Trump dan Partai Republik Tolak Proses Transisi ke Biden

Kompas.com - 12/11/2020, 11:46 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania hadir dalam peringatan Hari Veteran di Pemakaman Nasional Arlington di Arlington, Virginia, pada 11 November 2020. AP Photo/Patrick SemanskyPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania hadir dalam peringatan Hari Veteran di Pemakaman Nasional Arlington di Arlington, Virginia, pada 11 November 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden terpilih Joe Biden menampik sikap pemerintahan Trump yang menolak memulai proses transisi resmi, meskipun ada sejumlah pemimpin Partai Republik yang berpihak pada Presiden Donald Trump untuk melanjutkan gugatan hukum guna membatalkan hasil pemilu yang memproyeksikan kemenangan Joe Biden. Berikut laporannya.

Para pemimpin dunia, termasuk Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden karena hasil pemilihan presiden yang memproyeksikan kemenangannya.

“Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada Anda dan Wakil Presiden Terpilih Kamala Harris,” kata Macron.

Baca juga: Apa yang Mungkin akan Dilakukan Donald Trump jika Tak Lagi Jadi Presiden AS?

Sementara Boris Johnson mengucapkan, “Saya benar-benar memberi selamat kepada Presiden Terpilih Joe Biden dan Kamala Harris.”

Tetapi di dalam negeri, yang terjadi berbeda.

“Akan ada transisi yang mulus pada pemerintahan kedua Trump,” demikian pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo yang menolak menerima hasil pemilu, dan mengulangi seruan Presiden Donald Trump untuk hanya menghitung surat suara “yang sah,” terminologi yang digunakan untuk meningkatkan tuduhan-tuduhannya yang tidak berdasar bahwa Partai Demokrat telah mencuri hasil pemilu.

“Tidak ada bukti apapun atas pernyataan-pernyataan yang disampaikan presiden atau Menteri Luar Negeri Mike Pompeo,” ujar Biden.

Biden hari Selasa (10/11) menyebut penolakan Trump untuk mengakui kekalahannya sebagai sebuah hal yang “memalukan” tetapi secara umum meremehkannya.

“Fakta bahwa mereka tidak mau mengakui bahwa kami menang, pada saat ini tidak terlalu berpengaruh dalam rencana kami dan apa yang dapat kami lakukan antara saat ini dan 20 Januari nanti,” tambahnya.

Baca juga: Apa Jadinya Jika Trump Menolak Hengkang dari Gedung Putih?

Hanya beberapa senator faksi Republik yang telah menyampaikan ucapan selamat kepada Biden dan pendampingnya, Kamala Harris. Demikian pula Presiden George Walker Bush, presiden terakhir dari Partai Republik.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Antar Kado Mobil Baru Ayahnya

Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Antar Kado Mobil Baru Ayahnya

Global
Bom Perang Dunia II Seberat 1000 Kg Diledakan, Penduduk Masih Mengungsi

Bom Perang Dunia II Seberat 1000 Kg Diledakan, Penduduk Masih Mengungsi

Global
Bahas Kematian Putri Diana, Pangeran Harry Tak Ingin Sejarah Kembali Berulang

Bahas Kematian Putri Diana, Pangeran Harry Tak Ingin Sejarah Kembali Berulang

Global
Dr Anthony Fauci: Tak Perlu Banding-bandingkan Vaksin Covid-19

Dr Anthony Fauci: Tak Perlu Banding-bandingkan Vaksin Covid-19

Global
Dua Janin Positif Covid-19 Meninggal dalam Kandungan

Dua Janin Positif Covid-19 Meninggal dalam Kandungan

Global
Fosil Tertua Titanosaurus atau 'Dinosaurus Ninja' Ditemukan di Argentina

Fosil Tertua Titanosaurus atau 'Dinosaurus Ninja' Ditemukan di Argentina

Global
Kudeta Myanmar: Mengapa Indonesia Diharapkan Membantu Mengatasi Krisis Politik 'Sahabat Lama'

Kudeta Myanmar: Mengapa Indonesia Diharapkan Membantu Mengatasi Krisis Politik "Sahabat Lama"

Global
Bocah 5 Tahun Ini Ditinggal saat Orangtuanya Urus Perceraian

Bocah 5 Tahun Ini Ditinggal saat Orangtuanya Urus Perceraian

Global
Bersiaplah, Dangdut Akan Membuat New York Berjoget Sambil Ngopi

Bersiaplah, Dangdut Akan Membuat New York Berjoget Sambil Ngopi

Global
Dakwaan Aung Suu Kyi Ditambah Lagi, Kali Ini Pakai Hukum Pidana Era Kolonial

Dakwaan Aung Suu Kyi Ditambah Lagi, Kali Ini Pakai Hukum Pidana Era Kolonial

Global
Muncul Lagi sejak Lengser sebagai Presiden AS, Trump: Apa Kalian Rindu padaku?

Muncul Lagi sejak Lengser sebagai Presiden AS, Trump: Apa Kalian Rindu padaku?

Global
Junta Tembak Mati Demonstran Myanmar meski Berdemo Secara Damai

Junta Tembak Mati Demonstran Myanmar meski Berdemo Secara Damai

Global
Pertama Kalinya, Aung San Suu Kyi Muncul sejak Kudeta Myanmar

Pertama Kalinya, Aung San Suu Kyi Muncul sejak Kudeta Myanmar

Global
Inspirasi Energi: PLTB Lepas Pantai Bakal Serap Tenaga Kerja 3 Kali Lipat pada 2030

Inspirasi Energi: PLTB Lepas Pantai Bakal Serap Tenaga Kerja 3 Kali Lipat pada 2030

Global
Takut Inovasinya Dicuri China, AS Perketat Perlindungan Penelitian Universitas

Takut Inovasinya Dicuri China, AS Perketat Perlindungan Penelitian Universitas

Global
komentar
Close Ads X