Belgia Usir 5 Aktivis Sayap Kanan Asal Denmark yang Berencana Bakar Al Quran

Kompas.com - 13/11/2020, 20:40 WIB
Pembakaran Al-Quran di Swedia oleh anggota partai Stram Kurs memicu protes yang disertai tindakan kekerasan pada bulan Agustus 2020. Getty Images via BBC IndonesiaPembakaran Al-Quran di Swedia oleh anggota partai Stram Kurs memicu protes yang disertai tindakan kekerasan pada bulan Agustus 2020.

BRUSSEL, KOMPAS.com - Pemerintah Belgia mengusir lima aktivis sayap kanan asal Denmark dan melarang mereka masuk ke negara tersebut selama setahun setelah rencana mereka untuk membakar Al Quran terungkap.

Tak hanya berencana membakar Al Quran, mereka juga dituduh hendak melakukan aksi tersebut di daerah pemukiman di Kota Brussels yang didominasi warga Muslim.

Menteri Suaka Belgia, Sammy Mahdi, menyebut mereka merupakan ancaman serius bagi ketertiban umum.

Menurut halaman Facebook mereka, kelima individu itu adalah rekan dari politisi sayap kanan Denmark, Rasmus Paludan.

Baca juga: Seorang Aktivis Wanita Robek Al Quran, Demo Anti-Islam Berujung Ricuh di Oslo

Paludan diusir dari Perancis pada Rabu (11/11/2020) lalu setelah mengutarakan niatnya untuk membakar Al Quran di Paris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awal tahun ini, dia dipenjara selama sebulan di Denmark atas serangkaian pelanggaran, termasuk mengunduh video anti-Islam di platform media sosial Partai Stram Kurs.

Kepolisian Belgia mencurigai kelima orang tersebut berencana membakar Al Quran di distrik Molenbeek-Saint-Jean di Brussels, menurut laporan media setempat. Daerah itu merupakan wilayah permukiman komunitas Maroko yang besar.

Kelima orang itu diinterogasi oleh polisi yang kemudian meneruskan kasus tersebut ke kantor kejaksaan, menurut seorang sumber yang berbicara kepada kantor berita AFP.

Baca juga: Unggah Parodi Surah Corona seperti Al Quran di Facebook, Blogger Ini Divonis 6 Bulan Penjara

Mahdi, yang merupakan anak dari seorang pengungsi asal Irak, menyambut baik penangkapan dan pengusiran kelima warga Denmark itu.

"Mereka diperintahkan untuk segera meninggalkan negara ini, dan mereka melakukannya," tulis pernyataan dari kantornya yang mengutip ucapan Mahdi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.