Tancapkan Pengaruh di Afrika, Rusia Akan Bangun Pangkalan AL di Sudan

Kompas.com - 17/11/2020, 08:00 WIB
Kapal perang anti-kapal selam Rusia Admiral Vinogradov. File via Radio Free EuropeKapal perang anti-kapal selam Rusia Admiral Vinogradov.

MOSKWA, KOMPAS.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui pembangunan fasilitas berupa pangkalan Angkatan Laut Rusia di Sudan.

Fasilitas tersebut bakal mampu menambatkan kapal bertenaga nuklir sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (16/11/2020).

Pangkalan itu juga akan menadai pijakan baru militer Rusia di Afrika sejak keruntuhan Uni Soviet pada awal 1990-an.

Port Sudan bakal menjadi tempat pembangunan fasilitas terbaru Rusia tersebut.

Dengan desain yang mampu menampung hingga 300 personel militer dan sipil, fasilitas itu akan meningkatkan kemampuan Rusia dalam beroperasi di Samudra Hinda dan memperluas pengaruhnya di Afrika.

Baca juga: Microsoft: Rusia dan Korea Utara Meretas Perusahaan Pembuat Vaksin

Putin sendiri memimpin konferensi tingkat tinggi (KTT) antara Rusia dengan Afrika pada 2019. Pertemuan tersebut sengaja dirancang untuk meningkatkan pengaruh Moskwa di benua itu.

Pada saat yang bersamaan dengan digelarnya KTT tersebut, dua pesawat pengebom yang mempu membawa bom nuklir milik Rusia juga mendarat di Afrika Selatan.

Pendaratan pesawat pengebom tersebut semakin menunjukkan niat Rusia dalam menancapkan pengaruhnya di Benua Hitam.

Dalam surat keputusan yang diterbitkan pada Senin, Putin menyetujui proposal pembangunan fasilitas Angkatan Laut Rusia di Sudan.

Putin juga memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk menandatangani perjanjian kontrak pembangunan untuk mewujudkannya.

Baca juga: SpaceX Luncurkan 4 Astronot ke ISS, Akhiri Ketergantungan Dunia pada Rusia

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar Sebagai Tunawisma

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar Sebagai Tunawisma

Global
Krisis Oksigen di Brasil Kini Ancam Kebutuhan Medis Bayi Prematur

Krisis Oksigen di Brasil Kini Ancam Kebutuhan Medis Bayi Prematur

Global
Minta Pertolong Lewat Pesan Tertulis, Anak Korban Kekerasan Akhirnya Diselamatkan

Minta Pertolong Lewat Pesan Tertulis, Anak Korban Kekerasan Akhirnya Diselamatkan

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Martin Vizcarra, Pejuang Anti Korupsi yang Terjegal Dua Kudeta Politik

[Biografi Tokoh Dunia] Martin Vizcarra, Pejuang Anti Korupsi yang Terjegal Dua Kudeta Politik

Global
Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Global
Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Global
Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Global
Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Global
[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

Global
Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Global
Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Global
Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Global
5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

Global
Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Global
Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Global
komentar
Close Ads X