Pria Ini Siksa Teman hingga Tewas karena Menolak Diajak Minum-minum

Kompas.com - 31/10/2020, 13:38 WIB
ilustrasi penjara(Shutterstock) KOMPAS.COM/HANDOUTilustrasi penjara(Shutterstock)

HANOI, KOMPAS.com - Seorang pria di Vietnam diganjar penjara hingga 20 tahun setelah menyiksa teman hingga tewas karena menolak ajakannya minum-minum.

Putusan itu diambil setelah pengadilan banding mengadili Luu Minh Hai, yang berlangsung di gedung pengadilan tinggi rakyat Provinsi Binh Duong Kamis (29/10/2020).

Berdasarkan keterangan pengadilan, pria 25 tahun itu awalnya pergi ke bar karaoke di Distrik Lai Thieu, Thuan An City, pada 29 Mei 2019 pukul 20.00 waktu setempat.

Baca juga: Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Luu meninggalkan tempat itu pukul 22.00, di mana dia bertemu si teman, berinisial T, dan seorang lagi berinisial K di tempat parkir.

Pelaku lalu meminta T untuk kembali ke bar dan mengajaknya minum-minum. Tetapi, tawarannya untuk minum bir ditolak oleh T.

Marah karena temannya itu menolaknya, Luu segera terlibat konfrontasi. Mereka segera dilerai oleh K dan pemilik karaoke.

Dilansir media Vietnam Tuoi Tre Jumat (30/10/2020), Luu menuju ke sepeda motornya dan menunggu T, yang hanya berjarak 50 meter.

Segera setelah T menuju ke arahnya, Luu menyerang dan memukulnya tiga kali di wajah dan kepala. T sempat mencoba untuk melarikan diri.

Namun Luu segera mengejarnya, dan menyiksa temannya itu di bagian pinggang, leher, punggung, dan dada sebagaimana putusan sidang.

Ketika korbannya sudah tersungkur, Luu dilaporkan terus menendang kepalanya dan baru kabur ketika K datang membantunya.

Korban segera dilarikan ke rumah sakit, dan menjalani perawatan atas tengkorak retak, rusuk patah, paru-paru dan otak mengalami kerusakan.

Namun, dia dinyatakan tewas karena luka-lukanya sangat serius pada 31 Mei 2019. Luu sendiri ditangkap sehari setelah penyiksaan.

Pengadilan Rakyat Binh Duong awalnya sudah menjatuhkan hukuman penjara selama 20 tahun kepada Luu pada 25 Mei sebelum dia mengajukan banding.

Namun di tengah jalan, niatnya mengajukan banding dicabut, sehingga pengadilan tetap memutuskan menjatuhinya 20 tahun penjara.

Baca juga: Ibu Pencandu Sabu Siksa Anak Kandung, Terungkap Setelah Korban Ditinggal di Warung


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X