[POPULER GLOBAL] China Bakal Untung kalau Trump Menang Pilpres AS Lagi | Masih Ada Peluang Trump Menang Pilpres AS

Kompas.com - 03/11/2020, 06:17 WIB
Foto tertanggal 29 Juni 2019 menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan KTT G-20 di Osaka, Jepang. AP PHOTO/SUSAN WALSHFoto tertanggal 29 Juni 2019 menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan KTT G-20 di Osaka, Jepang.

KOMPAS.com - Topik mengenai pemilihan umum (pemilu) Amerika Serikat ( AS) yang tinggal menghitung hari menjadi berita terpopuler dari kanal Global.

Meski sering mengolok-olok China, calon presiden (capres) petahana Donald Trump akan menguntungkan Negeri "Panda" tersebut jika kembali terpilih menjadi presiden AS.

Selain itu, ada kabar mengenai peluang Trump yang masih berkemungkinan memenangi Pemilu AS jika mengikuti sebuah skema.

Berikut berita terpopuler dari kanal Global Kompas.com edisi Senin (2/11/2020) hingga Selasa (3/11/2020).

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Detik-detik Teror Brutal di Gereja Notre-Dame Perancis | Militer Taiwan Gelar Ikatan Sipil Sesama Jenis Pertama

1. China Bakal Untung kalau Trump Menang Pilpres AS Lagi, Ini Sebabnya...

Di bawah panji "America First", Trump menggambarkan China sebagai ancaman terbesar bagi AS dan demokrasi global.

Dia melancarkan perang dagang besar-besaran yang merugikan China miliaran dollar, mengobok-obok perusahaan teknologi China, dan melimpahkan semua kesalahan tentang pandemi virus corona ke Beijing.

Namun, kemenangan kedua Trump di pilpres AS bisa jadi keuntungan China yang ingin memperkuat statusnya sebagai negara adidaya dunia.

Kenapa bisa demikian? Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: China Bakal Untung kalau Trump Menang Pilpres AS Lagi, Ini Sebabnya...

2. Masih Ada Peluang Trump Menang Pilpres AS, Begini Skemanya...

Trump tertinggal jauh dari Joe Biden dalam polling pemilih di pilpres AS 2020, tapi bukan berarti tak ada peluang menang bagi sang petahana.

Debat capres AS sudah berakhir, puluhan juta orang Amerika sudah memberikan suaranya, dan Biden digadang-gadang akan melenggang ke Gedung Putih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Kutub Utara hingga Mars, Para Wanita Ini Membuat Sejarah Selama Pandemi

Dari Kutub Utara hingga Mars, Para Wanita Ini Membuat Sejarah Selama Pandemi

Global
Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan Istrinya Positif Covid-19

Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan Istrinya Positif Covid-19

Global
Netizen Ramai Cemooh Kerajaan Inggris dengan Meme “The Firm” dan “The Institution” Usai Wawancara Harry-Meghan

Netizen Ramai Cemooh Kerajaan Inggris dengan Meme “The Firm” dan “The Institution” Usai Wawancara Harry-Meghan

Global
Sebut Makan Nasi Tak Boleh Pakai Tangan, Ahli Etiket Ini Ramai-ramai Diserang Netizen Asia

Sebut Makan Nasi Tak Boleh Pakai Tangan, Ahli Etiket Ini Ramai-ramai Diserang Netizen Asia

Global
Rusia Lancarkan Kampanye Menyesatkan Tentang Vaksin Covid-19 Selain Produksinya

Rusia Lancarkan Kampanye Menyesatkan Tentang Vaksin Covid-19 Selain Produksinya

Global
Tentara Myanmar Duduki Rumah Sakit dan Kampus, OHCHR: Sama Sekali Tak Dapat Diterima

Tentara Myanmar Duduki Rumah Sakit dan Kampus, OHCHR: Sama Sekali Tak Dapat Diterima

Global
Viral Video Pria Tendang dan Pukuli Mantan Istri di Jalan, Anak Jadi Alasan

Viral Video Pria Tendang dan Pukuli Mantan Istri di Jalan, Anak Jadi Alasan

Global
Saat Klakson Telolet Berujung Denda Rp 7 Juta dan Kurungan Penjara...

Saat Klakson Telolet Berujung Denda Rp 7 Juta dan Kurungan Penjara...

Global
Pangeran Harry dan Meghan Markle Dianggap Sudah Jatuhkan Bom ke Kerajaan Inggris

Pangeran Harry dan Meghan Markle Dianggap Sudah Jatuhkan Bom ke Kerajaan Inggris

Global
Referendum IE-CEPA Lolos di Swiss, Diharap Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi

Referendum IE-CEPA Lolos di Swiss, Diharap Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi Indonesia Pasca Pandemi

Global
Ingin Bunuh Diri Saat Hamil, Meghan: Kerajaan Khawatir Kulit Archie Gelap

Ingin Bunuh Diri Saat Hamil, Meghan: Kerajaan Khawatir Kulit Archie Gelap

Global
Mantan Istri Bos Amazon Dikabarkan Menikah dengan Guru Sains

Mantan Istri Bos Amazon Dikabarkan Menikah dengan Guru Sains

Global
Hasil Referendum Swiss Putuskan Larangan Pemakaian Burkak

Hasil Referendum Swiss Putuskan Larangan Pemakaian Burkak

Global
Bangun Situation Room Seperti Milik Gedung Putih AS, Inggris Gelontorkan Rp 184 miliar

Bangun Situation Room Seperti Milik Gedung Putih AS, Inggris Gelontorkan Rp 184 miliar

Global
Pamer Kekuatan ke Iran, Pesawat Pengebom B-52 AS Diapit Jet Tempur Israel

Pamer Kekuatan ke Iran, Pesawat Pengebom B-52 AS Diapit Jet Tempur Israel

Global
komentar
Close Ads X