Jalan Putin agar Kebal Hukum Semakin Mulus

Kompas.com - 18/11/2020, 07:31 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan paspornya kepada anggota komisi pemilihan ketika dia tiba untuk mengambil bagian dalam pemungutan suara di tempat pemungutan suara di Moskwa, Rusia, Rabu, 1 Juli 2020. AP/Alexei DruzhininPresiden Rusia Vladimir Putin menunjukkan paspornya kepada anggota komisi pemilihan ketika dia tiba untuk mengambil bagian dalam pemungutan suara di tempat pemungutan suara di Moskwa, Rusia, Rabu, 1 Juli 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com - Majelis rendah parlemen Rusia, Duma, mendukung rancangan undang-undang ( RUU) yang akan memberi presiden Rusia beserta keluarganya kekebalan hukum dari penuntutan pidana setelah mereka meninggalkan jabatan.

RUU kekebalan hukum tersebut menghidupkan kembali spekulasi tentang masa depan politik Putin. Dia telah berkuasa sejak 2000, menjalankan pengaruh dan perlindungan yang sangat besar.

Oposisi utama Rusia, Alexei Navalny, mempertanyakan mengapa Putin membutuhkan UU kekebalan hukum sekarang sebagaimana dilansir dari BBC, Selasa (17/11/2020).

"Bisakah diktator mundur atas kehendak bebas mereka sendiri?" tanya Navalny di akun Twitter-nya.

Baca juga: Putin Minta Azerbaijan Jaga Gereja dan Tempat Suci Kristen Peninggalan Armenia di Nagorno-Karabakh

RUU itu lolos pembahasan pertama di Duma pada Selasa, di mana sebagian besar anggota parlemen adalah angota partai pro-Putin, United Russia.

Di sisi lain, sebanyak 37 anggota parlemen Komunis menentang RUU tersebut. Setelah lolos pembahasan pertama, RUU tersebut masih menjalani dua kali pembahasan lagi di Duma.

Selanjutnya, jika RUU tersebut lolos dibahas dua kali lagi di Duma, RUU itu akan ditinjau majelis tinggi parlemen Rusia, Dewan Federasi, lalu diserahkan ke Putin untuk ditandatangani.

Baik Duma maupun Dewan Federasi, didominasi oleh anggota parlemen yang pro-Putin.

Baca juga: Putin Tak Akan Beri Selamat kepada Joe Biden karena Hal Ini

Jika RUU benar-benar disahkan, mantan presiden dan keluarganya akan memiliki kekebalan dari penggeledahan atau pemeriksaan polisi, atau penyitaan terhadap properti mereka.

Mereka tidak akan dituntut atas kejahatan yang dilakukan seumur hidup mereka, kecuali untuk tuduhan pengkhianatan atau kejahatan berat lainnya dalam keadaan luar biasa.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Akan Pindah ke Rumah Baru Tepat Saat Joe Biden Dilantik

Trump Akan Pindah ke Rumah Baru Tepat Saat Joe Biden Dilantik

Global
Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Pemerintah Trump Lanjutkan Eksekusi Mati Saat Sisa Jabatan Tinggal Hitungan Hari

Global
Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Pemimpin Mayoritas Senat Minta Politisi Republik Pakai “Hati Nurani” Saat Putuskan Pemakzulan Trump

Global
Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Kerusuhan Capitol Hill Dirancang Sejak Jauh-jauh Hari, Polisi Kecolongan

Global
Tolak Tes Covid-19, Pria Tua Ini Dilumpuhkan di Tanah oleh Para Petugas

Tolak Tes Covid-19, Pria Tua Ini Dilumpuhkan di Tanah oleh Para Petugas

Global
Wapres AS Mike Pence Dikabarkan Menghubungi Kamala Harris untuk Ucapkan Selamat

Wapres AS Mike Pence Dikabarkan Menghubungi Kamala Harris untuk Ucapkan Selamat

Global
Rusia Tinggalkan Open Skies dengan Salahkan AS, Jadi Ujung Kesepakatan Pasca Perang Dingin

Rusia Tinggalkan Open Skies dengan Salahkan AS, Jadi Ujung Kesepakatan Pasca Perang Dingin

Global
Penyerbuan Capitol Hill Disebut Terencana dan Dibantu Orang Dalam, Ini Buktinya...

Penyerbuan Capitol Hill Disebut Terencana dan Dibantu Orang Dalam, Ini Buktinya...

Global
Joe Biden Dapat Akun Twitter Kepresidenan Baru, Follower Mulai dari Nol

Joe Biden Dapat Akun Twitter Kepresidenan Baru, Follower Mulai dari Nol

Global
Sirkus Rusia Picu Kemarahan karena Hewan yang Ditampilkan Pakai Baju Bersimbol Nazi

Sirkus Rusia Picu Kemarahan karena Hewan yang Ditampilkan Pakai Baju Bersimbol Nazi

Global
Silvio Berlusconi Keluar Rumah Sakit Usai Dirawat karena Sakit Jantung

Silvio Berlusconi Keluar Rumah Sakit Usai Dirawat karena Sakit Jantung

Global
Pengawal Revolusi Iran Gencar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Tinggi dengan AS

Pengawal Revolusi Iran Gencar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Tinggi dengan AS

Global
Takut Tertunda karena Lockdown, Sepasang Kekasih di Malaysia Menikah Pakai Baju Kerja

Takut Tertunda karena Lockdown, Sepasang Kekasih di Malaysia Menikah Pakai Baju Kerja

Global
Arkeolog Temukan Rangka Bayi dan Anjing yang Hidup 2.000 Tahun Lalu di Perancis

Arkeolog Temukan Rangka Bayi dan Anjing yang Hidup 2.000 Tahun Lalu di Perancis

Global
Olahan Ulat Akan Resmi Jadi Pilihan Bahan Makanan Aman di Eropa

Olahan Ulat Akan Resmi Jadi Pilihan Bahan Makanan Aman di Eropa

Global
komentar
Close Ads X