Pemerintah AS: Kami Tidak Akan Kendalikan Pandemi Covid-19

Kompas.com - 26/10/2020, 21:54 WIB
Foto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendengarkan panggilan telepon dari Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley, pada Minggu (4/10/2020) di ruang konferensi RS Militer Walter Reed, Bethesda, Maryland. THE WHITE HOUSE/TIA DUFOUR via APFoto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendengarkan panggilan telepon dari Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley, pada Minggu (4/10/2020) di ruang konferensi RS Militer Walter Reed, Bethesda, Maryland.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan kepada CNN pada Minggu (25/10/2020) bahwa Pemerintah AS tidak akan mengendalikan pandemi Covid-19 yang semakin memburuk dengan cepat.

"Kami tidak akan mengendalikan pandemi ( virus corona)," kata Meadows di "State of the Union" pada Minggu, dengan alasan bahwa "faktor mitigasi yang tepat", seperti terapi dan vaksin yang harus menjadi prioritas, sebagaimana yang dilansir dari CNN pada Senin (26/10/2020).

Komentar Meadows itu langsung membuat khawatir para ahli medis yang berpendapat bahwa membiarkan penyebaran virus corona tidak terkendali sama dengan membiarkan virus menelan ribuan nyawa.

Setiap hari AS mencapai rekor kasus virus corona tertinggi, tetapi Presiden Donald Trump terang-terangan mengabaikan langkah-langkah preventif penyebaran virus corona, seperti menggunakan masker dan social distancing, yang dapat memperlambat penyebaran penyakit.

Baca juga: Presiden Rusia Tolak Tuduhan Trump terhadap Keluarga Joe Biden

Seperti tidak peduli, Trump justru mengeluhkan bahwa semua media hanya membicarakan "Covid, Covid, Covid."

Wakil Presiden Mike Pence juga menolak untuk menerima panduan resmi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) agar melakukan karantina.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kepala staf dan asisten pribadi Pence adalah 2 di antara 5 orang terdekat Pence yang dites positif terinfeksi Covid-19 di Gedung Putih.

Trump juga telah merencanakan aksi kampanye yang berlangsung dengan padat massa tanpa menerapkan social distancing, selama sepekan menjelang beberapa hari pemilihan presiden dilaksanakan.

Baca juga: Efek Kebijakan Imigrasi Trump, Ratusan Anak Migran Terpisah dari Orangtua

Kebijakan Trump dan tim koalisinya tersebut memiliki indikasi bahwa tugas sebagai pejabat negara untuk menjaga rakyatnya telah dikesampingkan dengan lebih memprioritaskan kepentingan politiknya.

Namun, upaya politiknya itu menghasilkan tingkat kepercayaan yang semakin anjlok dari masyarakat.

Halaman:

Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X