Di Hari Pelantikan Biden dan Harris Diperkirakan Bertambah Lebih dari 8 Juta Kasus dan 70.000 Kematian karena Covid-19

Kompas.com - 14/11/2020, 08:44 WIB
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Joe Biden dan Kamala Harris tampil bersama di gym Sekolah Alexis I. DuPont di Wilmington, Delaware, Rabu siang (12/08/2020) AFP VIA GETTY IMAGES/OLIVIER DOULIERYCalon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Joe Biden dan Kamala Harris tampil bersama di gym Sekolah Alexis I. DuPont di Wilmington, Delaware, Rabu siang (12/08/2020)

WASHINGTOON DC, KOMPAS.com - Diperkirakan Joe Biden dan Kamala Harris akan disambut jumlah kasus Covid-19 yang bertambah sebanyak lebih dari 8 juta dan angka kematiannya 70.000, di hari pelantikan mereka. 

Presiden terpilih AS Joe Biden telah berjanji untuk menjadikan masalah pengendalian virus corona sebagai prioritas utama setelah resmi menjabat.

Sehubungan dengan itu, ia kemungkinan akan mendorong kewajiban penggunaan masker serta lebih banyak mengalokasikan stimulus fiskal untuk menjaga bisnis dan untuk pekerja tetap bertahan.

Namun, dalam dua bulan hingga hari pelantikan pada 20 Januari mendatang, diperkirakan jumlah orang terinfeksi Covid-19 akan semakin meroket, yaitu bisa bertambah lebih dari 8 juta kasus.

Kemudian, diperkiran juga jumlah kematian bisa mencapai 70.000, seperti yang dilansir dari Reuters pada Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: Puluhan Petugas Dinas Rahasia Presiden Positif Terinfeksi Covid-19, sebagian Lainnya Lakukan Karantina

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka itu mewakili potensi peningkatan infeksi sebesar 80 persen dan peningkatan kematian sebesar 29 persen, menurut perhitungan Reuters.

Satu-satunya cara untuk mengubah hasil, kata para ahli, adalah pemerintahan Presiden Donald Trump yang akan keluar mengubah strategi penangan pandemi Covid-19.

Atau pemerintah negara bagian dapat memperkenalkan langkah-langkah yang lebih ketat dan lebih terkoordinasi.

Para pejabat pemerintah dapat mempertimbangkan adanya cuaca yang lebih dingin yang dapat menambah tantangan karena virus corona dapat lebih mudah menyebar.

Baca juga: Seorang Guru Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Sebelumnya Dinyatakan Positif Covid-19


"Epidemi akan menjadi lebih buruk daripada di musim semi, dan lebih buruk daripada yang dialami orang Amerika biasa," kata Gregg Gonsalves, seorang profesor epidemiologi di Universitas Yale dan seorang aktivis perawatan kesehatan.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X