Dipentaskan Online, Sendratari Ramayana Pukau Hadirin Forum Internasional

Kompas.com - 09/11/2020, 12:43 WIB
Sendratari Ramayana yang dipentaskan online oleh tim tari KJRI Chicago, berkolaborasi dengan International Ramayana Institute of North America (IRINA) pada 7 November 2020. Pementasan ini adalah bagian dari rangkaian acara IRINA 4th International Ramayana Conference (IRC), KJRI CHICAGOSendratari Ramayana yang dipentaskan online oleh tim tari KJRI Chicago, berkolaborasi dengan International Ramayana Institute of North America (IRINA) pada 7 November 2020. Pementasan ini adalah bagian dari rangkaian acara IRINA 4th International Ramayana Conference (IRC),

CHICAGO, KOMPAS.com - Sendratari Ramayana yang dibawakan oleh tim tari KJRI Chicago, mendapat apresiasi dari para hadirin IRINA 4th International Ramayana Conference (IRC).

IRC adalag sebuah forum dialog tahunan yang menghadirkan para pemangku budaya dari tiga negara, yaitu Indonesia, India dan Thailand. Pesertanya terdiri atas para pengamat, ilmuwan, artis, dan pelaku budaya terkait lainnya.

Untuk pertama kalinya kegiatan IRC kali ini dilakukan dengan metode daring (online) dikarenakan masih merebaknya pandemi Covid-19.

Baca juga: Kapan Indonesia Bisa Umrah? Ini Penjelasan Konsul Haji KJRI Jeddah

Dalam pementasan ini KJRI Chicago berkolaborasi dengan International Ramayana Institute of North America (IRINA) pada 7 November 2020.

Mereka melakukan promosi budaya melalui penampilan sendratari Ramayana yang dibawakan oleh kelompok tari KJRI beranggotakan staf dan perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Chicago.  

Mengawali acara, Presiden Komite Eksekutif IRINA Martino Tangkar yang juga tokoh diaspora Indonesia di AS mengatakan, penyelenggaraan IRC kali ini bersamaan dengan peringatan 20 tahun kerja sama promosi budaya antara masyarakat Indonesia, India dan Thailand di AS.

IRINA secara berkesinambungan mengusung cerita Ramayana sebagai tema sentral, karena pengaruhnya yang kuat dalam warisan budaya dan masyarakat di ketiga negara.

“Kebersamaan yang telah terjalin selama ini semakin memperkuat hubungan antar-masyarakat ketiga negara, tidak terbatas dalam bidang budaya, namun juga telah menyentuh aspek hubungan di bidang-bidang yang lebih luas”, tukas Martino dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Suhu California Hampir Capai 50 Derajat Celsius, KJRI LA Rilis Imbauan untuk WNI

Sementara itu Konsul Jenderal RI Chicago Meri Binsar Simorangkir dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas semangat IRINA, untuk terus mendorong terjalinnya dialog di antara komunitas pelaku budaya, pengkaji dan pemerhati cerita Ramayana, tidak saja di AS namun juga di belahan dunia lainnya.

“Cerita Ramayana tidak hanya berperan penting sebagai bagian dari warisan budaya
yang tersebar di seantero dunia, namun juga mampu mengusung nilai-nilai luhur ke dalam
kehidupan masyarakat modern,” ucap Konjen Meri.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X