Pemilu Amerika Pecah Rekor, Biden Salip Jumlah Suara Obama pada 2008

Kompas.com - 05/11/2020, 22:11 WIB
Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbicara dalam kampanye di Bandara Burke-Lakefront Cleveland, pada 2 November 2020. AP PHOTOAndrew HarnikKandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbicara dalam kampanye di Bandara Burke-Lakefront Cleveland, pada 2 November 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Calon presiden Amerika Serikat ( AS) Joe Biden memecahkan rekor perolehan suara mantan bosnya sendiri, yaitu Barack Obama, pada 2008.

Pada 12 tahun lalu, Obama mendapat 69.498.516 suara, yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah pemilu AS.

Lalu, kini pada pemilu Amerika 2020, Biden yang merupakan wakil presiden dari Obama selama dua periode sementara ini telah mendapat 70.470.207 (50,3 persen) suara dan masih akan terus bertambah.

Baca juga: Pilpres AS: Selisih Suara Tipis, Mungkinkah Hasil Ditentukan di Pengadilan?

Diberitakan CBS News pada Rabu (4/11/2020), Biden mengungguli Donald Trump yang baru mengumpulkan 67.280.936 suara (48,0 persen).

Persaingan menuju Gedung Putih di pilpres AS kian sengit, bergantung pada negara bagian mana saja yang dimenangi masing-masing kandidat.

Dengan jutaan suara yang belum dihitung, ada kemungkinan kedua capres sama-sama memecahkan rekor suara Obama yang saat itu berhadapan dengan Senator John McCain.

Baca juga: Pilpres Amerika: Trump Gugat 3 Negara Bagian, Minta Stop Penghitungan Suara

Meski begitu, memenangi suara populer (popular votes) bukan jaminan menang pilpres Amerika.

Halaman:

Sumber CBS News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X