Hendak Awasi Ladang, Nenek Berusia 70 Tahun Diperkosa lalu Dibunuh di India

Kompas.com - 21/11/2020, 22:08 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

GYARASPUR, KOMPAS.com – Seorang wanita lanjut usia ( lansia) berusia 70 tahun diperkosa dan dibunuh oleh seorang pria tak dikenal di India.

Kejadian mengerikan tersebut berlangsung di desa Ollija, Distrik Vidisha, Madhya Pradesh India antara 18 hingga 19 November.

Mulanya, korban pergi untuk mengawasi ladangnya menjelang musim tanam berikutnya sebagaimana dilansir dari Catch News, Jumat (20/11/2020).

Tiba-tiba tersangka datang dan menyandera korban. Tersangka lalu menyumpal mulut korban dan menyerang korban di alat kelaminnya.

Baca juga: Investigasi Media AS di Perkebunan Sawit Indonesia-Malaysia: Pemerkosaan dan Pelecehan Lain Marak Menimpa Pekerja Wanita

Kepala Kepolisian Gyaraspur Mahendra Shakya mengatakan polisi tiba di tempat kejadian setelah mendapat laporan adanya mayat perempuan yang telah dimutilasi di semak-semak ladang.

Setelah itu, ada pihak yang mengaku kehilangan sanak saudaranya. Mereka lantas diminta untuk mengidentifikasi mayat tersebut dan mengonfirmasi bahwa mayat tersebut adalah anggota keluarganya yang hilang.

Mayat korban lantas dikirim ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

"Sepertinya kasus pemerkosaan dan pembunuhan. Korban diserang secara brutal, dan mulutnya diisi dengan tanah,” kata Shakya.

Baca juga: Penyandang Disabilitas di Pakistan Diperkosa, Kemudian Dibakar dan Dibunuh

“Kasus pemerkosaan dan pembunuhan telah didaftarkan terhadap terdakwa, dan semua upaya sedang dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap mereka," imbuhnya.

Pihak keluarga korban mengatakan kepada polisi bahwa mereka telah menyewa tanah untuk keperluan pertanian di pinggiran desa.

Mereka menambahkan korban telah pergi ke ladang setiap hari selama beberapa hari terakhir untuk memeriksa proses penyiraman yang sedang berlangsung, sebelum musim tanam.

Baca juga: Istri Dijual Suami Rp 950.000, Diperkosa 4 Pria Selama 21 Hari

Insiden tersebut telah mengirim gelombang kejut ke seluruh desa. Warga yang marah mendesak polisi untuk mempercepat proses penyelidikan.

Polisi telah menginterogasi beberapa tersangka dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.


Sumber Catch News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menantu Trump akan Kunjungi Arab Saudi dan Qatar, Ini yang Dibahas

Menantu Trump akan Kunjungi Arab Saudi dan Qatar, Ini yang Dibahas

Global
Bocah 8 Tahun Tewas Tersetrum Listrik Saat Sentuh Kabel Dekorasi Pohon Natal yang Rusak

Bocah 8 Tahun Tewas Tersetrum Listrik Saat Sentuh Kabel Dekorasi Pohon Natal yang Rusak

Global
Kabinet Joe Biden, Menteri Keuangan AS bakal Dijabat Wanita untuk Pertama Kalinya

Kabinet Joe Biden, Menteri Keuangan AS bakal Dijabat Wanita untuk Pertama Kalinya

Global
[POPULER GLOBAL] Digerebek, Dokter Pribadi Maradona Marah dan Menangis | Ribuan Orang Berdemo di Armenia

[POPULER GLOBAL] Digerebek, Dokter Pribadi Maradona Marah dan Menangis | Ribuan Orang Berdemo di Armenia

Global
Maradona Meninggal, Dokternya Mengaku Dijadikan Kambing Hitam

Maradona Meninggal, Dokternya Mengaku Dijadikan Kambing Hitam

Global
Pengadilan Perancis Minta Rumah Ibadah Pertimbangkan Jumlah Jemaat di Tengah Virus Corona

Pengadilan Perancis Minta Rumah Ibadah Pertimbangkan Jumlah Jemaat di Tengah Virus Corona

Global
Hajar Mantan Pacar, Pria Ini Tewas Dibunuh Ibu dan Kakak Korban

Hajar Mantan Pacar, Pria Ini Tewas Dibunuh Ibu dan Kakak Korban

Global
Maradona Meninggal, Kantor Dokter Pribadinya Digeledah

Maradona Meninggal, Kantor Dokter Pribadinya Digeledah

Global
Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh dalam Operasi yang 'Baru dan Rumit'

Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh dalam Operasi yang "Baru dan Rumit"

Global
Politisi Ini Sebut Mahathir Mohamad Biang Kerok Krisis Politik Malaysia

Politisi Ini Sebut Mahathir Mohamad Biang Kerok Krisis Politik Malaysia

Global
jenazah WNI Ditemukan di Koper di Mekkah, Berasal dari Tangerang

jenazah WNI Ditemukan di Koper di Mekkah, Berasal dari Tangerang

Global
Iran Gelar Pemakaman Ilmuwan Nuklir Top Mohsen Fakhrizadeh

Iran Gelar Pemakaman Ilmuwan Nuklir Top Mohsen Fakhrizadeh

Global
Kerusuhan di Penjara Sri Lanka akibat Narapidana Coba Kabur, 8 Orang Tewas

Kerusuhan di Penjara Sri Lanka akibat Narapidana Coba Kabur, 8 Orang Tewas

Global
Pejabat Selandia Baru Dakwa 13 Pihak yang Sebabkan Korban Ledakan Gunung Berapi White Island

Pejabat Selandia Baru Dakwa 13 Pihak yang Sebabkan Korban Ledakan Gunung Berapi White Island

Global
Catat Nol Kasus Covid-19, Victoria Izinkan Warganya Kembali 'Ngantor'

Catat Nol Kasus Covid-19, Victoria Izinkan Warganya Kembali "Ngantor"

Global
komentar
Close Ads X