Liputan soal Covid-19 di Wuhan, Jurnalis Ini Terancam Dipenjara hingga 5 Tahun

Kompas.com - 18/11/2020, 11:16 WIB
Zhang Zhan, seorang jurnalis China yang terancam dipenjara hingga lima tahun setelah meliput mengenai Covid-19 di Wuhan. Screengrab from YouTubeZhang Zhan, seorang jurnalis China yang terancam dipenjara hingga lima tahun setelah meliput mengenai Covid-19 di Wuhan.

WUHAN, KOMPAS.com - Seorang jurnalis warga China yang meliput penyebaran virus di Wuhan menghadapi ancaman hukuman hingga lima tahun penjara, menurut dokumen yang baru dirilis.

Zhang Zhan, 37 tahun, mantan pengacara sudah menjalani masa tahanan sejak ditangkap pada Mei 2020.

Dia dituduh "membuat kegaduhan dan memprovokasi persoalan" - sebuah tuduhan yang kerap digunakan kepada aktivis di China.

Baca juga: Pulih dari Covid-19, Wuhan Adakan Pameran Kesehatan Internasional

Zhan bukanlah jurnalis warga pertama yang dipersoalkan karena meliput wabah virus di Wuhan.

Setidaknya, tiga jurnalis warga hilang sejak Feburari 2020. Pertama, Li Zehua, yang telah muncul kembali pada April 2020, dan mengatakan dia telah "dikarantina".

Kemudian kedua, Chen Quishi, telah ditempatkan di bawah pengawasan pemerintah, sedangkan jurnalis ketiga, Fang Bin, sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Pihak berwenang China terkenal kerap menekan aktivis yang berbicara lantang.

Dipaksa menjalani pemeriksaan keijwaan

Berdasarkan lembaran dakwaan yang saat ini muncul, Zhang pergi ke Wuhan pada Februari, di mana dia meliput untuk banyak cerita.

Baca juga: Sempat Jadi Pusat Pandemi, Wuhan Kini Incaran Turis

Berdasarkan laporan LSM Network of Chinese Human Rights Defenders (CHRD), liputan-liputan Zhang termasuk penahanan jurnalis independen lainnya, dan pelecehan terhadap keluarga korban yang mencari pertanggungjawaban.

Tapi pada 14 Mei, dia hilang dari Wuhan, kata CHRD. Sehari kemudian, terungkap dia telah ditahan kepolisian di Shanghai, yang jauhnya lebih dari 640km.

Pada 19 Juni, dia resmi ditahan di Shanghai. Hampir tiga bulan kemudian, pada 9 September, pengacaranya diizinkan untuk bertemu dengannya.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Pangeran Philip Bakal Dipindahkan jika Ratu Elizabeth II Meninggal

Jenazah Pangeran Philip Bakal Dipindahkan jika Ratu Elizabeth II Meninggal

Global
Derek Chauvin, Pelaku Pembunuhan George Floyd, Takkan Bersaksi di Pengadilan

Derek Chauvin, Pelaku Pembunuhan George Floyd, Takkan Bersaksi di Pengadilan

Global
PM Inggris Bantah Bantu Putra Mahkota Arab Saudi Ambil Alih Newcastle United

PM Inggris Bantah Bantu Putra Mahkota Arab Saudi Ambil Alih Newcastle United

Global
Covid-19 Makin Buruk di Brasil, Pasien Diikat dan Diintubasi Tanpa Ditenangkan

Covid-19 Makin Buruk di Brasil, Pasien Diikat dan Diintubasi Tanpa Ditenangkan

Global
Rusia Ancam Balas Sanksi yang 'Tak Bisa Dihindari' AS

Rusia Ancam Balas Sanksi yang "Tak Bisa Dihindari" AS

Global
Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Kim Jong Un Rayakan Ulang Tahun Pendiri Korea Utara

Global
[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

[POPULER GLOBAL] Ratusan Orang Positif Covid-19 Setelah Ikut Ritual | Ratu Elizabeth II Beri Pantangan di Makam Pangeran Philip

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Warga Heboh Ada Makhluk Aneh di Pohon sampai Telepon Polisi, Ternyata...

Global
Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Warga Korea Utara Rayakan Ulang Tahun Kakek Kim Jong Un

Global
Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan 'Garis Invasi'

Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan "Garis Invasi"

Global
1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya 'Ibu' Akan Menyelamatkan

1.000 Orang Mandi Massal di Sungai Gangga Positif Covid-19, Panitia: Kami Percaya "Ibu" Akan Menyelamatkan

Global
Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Entesar Al-Hammadi Ditahan Houthi, Pemerintah Yaman Serukan PBB Turun Tangan

Global
Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Olimpiade Tokyo Tanpa Ragu-ragu Harus Dibatalkan jika Covid-19 Jepang Semakin Parah

Global
Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Digigit Ular Beludak Afrika Tanpa Penawar, Ini Gejala yang Bisa Dialami Petugas San Diego Zoo

Global
komentar
Close Ads X