PM Selandia Baru Ungkap Kabinetnya: Wakilnya Gay, Menlu dengan Tato Maori

Kompas.com - 02/11/2020, 15:08 WIB
Foto yang diambil pada 28 Februari 2020 menunjukkan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern bersama Menteri Pembangunan Maori dan Pemerintahan Lokal saat itu, Nanaia Mahuta, saat penandatanganann Kesepakatan Kolaborasi Masyarakat Adat di Admiralty House di Sydney, Australia. Mahuta kemudian menjadi menteri luar negeri dia kabinet periode kedua Ardern pada 2 November 2020. AFP PHOTO/BIANCA DE MARCHIFoto yang diambil pada 28 Februari 2020 menunjukkan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern bersama Menteri Pembangunan Maori dan Pemerintahan Lokal saat itu, Nanaia Mahuta, saat penandatanganann Kesepakatan Kolaborasi Masyarakat Adat di Admiralty House di Sydney, Australia. Mahuta kemudian menjadi menteri luar negeri dia kabinet periode kedua Ardern pada 2 November 2020.

WELLINGTON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan apa yang dia sebut sebagai kabinet "luar biasa beragam".

Di antaranya adalah wakilnya yang mengaku secara terbuka sebagai gay, serta menteri luar negeri dengan tato khas suku Maori di wajah.

Pemimpin sayap kiri-tengah itu mengumumkan jajaran menterinya setelah menang secara gilang gemilang dalam pemilihan umum 17 Oktober lalu.

Baca juga: Selandia Baru Selangkah Lagi Legalkan Euthanasia, Bagaimana dengan Ganja?

Jacinda Ardern mengatakan, saat ini fokusnya di periode kedua adalah melewati wabah virus corona sekaligus memulihkan ekonomi Selandia Baru.

Ardern melantik Grant Roberton sebagai wakil perdana menteri, menjadikannya politisi pertama yang menyatakan dirinya gay yang memegang jabatan itu.

Level partisipasi perempuan dan suku Maori juga terlihat dari keputusan Ardern menunjuk Nanaia Mahuta sebagai menteri luar negeri.

Dilansir AFP via Channel News Asia Senin (2/11/2020), Mahuta merupakan menlu yang mempunyai moko kauae, atau tato tradisional Maori di dagu.

PM Selandia Baru sejak 2017 itu menegaskan, dia memilih para menterinya berdasarkan prestasi dan menunjukkannya dengan kebanggaan.

"Ini adalah kabinet dengan prestasi dan talenta yang luar biasa, yang ternyata juga luar biasa beragam," ujar Ardern kepada awak media.

Baca juga: Menang Mayoritas di Pemilu Selandia Baru, Justru Jadi Tantangan Tebesar Jacinda Ardern

Dia menekankan, keputusannya memilih kabinet beragam itu merefleksikan masyarakat "Negeri Kiwi" yang sudah memilih mereka, sehingga harus dibanggakan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PBB Takut Konflik di Myanmar Akan Seperti Perang Saudara di Suriah

PBB Takut Konflik di Myanmar Akan Seperti Perang Saudara di Suriah

Global
Menteri Kesehatan Austria Mundur karena Lelah Tangani Wabah Covid-19

Menteri Kesehatan Austria Mundur karena Lelah Tangani Wabah Covid-19

Global
Netizen Indonesia Disebut Tak Sopan se-Asia Tenggara, Ini 5 'Serangan' Mereka

Netizen Indonesia Disebut Tak Sopan se-Asia Tenggara, Ini 5 "Serangan" Mereka

Global
Jatuh Cinta, Seorang Pastor di Italia Mengundurkan Diri

Jatuh Cinta, Seorang Pastor di Italia Mengundurkan Diri

Global
Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Global
Pengantin Gay Thailand Tuntut Netizen Indonesia di Jalur Hukum Usai Diancam Mati

Pengantin Gay Thailand Tuntut Netizen Indonesia di Jalur Hukum Usai Diancam Mati

Global
Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Internasional
Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Global
Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Global
Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Global
Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Global
Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Global
Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Global
Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Internasional
Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Internasional
komentar
Close Ads X