[Biografi Tokoh Dunia] Marco van Basten, Durasi Singkat Si Mesin Gol Dahsyat

Kompas.com - 31/10/2020, 14:23 WIB
Penyerang AC Milan, Marco van Basten, membawa bola pada ajang final Toyota Cup kontra Olimpia, 9 Desember 2020 di Tokyo, Jepang. AFP/TOSHIFUMI KITAMURAPenyerang AC Milan, Marco van Basten, membawa bola pada ajang final Toyota Cup kontra Olimpia, 9 Desember 2020 di Tokyo, Jepang.

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Hanya sekitar satu dekade Marco van Basten merumput di lapangan hijau. Penyerang legendaris Belanda tersebut harus pensiun dini karena cedera, menyudahi karier singkatnya sebagai mesin gol dahsyat.

Lahir pada 31 Oktober 1964, eks juru gedor kenamaan De Oranje ini adalah salah satu pemain yang paling dihormati, tak hanya semasa bermain tapi juga pasca-pensiun, dan tak cuma di Belanda tapi juga dunia.

Menurut catatan Transfermarkt, van Basten mencatatkan total 372 penampilan di level klub dengan torehan 277 gol dan 82 asis. Rata-rata ia mencetak gol per 113 menit bermain.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un yang Jabatannya Terus Menanjak

Sementara itu di level tim nasional, striker jangkung setinggi 186 cm ini memiliki 58 caps di timnas senior Belanda dan 24 kali menceploskan bola ke jala lawan.

Deretan trofi yang ia menangi juga sangat beragam.

Di level klub van Basten 2 kali mengangkat piala Liga Champions, 2 kali memenangi Piala Super Eropa, 2 kali mencium trofi Piala Intercontinental, 3 kali menggamit trofi Serie A, 2 kali menjuarai Piala Super Italia, 3 kali menjadi juara Eredivisie, 3 kali jadi kampiun Piala Belanda, dan sekali merasakan nikmatnya gelar Piala Super Belanda.

Semua gelar yang diraihnya di Italia dilakukan bersama AC Milan, sedangkan kejayaan di tanah kelahiran direngkuhnya bersama Ajax Amsterdam, klub yang dibelanya sejak tim junior.

Kemudian untuk gelar individu, pencapaian tertingginya adalah tiga kali terpilih jadi pemenang Ballon d'Or, serta sekali menjadi pemenang FIFA Best Men's Player pada 1992.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Pablo Picasso Anak Seniman yang Diyakini Ibunya menjadi Orang Hebat

Deretan gelar top skor juga menghiasi lemari trofi van Basten. Top skor Eredivisie (4 kali), Serie A (2 kali), Euro 1988 (1 kali), dan Piala Champions (1 kali) semua pernah ia rasakan.

Tak lupa, jasa-jasanya di lapangan hijau juga diganjar penghargaan pemain terbaik Belanda pada 1985.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orang Rusia di Murmansk Arktik Sambut Matahari Terbit Pertama Tahun 2021

Orang Rusia di Murmansk Arktik Sambut Matahari Terbit Pertama Tahun 2021

Global
Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Bunuh Hakim Saat Sidang Perceraian, Seorang Pria Dihukum Mati

Global
Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Jelang Pelantikan Joe Biden Seluruh Penjara Federal AS Lockdown

Global
Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Niat Hati Beli Burger, Ujungnya Dicegat Polisi dan Didenda Hampir Rp 4 Juta

Global
Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Mengaku Curi Laptop Ketua DPR AS dan Hendak Dijual ke Rusia, Wanita Ini Diburu FBI

Global
Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Eks Tentara Cari Kucingnya yang Hilang Sambil Todongkan Senapan, 1 Wanita Disekap

Global
Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Tawa dan Lega, Suasana Transisi Kekuasaan di Gedung Putih Jelang Pelantikan Biden

Global
Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Global
Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Suntikkan Jamur Ajaib ke Pembuluh Darah, Seorang Pria Hampir Mati

Global
WHO: Dunia di Ambang 'Bencana Moral' dalam Distribusi Vaksin Covid-19

WHO: Dunia di Ambang "Bencana Moral" dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Global
Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Tingkatkan Kemampuan, Sniper Rusia Latihan di Suhu Minus 35 Derajat Celsius

Global
Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Diduga Diperkosa Kakeknya, Bocah 11 Tahun Meninggal karena Komplikasi Kehamilan

Global
 Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Nenek 70 Tahun Tertangkap Kamera Racuni Suami dengan Zat Pembunuh Serangga

Global
Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Tempuh 2.000 Km demi Gadis yang Ditemui secara Online, Pria Ini Diciduk Polisi

Global
Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Bayi Trump yang Jadi Simbol Protes Dimuseumkan di London

Global
komentar
Close Ads X