Bagi Biden, Membangun Ekonomi yang Hancur adalah Rintangan Berikutnya

Kompas.com - 09/11/2020, 15:18 WIB
Pada Jumat, 27 Maret 2020 file foto ini menunjukkan seorang pria berjalan melewati restoran Cafe Du Monde yang tutup di French Quarter di New Orleans. Presiden AS terpilih Joe Biden akan mewarisi ekonomi AS yang hancur, ekonomi yang tidak pernah sepenuhnya sembuh dari virus korona dan dapat menderita lagi saat infeksi baru meningkat. AP/Gerald HerbertPada Jumat, 27 Maret 2020 file foto ini menunjukkan seorang pria berjalan melewati restoran Cafe Du Monde yang tutup di French Quarter di New Orleans. Presiden AS terpilih Joe Biden akan mewarisi ekonomi AS yang hancur, ekonomi yang tidak pernah sepenuhnya sembuh dari virus korona dan dapat menderita lagi saat infeksi baru meningkat.

BALTIMORE, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe biden akan mewarisi perekonomian AS yang hancur, yang tidak pernah sepenuhnya pulih dari virus corona dan bisa menderita lagi di saat infeksi baru meningkat.

Tahap pemulihan yang awalnya tampak kuat menunjukkan kelemahannya setelah bantuan federal berakhir.

Melansir Associated Press (AP), sepuluh juta orang tetap menganggur dan makin banyak orang yang diputus dari hubungan kerja (PHK) permanen. Menurut sistem pusat perbankan AS Federal Reserve, produksi pabrik menurun.

Berbagai polemik perekonomian masih terus bergulir dan bahkan bertambah. Para orang tua tidak bisa bekerja karena pusat penitipan anak tutup.

Restoran dan penjual pengecer lokal kehabisan uang, satu dari enam restoran bahkan sudah bangkrut pada September menurut sebuah survei industri.

Baca juga: Restoran Mi di China Gembira Biden Menang Pilpres AS: Kami Teman Lama

Bagaimana Biden diharapkan bekerja dalam sektor ekonomi?

Biden diharapkan menyuntikkan dana bantuan yang cukup. Dana bantuan ini diharapkan mampu menopang para pekerja, bisnis dan pemerintah negara bagian dan pemerintah lokal.

Menurut AP VoteCast, sebuah survei terhadap lebih dari 110.000 pemilih, ada kerugian resesi yang sebagian besar melanda rumah tangga berpenghasilan rendah.

Meskipun sebagian besar orangnya terlindungi secara finansial dari bantuan awal yang hampir mencapai 3 triliun dollar AS (sekitar Rp42 kuadriliun).

Sebanyak 29 persen pemilih rumah tangga yang berpenghasilan kurang dari 50.000 dollar AS per tahun mengatakan bahwa mereka tertinggal secara finansial.

Kekurangan mereka sangat kontras dari mereka yang berpenghasilan di atas 100.000 dollar AS. 

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Internasional
Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Global
Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Global
Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Global
Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Global
Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Global
Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Global
Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem oleh Byzantium Romawi dan Pasukan Muslim

Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem oleh Byzantium Romawi dan Pasukan Muslim

Internasional
Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Internasional
Dwayne “The Rock” Johnson Pertimbangkan Usulan Jadi Presiden AS, Ini Alasannya

Dwayne “The Rock” Johnson Pertimbangkan Usulan Jadi Presiden AS, Ini Alasannya

Global
China Kecam Rencana Jepang Buang 1,25 Juta Ton Limbah Nuklir ke Laut

China Kecam Rencana Jepang Buang 1,25 Juta Ton Limbah Nuklir ke Laut

Global
Jepang Akan Buang 1,25 Juta Ton Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

Jepang Akan Buang 1,25 Juta Ton Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

Global
Suku Vanuatu Pemuja Almarhum Pangeran Philip Adakan Upacara Berkabung

Suku Vanuatu Pemuja Almarhum Pangeran Philip Adakan Upacara Berkabung

Global
Pembuatan Patung Pangeran Philip Didukung PM Inggris, Bisa Habiskan Jutaan Poundsterling

Pembuatan Patung Pangeran Philip Didukung PM Inggris, Bisa Habiskan Jutaan Poundsterling

Global
Video Detik-detik Penembakan Daunte Wright: Polisi Salah Ambil Pistol, Korban Kabur lalu Tewas

Video Detik-detik Penembakan Daunte Wright: Polisi Salah Ambil Pistol, Korban Kabur lalu Tewas

Global
komentar
Close Ads X