Bunuh dan Masak Dokter yang Memaksanya Berhubungan Seks, Perawat Ini Dihukum Mati

Kompas.com - 04/11/2020, 20:35 WIB
Li Fengping ketika dihadapkan pada sidang di Pengadilan Menengah Rakyat Yulin, China. Perawat berusia 25 tahun itu dijatuhi hukuman mati setelah membunuh dan memasak seorang dokter karena memaksanya untuk berhubungan seks. Yulin Intermediate Peoples Court/Newsflash via The SunLi Fengping ketika dihadapkan pada sidang di Pengadilan Menengah Rakyat Yulin, China. Perawat berusia 25 tahun itu dijatuhi hukuman mati setelah membunuh dan memasak seorang dokter karena memaksanya untuk berhubungan seks.

YULIN, KOMPAS.com - Seorang perawat di China dihukum mati, setelah terbukti membunuh dan memasak dokter yang memeras dan memaksa dirinya untuk berhubungan seks.

Si tenaga medis di bangsal darurat, Li Fengping, diketahui berusaha membuang potongan jenazah korbannya ke toilet saat polisi menemukannya.

Baca juga: Minta Berhubungan Seks sebagai Ganti Bantuan Kemanusiaan, Staf Inggris Akan Dipecat

Li disebut berusaha membuang bukti kejahatannya di apartemennya di belakang Rumah Sakit Rakyat Yulin, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, selatan China.

Penegak hukum dilaporkan juga menemukan sebagian potongan jenazah si dokter yang sudah dimasak oleh perawat berusia 25 tahun itu.

Media setempat melaporkan, semua berawal ketika Li terlibat relasi seksual dengan wakil kepala ortopaedi, yang diidentifikasi bernama Dr Luo Yuanjian.

Dia kemudian berutang kepada Luo karena kegemarannya berjudi, dan dipaksa untuk berhubungan seks dengan korban, dilansir The Sun Selasa (3/11/2020).

Gambar yang diunggah salah satu tetangga Li memperlihatkan paramedis membawa brankar yang diduga berisi potongan mayat Dr Luo.

Li membalas dendam karena terus diperas dan dipaksa Luo untuk berhubungan seks, di mana dia kemudian membunuh dan memasak si dokter.

Harian nasional "Negeri Panda" Sohu melaporkan, Li dihukum mati setelah terbukti melakukan pembunuhan disengaja terhadap Luo.

Sementara dilaporkan Teller Report, Li juga diperintahkan untuk membayar ganti rugi kepada keluarga korban sebesar 11.349 poundsterling (Rp 214,3 juta).

Adapun pengadilan belum memutuskan kapan Li bakal menjalani hukuman mati.

Baca juga: Filipina Usulkan Batas Usia Boleh Berhubungan Seks secara Legal adalah 16 Tahun


Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X