Perang Nagorno-Karabakh, Azerbaijan Jatuhkan Jet Tempur Su-25 Armenia

Kompas.com - 02/11/2020, 22:09 WIB
Dalam foto yang diambil pada 16 Maret 2016 terlihat para personel militer Rusia memeriksa sebuah jet tempur Sukhoi Su-25 sebelum lepas landas dari Pangkalan AU Khmeimim di Latakia, Suriah. AFP/Russian Ministry of Defence/VADIM GRISHANKINDalam foto yang diambil pada 16 Maret 2016 terlihat para personel militer Rusia memeriksa sebuah jet tempur Sukhoi Su-25 sebelum lepas landas dari Pangkalan AU Khmeimim di Latakia, Suriah.

BAKU, KOMPAS.com - Azerbaijan mengeklaim sudah menjatuhkan jet tempur Sukhoi Su-25 milik Armenia, dalam perkembangan terbaru perang di Nagorno-Karabakh.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyatakan, jet tempur yang diluncurkan oleh musuh tengah membombardir posisi pasukan mereka di Zangilan saat dijatuhkan.

Baca juga: Azerbaijan: Rusia Tak Perlu Turun Tangan Bantu Armenia

Dikutip Daily Sabah Senin (2/11/2020), ini adalah kali keempat Baku menghancurkan pesawat tempur musuh. Dua di antaranya terjadi pekan lalu.

Selain menjatuhkan jet tempur Su-25, pasukan Azerbaijan juga mengaku berhasil membebaskan 193 desa dari kelompok separatis Armenia.

Sejak perang pecah di Nagorno-Karabakh pada 27 September, kedua kubu saling menuding melancarkan serangan yang menyasar permukiman sipil.

Berdasarkan klaim dari kantor jaksa penuntut Azerbaijan, terdapat 91 orang, termasuk 11 anak-anak dan 27 perempuan, jadi korban tewas.

Relasi dua negara bekas pecahan Uni Soviet tersebut memanas sejak 1991, ketika pemberontak etnis Armenia menguasai Nagorno-Karabakh.

Setidaknya sejak 10 Oktober sudah terjadi tiga upaya gencatan senjata. Namun ketiganya patah dengan dua kubu saling menuding bertanggung jawab,.

Negara besar seperti Rusia, Amerika Serikat (AS), dan Perancis menyerukan supaya kedua pihak menghentikan tembak menembak dan meredakan situasi.

Baca juga: Rusia Berjanji Bantu Armenia Perang Lawan Azerbaijan jika Terjadi Hal Ini


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar Sebagai Tunawisma

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar Sebagai Tunawisma

Global
Krisis Oksigen di Brasil Kini Ancam Kebutuhan Medis Bayi Prematur

Krisis Oksigen di Brasil Kini Ancam Kebutuhan Medis Bayi Prematur

Global
Minta Pertolong Lewat Pesan Tertulis, Anak Korban Kekerasan Akhirnya Diselamatkan

Minta Pertolong Lewat Pesan Tertulis, Anak Korban Kekerasan Akhirnya Diselamatkan

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Martin Vizcarra, Pejuang Anti Korupsi yang Terjegal Dua Kudeta Politik

[Biografi Tokoh Dunia] Martin Vizcarra, Pejuang Anti Korupsi yang Terjegal Dua Kudeta Politik

Global
Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Bus Gandeng Tabrak Pembatas Jalan, Menggelantung di Jembatan Layang

Global
Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Pemilu Uganda, Diktator Yoweri Museveni Menang untuk Keenam Kalinya

Global
Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Viral Video Anjing Menangis Saat Mencari Sahabatnya yang Hilang Dicuri Orang

Global
Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Akhir Era Kanselir Jerman Angela Merkel Dimulai Saat CDU Memilih Pemimpin Partai Baru

Global
[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

[Cerita Dunia] Sebelum Rentetan Kecelakaan Pesawat Terjadi, Ini Dia yang Pertama

Global
Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Jajak Pendapat AS: Mayoritas Warga AS Tidak Ingin Trump Menjabat Lagi

Global
Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Global
Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Luo Lili, Sosialita yang Bunuh Diri Sambil Peluk Bayinya karena Depresi Hamil Tak Dinikahi

Global
5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

5 Racun Paling Mematikan di Dunia, Kena Sedikit Saja Langsung Tewas Seketika

Global
Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Makin Kewalahan, Hampir 40 Persen Pasien Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit Brasil Meninggal Dunia

Global
Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Pfizer Mengurangi Pengiriman Vaksin ke Eropa untuk Sementara Waktu

Global
komentar
Close Ads X