Tak Mau Gencatan Senjata, Ini yang Dijanjikan Azerbaijan-Armenia

Kompas.com - 31/10/2020, 11:31 WIB
Tentara Armenia memegang senapan mesin Kalashnikov dan mengarahkannya ke pos-pos Azerbaijan, dari parit di garis depan pada Rabu (21/10/2020). AP PHOTOTentara Armenia memegang senapan mesin Kalashnikov dan mengarahkannya ke pos-pos Azerbaijan, dari parit di garis depan pada Rabu (21/10/2020).

JENEWA, KOMPAS.com - Armenia dan Azerbaijan menolak gencatan senjata di wilayah konflik Nagorno-Karabakh, dalam perundingan di Jenewa, Swiss, pada Jumat (30/10/2020).

Sebagai gantinya mereka menyepakati langkah-langkah untuk meredakan ketegangan, termasuk berjanji untuk tidak menargetkan warga sipil, menurut keterangan mediator yang dikutip kantor berita AFP.

Menteri Luar Negeri Armenia Zohrab Mnatsakanyan dan Menlu Azerbaijan Jeyhun Bayramov bertemu di Swiss, untuk merundingkan penurunan intensitas serangan yang sudah menewaskan ribuan orang selama lebih dari sebulan bentrokan.

Baca juga: Azerbaijan Klaim Bebaskan 9 Desa di Nagorno-Karabakh dari Pendudukan Armenia

Para mediator dari Perancis, Rusia, dan Amerika Serikat (AS) yang dikenal sebagai Grup Minsk mengatakan, mereka sudah mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk sepenuhnya menegakkan gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya.

Dalam pernyataan Grup Minsk, kedua pihak dikatakan telah "terlibat dalam pertukaran pandangan terbuka dan substantif yang bertujuan mengklarifikasi posisi negosiasi mereka" di poin-poin penting dalam kesepakatan gencatan senjata di Moskwa pada 10 Oktober, dan kemudian ditegaskan kembali di Paris dan Washington.

Kedua pihak juga berkomitmen untuk "tidak dengan sengaja menargetkan populasi sipil atau obyek non-militer sesuai dengan hukum humaniter internasional."

Baca juga: Rebut Wilayah Pendudukan Armenia, Azerbaijan Bentuk Administrasi Khusus

Selain itu Armenia dan Azerbaijan mengatakan, dalam seminggu mereka akan mengirimkan daftar tahanan perang yang sedang ditahan, ke Palang Merah "dalam rangka memberikan akses dan pertukaran akhir".

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Global
[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

Global
Perayaan Ulang Tahun ke-99 Tahun jadi Sumber Penyebaran Infeksi Covid-19

Perayaan Ulang Tahun ke-99 Tahun jadi Sumber Penyebaran Infeksi Covid-19

Global
Khamenei Iran Desak 'Menghukum' Mereka Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Ternama

Khamenei Iran Desak "Menghukum" Mereka Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Ternama

Global
4 Warga Sipil Azerbaijan Terbunuh Terkena Ranjau Darat Armenia

4 Warga Sipil Azerbaijan Terbunuh Terkena Ranjau Darat Armenia

Global
Buntut Penyelidikan Pembunuhan di Afghanistan, 13 Tentara Australia Dipecat

Buntut Penyelidikan Pembunuhan di Afghanistan, 13 Tentara Australia Dipecat

Global
Ibu Ini Tewas Setelah Selamatkan 5 Anaknya dari Kebakaran

Ibu Ini Tewas Setelah Selamatkan 5 Anaknya dari Kebakaran

Global
AS Langgar Batas Laut, Rusia Ajukan Protes Keras

AS Langgar Batas Laut, Rusia Ajukan Protes Keras

Global
Kisah Getir Pekerja Anak di Pertanian Kakao, Ada yang Berusia 5 Tahun

Kisah Getir Pekerja Anak di Pertanian Kakao, Ada yang Berusia 5 Tahun

Global
Begini Cara Hargobind Punjabi, Ratu Penipu Hollywood asal Indonesia, Kelabui Korbannya

Begini Cara Hargobind Punjabi, Ratu Penipu Hollywood asal Indonesia, Kelabui Korbannya

Global
Tak Tinggalkan Wasiat, Pembagian Warisan Maradona Bisa Picu Sengketa

Tak Tinggalkan Wasiat, Pembagian Warisan Maradona Bisa Picu Sengketa

Global
Anak 9 Tahun Alami Kerusakan Otak Akibat Ibu dan Pacarnya Kerap Sadis Main Pukul

Anak 9 Tahun Alami Kerusakan Otak Akibat Ibu dan Pacarnya Kerap Sadis Main Pukul

Global
Selfie dengan Jenazah Diego Maradona, 3 Petugas Pemakaman Ini Dipecat

Selfie dengan Jenazah Diego Maradona, 3 Petugas Pemakaman Ini Dipecat

Global
Paus Fransiskus Samakan Aborsi dengan Sewa Pembunuh Bayaran

Paus Fransiskus Samakan Aborsi dengan Sewa Pembunuh Bayaran

Global
Pakar Ini Ungkap Virus Corona Bukan dari Wuhan, Lantas dari Mana?

Pakar Ini Ungkap Virus Corona Bukan dari Wuhan, Lantas dari Mana?

Global
komentar
Close Ads X