Perang Yaman Memanas, Ibu Kota Arab Saudi Bisa Jadi Target Rudal

Kompas.com - 29/10/2020, 15:57 WIB
Pasukan Houthi menumpang di bak truk polisi, setelah menghadiri pertemuan Houthi di Sanaa, Yaman, 19 Februari 2020. Khaled Abdullah/REUTERSPasukan Houthi menumpang di bak truk polisi, setelah menghadiri pertemuan Houthi di Sanaa, Yaman, 19 Februari 2020.

RIYADH, KOMPAS.com - Pejabat Amerika Serikat ( AS) pada Rabu (28/10/2020) memperingatkan kemungkinan serangan d Riyadh, saat koalisi milter yang dipimpin Arab Saudi melaporkan intersepsi drones dan rudal yang ditembakkan pemberontak Yaman ke negara kerajaan tersebut.

Pemberontak Houthi yang terkait dengan Iran telah meningkatkan serangan terhadap negara tetangga Arab Saudi tersebut, terutama menargetkan provinsi-provinsi di selatan sepanjang perbatasan kedua negara.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh memperingatkan warga AS di ibu kota Arab Saudi untuk tetap "waspada" dan "mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan".

Baca juga: Trump atau Biden, Siapa yang Lebih Disukai Warga Arab di Timur Tengah?

"Kedutaan sedang melacak laporan kemungkinan drones yang mungkin menuju Riyadh hari ini," kata Kedubes AS dalam pernyataan di situsnya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pemberontak Houthi sebelumnya sempat menjadikan Riyadh sebagai sasaran tembak dengan rudal dan drones, tapi pasukan koalisi mengklaim dapat menggagalkan sebagian besar serangan itu.

Riyadh terletak lebih dari 700 kilometer di utara perbatasan dengan Yaman.

Baca juga: Dianggap Menghina Islam, Presiden Perancis Dikecam Umat Kristen di Arab

Beberapa jam setelah pernyataan Kedubes AS, koalisi mengatakan enam drones bermuatan bom yang diterbangkan pemberontak menuju Arab Saudi telah dicegat, menurut laporan Saudi Press Agency.

Akan tetapi tidak disebutkan apa atau di mana target drones tersebut.

Pemberontak meluncurkan drones "secara sengaja dan sistematis untuk menargetkan warga sipil" di kerajaan, kata juru bicara koalisi Turki Al Maliki dikutip dari AFP.

Koalisi juga kemudian mencegat rudal balistik pemberontak yang menargetkan kota Jizan, kota Najran, dan kota Khamis Mushait, lapor stasiun tv pemerintah.

Baca juga: Koma 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Ini Berhasil Gerakkan Jari Tangan

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Pasien Pulih Covid-19 Berpotensi Terinfeksi Ulang?

Apakah Pasien Pulih Covid-19 Berpotensi Terinfeksi Ulang?

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Park Geun-hye, Kisah Tragis Putri Diktator Negeri Ginseng

[Biografi Tokoh Dunia] Park Geun-hye, Kisah Tragis Putri Diktator Negeri Ginseng

Global
China Mulai Geser AS sebagai Pemasok Energi Nuklir Terbesar di Dunia

China Mulai Geser AS sebagai Pemasok Energi Nuklir Terbesar di Dunia

Global
Profesor MIT Ditangkap karena Tidak Laporkan Relasi dengan China

Profesor MIT Ditangkap karena Tidak Laporkan Relasi dengan China

Global
Teriak-teriak Saat Berhubungan Seks, Wanita Dikomplain Tetangga: Mirip Babi

Teriak-teriak Saat Berhubungan Seks, Wanita Dikomplain Tetangga: Mirip Babi

Global
Rakyat Palestina Demo Tolak Permukiman Israel, 15 Orang Luka-luka

Rakyat Palestina Demo Tolak Permukiman Israel, 15 Orang Luka-luka

Global
'Krakatau' Masih Belum Mau Kawin dengan 'Madonna' Pacar Barunya

"Krakatau" Masih Belum Mau Kawin dengan "Madonna" Pacar Barunya

Global
Gadis Sosialita Bunuh Diri Telanjang Sambil Dekap Bayinya, Depresi Dihamili tapi Tidak Dinikahi

Gadis Sosialita Bunuh Diri Telanjang Sambil Dekap Bayinya, Depresi Dihamili tapi Tidak Dinikahi

Global
Gelang Kaki Merpati yang Terbang Lintas Samudra Pasifik Palsu, Suntik Mati Ditangguhkan

Gelang Kaki Merpati yang Terbang Lintas Samudra Pasifik Palsu, Suntik Mati Ditangguhkan

Global
AS Pangkas Kehadiran Tentara di Afghanistan dan Irak, Tersisa 2.500 Personel

AS Pangkas Kehadiran Tentara di Afghanistan dan Irak, Tersisa 2.500 Personel

Global
Erdogan Tak Terima Dikeluarkan AS dari Program Jet F-35 Setelah Beli Rudal Rusia

Erdogan Tak Terima Dikeluarkan AS dari Program Jet F-35 Setelah Beli Rudal Rusia

Global
FBI Berhasil Identifikasi 200 Lebih Orang yang Berencana Mengacaukan Pelantikan Biden

FBI Berhasil Identifikasi 200 Lebih Orang yang Berencana Mengacaukan Pelantikan Biden

Global
Kabinet PM Belanda Mark Rutte Mundur akibat Salah Urus Subsidi Anak

Kabinet PM Belanda Mark Rutte Mundur akibat Salah Urus Subsidi Anak

Global
Tradisi Lempar Bubuk Rempah Bagi yang Berusia 25 Tahun dan Lajang di Denmark, Seperti Apa?

Tradisi Lempar Bubuk Rempah Bagi yang Berusia 25 Tahun dan Lajang di Denmark, Seperti Apa?

Global
Yunani-Arab Saudi Gelar Latihan Militer Gabungan, Turki Khawatir

Yunani-Arab Saudi Gelar Latihan Militer Gabungan, Turki Khawatir

Global
komentar
Close Ads X