Pemburu Harimau Amur yang Bunuh, Kuliti dan Hendak Jual Satwa Itu Ditangkap

Kompas.com - 11/11/2020, 11:29 WIB
Facebook Organisasi Nirlaba Pusat Harimau Amur (Tsentr Amurskiy Tigr) mengunggah foto yang menunjukkan Harimau Amur yang menjadi korban perburuan dan pembunuhan. Kulit harimau beserta beberapa anggota tubuh lain dari satwa yang dilindungi itu dijual dengan harga 700.000 rubel Rusia atau sekitar Rp129 juta. Facebook Organisasi Nirlaba Pusat Harimau Amur @amurtigercenterFacebook Organisasi Nirlaba Pusat Harimau Amur (Tsentr Amurskiy Tigr) mengunggah foto yang menunjukkan Harimau Amur yang menjadi korban perburuan dan pembunuhan. Kulit harimau beserta beberapa anggota tubuh lain dari satwa yang dilindungi itu dijual dengan harga 700.000 rubel Rusia atau sekitar Rp129 juta.

PRIMORSK, KOMPAS.com - Para pemburu yang membunuh dan berusaha menjual kulit serta bagian tubuh 2 ekor harimau Amur berhasil ditahan pihak Layanan Keamanan FSB yang bekerja sama dengan Pusat Harimau Amur atau Amur Tiger Center (ATC).

? ?????????? ???? ????????? ??????????, ??????? ????? ? ???????? ??????? ????? ? ????? ??? ???? ????????...

Dikirim oleh ????? «???????? ????» pada Selasa, 03 November 2020

Baca juga: Seekor Harimau di Kebun Binatang Bronx Terinfeksi Virus Corona

Pemburu dan pembunuh harimau Amur itu teridentifikasi sebagai 2 orang pria berusia 51 dan 57 tahun yang pekerjaannya memburu dan menjual harimau Amur yang dilindungi.

Mereka ditangkap dan ditahan di wilayah Primorsk, Rusia. Mereka diketahui telah menawarkan kepada warga negara asing untuk membeli hasil buruan mereka itu seharga 700.000 rubel Rusia (sekitar Rp129 juta).

Baca juga: Penjaga Kebun Binatang di Swiss Tewas Diterkam Harimau di Depan Pengunjung

Nama pelaku dan bagaimana rincian operasional mereka tidak sepenuhnya diwartakan, namun calon pembeli mereka sepertinya berasal dari China.

Kasus ini adalah yang ketiga dalam kurang dari 6 bulan yang telah membahayakan keberlangsungan hidup Harimau Amur akibat perburuan.

Baca juga: Pasangan Ini Mengira Beli Kucing Savannah, Ternyata Harimau Sumatera

Menurut Direktur Umum ATC, petugas Layanan Keamanan FSB telah menghabiskan waktu berhari-hari untuk mengungkap dalang dibalik perburuan dan pembunuhan Harimau Amur. 

Para pemburu akan menghadapi dakwaan berdasarkan pasal 258.1 KUHP Rusia, yakni perburuan ilegal dan perdagangan hewan yang dilindungi, serta berpotensi menghadapi hukuman penjara minimal lima hingga tujuh tahun lamanya.

Harimau Amur adalah kucing terbesar di dunia dan secara bertahap mulai pulih dari ambang kepunahan.

Kurang dari 600 harimau dewasa, 95 persen dari populasi dunia, hidup di wilayah Primorsky, Khabarovsk, Amur, dan wilayah Otonomi Yahudi di Rusia timur.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Tak Bisa Masuk Rumah Sakit Tempat Navalny Dirawat

Dokter Tak Bisa Masuk Rumah Sakit Tempat Navalny Dirawat

Global
Kisah Kota Kuno di AS, Penduduknya Gemar Pesta Berhari-hari

Kisah Kota Kuno di AS, Penduduknya Gemar Pesta Berhari-hari

Global
China Terus Bentrok dengan Negara Barat, Begini Pembelaan Xi Jinping

China Terus Bentrok dengan Negara Barat, Begini Pembelaan Xi Jinping

Global
Ustaz Malaysia Dikecam Netizen karena Foto Bareng Selebgram Seksi

Ustaz Malaysia Dikecam Netizen karena Foto Bareng Selebgram Seksi

Global
Karena Kawin Lari, Pria India Ini Dihukum Jilat Ludah dan Minum Kencing

Karena Kawin Lari, Pria India Ini Dihukum Jilat Ludah dan Minum Kencing

Global
Orang Aborigin Tertua di Australia, Bagaimana Hidupnya?

Orang Aborigin Tertua di Australia, Bagaimana Hidupnya?

Global
Kisah Perang: Sejarah Penaklukan Konstantinopel oleh Turki Ottoman

Kisah Perang: Sejarah Penaklukan Konstantinopel oleh Turki Ottoman

Internasional
China Dukung Warganya Saling Melaporkan karena Mengunggah 'Opini Sesat' di Internet

China Dukung Warganya Saling Melaporkan karena Mengunggah "Opini Sesat" di Internet

Global
Filipina Siap Kerahkan Kapal Militer ke Laut China Selatan

Filipina Siap Kerahkan Kapal Militer ke Laut China Selatan

Global
India Perlebar Program Vaksin Covid-19 untuk Usia 18 Tahun ke Atas, Bagaimana Dampaknya ke Pasokan Global

India Perlebar Program Vaksin Covid-19 untuk Usia 18 Tahun ke Atas, Bagaimana Dampaknya ke Pasokan Global

Global
Mayat Penderita Covid-19 Tersapu ke Pantai, Vanuatu Tutup Negaranya Selama 3 Hari

Mayat Penderita Covid-19 Tersapu ke Pantai, Vanuatu Tutup Negaranya Selama 3 Hari

Global
Berpose Telanjang Bersama Anaknya yang Masih 7 Tahun, Wanita Ini Dipenjara

Berpose Telanjang Bersama Anaknya yang Masih 7 Tahun, Wanita Ini Dipenjara

Global
Cerita Sukses Rwanda sebagai Negara Termiskin di Dunia dalam Tangani Covid-19

Cerita Sukses Rwanda sebagai Negara Termiskin di Dunia dalam Tangani Covid-19

Internasional
Misteri Tabrakan Tesla Tanpa Pengemudi, Mobil Hangus 2 Orang Tewas

Misteri Tabrakan Tesla Tanpa Pengemudi, Mobil Hangus 2 Orang Tewas

Global
Hormati Orang yang Puasa, Satpam Ini Balik Badan Saat Makan

Hormati Orang yang Puasa, Satpam Ini Balik Badan Saat Makan

Global
komentar
Close Ads X