Paus Fransiskus Kritik Keras Orang yang Mengeluhkan Pembatasan Covid-19

Kompas.com - 01/11/2020, 16:44 WIB
Paus Fransiskus berbicara dalam upacara antaragama untuk perdamaian di alun-alun di luar Balai Kota Roma, Selasa, 20 Oktober 2020. AP/Gregorio BorgiaPaus Fransiskus berbicara dalam upacara antaragama untuk perdamaian di alun-alun di luar Balai Kota Roma, Selasa, 20 Oktober 2020.

VATICAN CITY, KOMPAS.com – Paus Fransiskus mengkritik orang-orang yang mengeluh mengenai pembatasan sosial yang diterapkan di saat pandemi virus corona.

Hal itu terungkap melalui sebuah wawancara yang diterbitkan oleh surat kabar yang berbasis di Serbia, Politika, pada Minggu (1/11/2020).

Dilansir dari BNN Bloomberg, pemimpin Gereja Katolik Sedunia tersebut mengkritik keras orang-orang yang mengeluh mengenai pembatasan sosial.

“Mereka yang hanya memikirkan diri mereka sendiri, yang memprotes atau mengeluh tentang tindakan pembatasan tertentu, tidak dapat menerima bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan dan sumber daya untuk menghadapi pandemi,” kata Paus Fransiskus.

Baca juga: Paus Fransiskus Sebut Covid-19 sebagai Perempuan yang Harus Dipatuhi

Dia menambahkan krisis yang ditimbulkan pandemi memang dapat menimbulkan ketidakadilan.

Tapi, dari ketidakadilan tersebut, akan tetap ada orang-orang baik yang juga bermunculan dan membantu sesamanya.

Dia lantas memuji orang-orang yang baik tersebut karena berhasil mencari solusi konkret di tengah pandemi dan menyebutnya sebagai pahlawan kota.

“Kita tidak keluar dari krisis yang sama, kita bisa menjadi lebih baik atau lebih buruk, tetapi tidak pernah sama,” kata Paus.

Baca juga: Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Lantik Kardinal AS dari Kulit Hitam

Di sisi lain, Paus juga mengkritik negara-negara di dunia yang berusaha menyelamatkan perekonomiannya namun lupa “menyelamatkan” rakyatnya dari pandemi.

Selain mengkritik, Paus Fransiskus juga menyerukan kesabaran dan solidaritas untuk melawan pandmi virus corona.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Serukan Ancaman dari Dalam Negeri, Sebut Kemunculan Gerakan Esktremis Domestik

Joe Biden Serukan Ancaman dari Dalam Negeri, Sebut Kemunculan Gerakan Esktremis Domestik

Global
Lebih dari 150 Garda Nasional yang Berjaga di Pelantikan Joe Biden Positif Covid-19

Lebih dari 150 Garda Nasional yang Berjaga di Pelantikan Joe Biden Positif Covid-19

Global
Sah, Lloyd Austin Pria Kulit Hitam Pertama yang Jadi Menhan AS

Sah, Lloyd Austin Pria Kulit Hitam Pertama yang Jadi Menhan AS

Global
Gadis 10 Tahun Cekik Diri Sendiri Demi Konten TikTok, Akhirnya tewas

Gadis 10 Tahun Cekik Diri Sendiri Demi Konten TikTok, Akhirnya tewas

Global
[POPULER GLOBAL] Biden Bersih-bersih VOA | Pria Bekukan Jenazah Istri

[POPULER GLOBAL] Biden Bersih-bersih VOA | Pria Bekukan Jenazah Istri

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Srdja Popovic dan Ajaran “Demo” Tanpa Kekerasan

[Biografi Tokoh Dunia] Srdja Popovic dan Ajaran “Demo” Tanpa Kekerasan

Global
Varian Baru Virus Corona Asal Brasil Terdeteksi di Jerman

Varian Baru Virus Corona Asal Brasil Terdeteksi di Jerman

Global
Pertama di Dunia, Jerman Akan Larang 'Pencabikan Anak Ayam' Mulai 2022

Pertama di Dunia, Jerman Akan Larang "Pencabikan Anak Ayam" Mulai 2022

Global
Bangkai Salah Satu Paus Terbesar Ditemukan Terdampar di Italia

Bangkai Salah Satu Paus Terbesar Ditemukan Terdampar di Italia

Global
Rumah Dinas Wapres AS Direnovasi, Kamala Harris 'Mengungsi' Sementara

Rumah Dinas Wapres AS Direnovasi, Kamala Harris "Mengungsi" Sementara

Global
Demo Belarus, Seorang Pria Bakar Diri di Depan Gedung Pemerintahan

Demo Belarus, Seorang Pria Bakar Diri di Depan Gedung Pemerintahan

Global
China Akan Sumbangkan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Pakistan

China Akan Sumbangkan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Pakistan

Global
[Cerita Dunia] Chamoy Thipyaso Dipenjara 141.078 Tahun, Korbannya 16.000 Orang

[Cerita Dunia] Chamoy Thipyaso Dipenjara 141.078 Tahun, Korbannya 16.000 Orang

Global
Bakal Kena Royalti, Google Ancam Tarik Layanan Google Search dari Australia

Bakal Kena Royalti, Google Ancam Tarik Layanan Google Search dari Australia

Global
Video Viral Mantan Presiden AS Bill Clinton 'Tidur' Saat Pidato Biden

Video Viral Mantan Presiden AS Bill Clinton "Tidur" Saat Pidato Biden

Global
komentar
Close Ads X