Unjuk Rasa di Thailand Terus Berlanjut, 2.500 Pedemo Turun ke Jalan

Kompas.com - 14/11/2020, 22:07 WIB
Warga memperlihatkan salam tiga jari saat melakukan protes anti-pemerintah di Bangkok, Thailand, Kamis (15/10/2020). Puluhan ribu orang turun ke jalan memprotes keputusan Pemerintah mengeluarkan dekrit darurat yang melarang kerumunan dan pembatasan media. ANTARA FOTO/REUTERS/SOE ZEYA TUNWarga memperlihatkan salam tiga jari saat melakukan protes anti-pemerintah di Bangkok, Thailand, Kamis (15/10/2020). Puluhan ribu orang turun ke jalan memprotes keputusan Pemerintah mengeluarkan dekrit darurat yang melarang kerumunan dan pembatasan media.

BANGKOK, KOMPAS.com – Para pedemo di Thailand kembali melakukan aksi unjuk rasa anti-pemerintah pada Sabtu (14/11/2020) malam waktu setempat di Bangkok.

Aksi protes di Thailand telah berlangsung selama berbulan-bulan sebagaimana dilansir dari Reuters.

Ribuan orang yang turun ke jalan tersebut juga meneriakkan reformasi monarki Thailand.

Sementara itu di tempat lain, beberapa kilometer jauhnya, ribuan loyalis kerajaan Thailand berbaju kunin berkumpul dan melambaikan bendera Thailand yang menunggu kehadiran Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.

Raja Maha Vajiralongkorn diperkirakan akan menghadiri acara sebuah peresmian di tempat tersebut.

Baca juga: Sekitar 200 Resor dan Hotel di Thailand Dibangun Ilegal di Lahan Pertanian

Fokus awal aksi protes yang dimulai pada Juli tersebut adalah menyerukan pencopotan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-cha.

“Bukan hanya tidak kompeten, dia (Prayuth) juga tidak memiliki legitimasi,” teriak salah satu aktivis, Sombat Boonngamanong, melalui pengeras suara di belakang truk.

"Thailand tidak berkembang karena Prayuth,” sambungnya.

Menurut polisi, aksi tersebut diikuti oleh sekitar 2.500 pengunjuk rasa. Mereka berkumpul di Monumen Demokrasi di Bangkok.

Di sela aksi protes, mereka menyanyikan lagu dan tarian yang mengejek pemerintah.

Baca juga: 190 Situs Porno Diblokir Pemerintah, Netizen Thailand Uring-uringan

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

Global
China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

Global
Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Global
Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Global
Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Global
Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Global
Penjara Rusia Akan Pindahkan Navalny ke Rumah Sakit Khusus Napi

Penjara Rusia Akan Pindahkan Navalny ke Rumah Sakit Khusus Napi

Global
Ayah Paksa Anak Diet dengan Kontrak 'Dilarang Gendut sampai Mati', Akhirnya Dipenjara

Ayah Paksa Anak Diet dengan Kontrak "Dilarang Gendut sampai Mati", Akhirnya Dipenjara

Global
Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

Global
Kucing Ini Tertangkap Sedang Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Penjara

Kucing Ini Tertangkap Sedang Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Penjara

Global
Cerai, Suami Ini Harus Bayar Istri Rp 1 Miliar untuk Jasa Masak dan Bersih-bersih Rumah

Cerai, Suami Ini Harus Bayar Istri Rp 1 Miliar untuk Jasa Masak dan Bersih-bersih Rumah

Global
Kabur dari Polisi Hutan, Pemburu Gelap Ini Tewas Diinjak Gajah

Kabur dari Polisi Hutan, Pemburu Gelap Ini Tewas Diinjak Gajah

Global
Pangeran Charles dan William akan Pimpin Pertemuan untuk Memutuskan Masa Depan Monarki Inggris

Pangeran Charles dan William akan Pimpin Pertemuan untuk Memutuskan Masa Depan Monarki Inggris

Global
Di Ulang Tahun ke-95 Tanpa Suami, Ratu Elizabeth II Akan Dikelilingi Staf

Di Ulang Tahun ke-95 Tanpa Suami, Ratu Elizabeth II Akan Dikelilingi Staf

Global
Tanggapi Kisruh European Super League, Begini Komentar Uni Eropa

Tanggapi Kisruh European Super League, Begini Komentar Uni Eropa

Global
komentar
Close Ads X