Tak Berdiri Saat Lagu Nasional Dikumandangkan, Siswa Ditempeleng Penjual Makanan

Kompas.com - 30/10/2020, 13:41 WIB
Screengrab insiden pertengkaran ketika seorang wanita menyuruh seorang siswa untuk berdiri ketika lagu kebangsaan dinyanyikan di Thailand. CoconutsScreengrab insiden pertengkaran ketika seorang wanita menyuruh seorang siswa untuk berdiri ketika lagu kebangsaan dinyanyikan di Thailand.

KOMPAS.com – Seorang siswa berusia 15 tahun di provinsi Ayutthaya, Thailand, mengajukan aduan kepada polisi karena ditempeleng seorang wanita.

Dia ditempeleng seorang wanita karena tidak berdiri ketika lagu kebangsaan dikumandangkan pada Selasa (27/10/2020) pukul 18.00 waktu setempat.

Didorong rasa berani karena aksi protes yang terus berlangsung menuntut reformasi monarki, siswa tersebut lalu mengadukan kejadian itu kepada polisi.

Dilansir dari Coconuts, Rabu (28/10/2020) wanita yang menempeleng siswa tersebut bekerja sebagai penjual makanan.

Baca juga: PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

Insiden tersebut juga direkam oleh seseorang dan telah tersebar di media sosial di Thailand.

"Berdiri. Kemari! Sayang sekali. Kamu ini siswa, pakai seragam siswa!” kata wanita berbaju merah dalam video tersebut.

Siswa tersebut mengatakan bahwa dia mengalami nyeri haid sehingga tidak tahan jika harus berdiri ketika lagu kebangsaan dikumandangkan.

Dia menambahkan wanita itu tidak mempercayainya sehingga yang menyebabkan pertengkaran.

Baca juga: Protes kepada PM Thailand, Politisi Ini Sayat Pergelangan Tangan Saat Sidang Parlemen

Kapten Wuttipat Chuaikid dari Kantor Polisi Phra Nakhon Si Ayutthaya mengatakan polisi telah mengidentifikasi wanita tersebut dan memanggilnya untuk diinterogasi.

Terbaru, wanita itu meminta maaf secara terbuka karena menyerang siswa tersebut.

Dia didakwa pada Rabu dengan penyerangan dan akan dipanggil dalam sidang pengadilan.

Baca juga: Demonstran Thailand Minta Jerman Selidiki Raja Maha Vajiralongkorn

Di Thailand, lagu kebangsaan memang selalu dinyanyikan pada pukul 08.00 dan pukul 18.00 waktu setempat setiap hari di area publik.

Selain itu, lagu kebangsaan juga dikumandangkan di bioskop sebelum film dimulai. Ketika lagu kebangsaan dikumandangkan, rakyat Thailand diwajibkan untuk berdiri.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemimpin Oposisi Belarus Tikhanovskaya Umumkan Siap Memimpin di Masa Transisi

Pemimpin Oposisi Belarus Tikhanovskaya Umumkan Siap Memimpin di Masa Transisi

Global
Azerbaijan Umumkan 2.783 Tentaranya Tewas dalam Perang di Nagorno-Karabakh Lawan Armenia

Azerbaijan Umumkan 2.783 Tentaranya Tewas dalam Perang di Nagorno-Karabakh Lawan Armenia

Internasional
Perang Yaman: 11 Anak Terbunuh dalam 3 Hari, termasuk Bayi Umur 1 Bulan

Perang Yaman: 11 Anak Terbunuh dalam 3 Hari, termasuk Bayi Umur 1 Bulan

Global
AS Bikin Aturan Baru soal Visa, Bisa Cekal 270 Juta Warga China

AS Bikin Aturan Baru soal Visa, Bisa Cekal 270 Juta Warga China

Internasional
[POPULER GLOBAL] Selir Raja Thailand Terancam Digulingkan Lagi | Jenazah Pria Ditolak di Pemakamannya

[POPULER GLOBAL] Selir Raja Thailand Terancam Digulingkan Lagi | Jenazah Pria Ditolak di Pemakamannya

Global
Tak Boleh Ada Penjualan Mobil Baru Berbahan Bakar Bensin di Jepang Mulai 2035

Tak Boleh Ada Penjualan Mobil Baru Berbahan Bakar Bensin di Jepang Mulai 2035

Internasional
Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Global
Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Global
PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

Global
UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

Global
Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Global
Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Global
Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Global
Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Global
komentar
Close Ads X