelum Meninggalkan Gedung Putih

Presiden Trump Ampuni 73 Orang Sebelum Meninggalkan Gedung Putih

Global
[UPDATE] WHO Sebut Varian Baru Virus Corona di Inggris Terdeteksi di Setidaknya 60 Negara

[UPDATE] WHO Sebut Varian Baru Virus Corona di Inggris Terdeteksi di Setidaknya 60 Negara

Global
Jelang Pelantikan Biden, Washington DC Berubah Jadi 'Medan Perang'

Jelang Pelantikan Biden, Washington DC Berubah Jadi "Medan Perang"

Global
Live Streaming Pelantikan Joe Biden, Dimulai Pukul 22.00 WIB

Live Streaming Pelantikan Joe Biden, Dimulai Pukul 22.00 WIB

Global
Detik Terakhir Kepemimpinan Trump, Kasus Kematian akibat Covid-19 Lampaui 400.000

Detik Terakhir Kepemimpinan Trump, Kasus Kematian akibat Covid-19 Lampaui 400.000

Global
Potensi Ekstremis, 12 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Keamanan Biden

Potensi Ekstremis, 12 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Keamanan Biden

Global
Dikabarkan Hilang, Jack Ma Muncul di Video Berdurasi 50 Detik

Dikabarkan Hilang, Jack Ma Muncul di Video Berdurasi 50 Detik

Global
Pernah Jadi “Sarang” Covid-19, Pembersihan Gedung Putih Habiskan Dana Fantastis

Pernah Jadi “Sarang” Covid-19, Pembersihan Gedung Putih Habiskan Dana Fantastis

Global
komentar
Close Ads X