4 Bulan Tutup, Salon-salon di Melbourne Buka Lagi dan Langsung Membeludak

Kompas.com - 26/10/2020, 19:35 WIB
Salah satu salon di wilayah Coburg ramai pengunjung pada Sabtu (24/10/2020). Salon kembali dibuka setelah harus tutup selama 4 bulan. ABC INDONESIA/HELLENA SOUISASalah satu salon di wilayah Coburg ramai pengunjung pada Sabtu (24/10/2020). Salon kembali dibuka setelah harus tutup selama 4 bulan.

Tetapi Ikhsan juga mengaku sedikit terbantu dalam hal finansial, karena sebelum lockdown ia pindah dan tinggal bersama partner-nya, sehingga pengeluarannya tidak sebesar saat ia harus membayar sewa rumah sendiri.

Ikhsan menyambut keputusan Pemerintah Victoria untuk memperbolehkan salon beroperasi karena artinya ia punya penghasilan lagi.

"Mudah-mudahan jangan sampai tutup lagi deh ya, meskipun begitu masuk kerja ini langsung sibuk banget, capek banget."

"Badanku kayak kaget, karena empat bulan enggak ada kegiatan sama sekali. Stres juga waktu itu, terus pas udah mulai kerja stres juga karena overwhelmed," ujar Ikhsan.

 Baca juga: Tips Aman Perawatan Rambut Saat Pandemi Jika Takut Pergi ke Salon

Ikhsan bekerja delapan jam sehari, di luar waktu istirahat selama setengah jam. Dalam tiga hari terakhir, Ikhsan mengaku melayani rata-rata 15 orang pelanggan per hari.

Tidak seperti salon tempat Sastra memangkas rambut, salon tempat kerja Ikhsan tidak mengurangi kapasitas pengunjung.

"Sejauh ini sih benar-benar maksimal, kayaknya bos nggak mau melewatkan kesempatan juga … jadi ada lima barbers dan semua kerja dari Senin sampai Sabtu."

Meski demikian, menurut Ikhsan, salon tempat kerjanya menerapkan protokol yang kesehatan yang sangat ketat.

"Hand sanitizer disediakan. Kami harus pakai masker, dan nggak melayani cukur jenggot dulu untuk sementara, benar-benar cuma rambut. Klien juga tetap harus pakai masker, meski enggak dikaitkan ke kuping, tapi dipegang menutupi mulut dan hidung," kata Ikhsan.

Baca juga: Positif Covid-19, Gadis Ini Masih Sempat Betulkan Kuku di Salon

Belajar dari pandemi Covid-19 dan lockdown yang dialami oleh industri salon di Melbourne, baik Ikhsan maupun Thomas sepakat, persiapan finansial sangat penting.

"Kebetulan saya punya tabungan yang cukup, walaupun saya benar-benar berharap enggak mengalami ini lagi," kata Ikhsan.

Sementara Thomas yang mengaku siap secara mental dan finansial saat pertama kali pandemi melanda Melbourne mulai memikirkan strategi bisnis untuk masa yang akan datang.

"Belajar dari lockdown ini, mungkin saya harus mulai berpikir untuk membuka salon di wilayah regional Melbourne, misalnya di Geelong yang enggak terlalu jauh dari Point Cook," ucap Thomas.

"Jadi kalau nanti ada kondisi di wilayah metropolitan Melbourne yang mengharuskan salon tutup, setidaknya masih ada salon yang masih boleh buka di wilayah regional," pungkasnya.

Baca juga: Yuk, Sulap Kamar Mandi Anda Bagaikan Ruang Spa di Salon

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2,1 Juta Vaksin Covid-19 Pfizer Akan Tersedia untuk Lebanon

2,1 Juta Vaksin Covid-19 Pfizer Akan Tersedia untuk Lebanon

Global
Belum Resmi Pindah Rumah, Kedatangan Trump Sudah Ditolak Tetangga

Belum Resmi Pindah Rumah, Kedatangan Trump Sudah Ditolak Tetangga

Global
Trump “Obral” Hak Prerogatif, Rencana Beri 100 Grasi Sekaligus di Hari Terakhir Kepresidenan

Trump “Obral” Hak Prerogatif, Rencana Beri 100 Grasi Sekaligus di Hari Terakhir Kepresidenan

Global
Kelompok Bersenjata Serang Kamp Pengungsi di Sudan, 80 Orang Tewas

Kelompok Bersenjata Serang Kamp Pengungsi di Sudan, 80 Orang Tewas

Global
Khawatir Ancaman dari Dalam, Personel Garda Nasional Diperiksa FBI

Khawatir Ancaman dari Dalam, Personel Garda Nasional Diperiksa FBI

Global
Partai Republik Serukan Persatuan meski Enggan Akui Biden Menang secara Adil

Partai Republik Serukan Persatuan meski Enggan Akui Biden Menang secara Adil

Global
Para Pemohon Grasi Dikabarkan Bayar Sekutu Trump untuk Lobi Presiden AS

Para Pemohon Grasi Dikabarkan Bayar Sekutu Trump untuk Lobi Presiden AS

Global
Kronologi Tewasnya Pramugari Christine Dacera, CCTV Rekam Belasan Pria Keluar Masuk Kamarnya

Kronologi Tewasnya Pramugari Christine Dacera, CCTV Rekam Belasan Pria Keluar Masuk Kamarnya

Global
Kerusuhan Remaja di Tunisia, Tandai 10 Tahun Sejak Pengunduran Diri Ben Ali

Kerusuhan Remaja di Tunisia, Tandai 10 Tahun Sejak Pengunduran Diri Ben Ali

Global
Turki Dituduh “Korbankan” Muslim Uighur demi Vaksin Covid-19

Turki Dituduh “Korbankan” Muslim Uighur demi Vaksin Covid-19

Global
10 Pendaki Nepal Ukir Sejarah dengan Taklukkan Gunung Tertinggi Kedua di Dunia

10 Pendaki Nepal Ukir Sejarah dengan Taklukkan Gunung Tertinggi Kedua di Dunia

Global
3 Negara Kepung Rusia, Kecam Penangkapan Alexei Navalny

3 Negara Kepung Rusia, Kecam Penangkapan Alexei Navalny

Global
Terjadi Kematian Driver Ojek Online Makanan di China Selama Pandemi Covid-19, Perusahaan Disalahkan

Terjadi Kematian Driver Ojek Online Makanan di China Selama Pandemi Covid-19, Perusahaan Disalahkan

Global
Mesir Temukan Kuil Ratu Neit dan Kertas Berisi Mantra dari 'Dunia Bawah'

Mesir Temukan Kuil Ratu Neit dan Kertas Berisi Mantra dari 'Dunia Bawah'

Global
Tahanan Palestina Dapat Vaksin Covid-19 di Penjara Israel

Tahanan Palestina Dapat Vaksin Covid-19 di Penjara Israel

Global
komentar
Close Ads X