Seorang Wanita Pilih Babi sebagai Binatang Peliharaan Kesayangan

Kompas.com - 26/10/2020, 09:46 WIB
Ilustrasi babi Ilustrasi babi

LONDON, KOMPAS.com - Lain daripada yang lain, seorang wanita memelihara seekor babi di dalam rumahnya yang seberat 80 kilogram dan memperlakukannya seperti anaknya.

Wanita itu, youtuber bernama Simone Partner yang suka memeluk seekor babi di atas sofanya dan bermain bersama di taman.

Partner berasal dari Bath, yang dibesarkan di sebuah peternakan di pedesaan dan selalu menginginkan seekor babi untuk menemaninya.

Wanita berusia 28 tahun yang merupakan beauty influencer dikenal sebagai Eltoria di media sosial, menandatangani kontrak untuk rumah pertamanya pada tiga setengah tahun yang lalu.

Bersama dengan itu, Partner juga membeli Milo, si babi, dengan harga 500 euro (Rp 8,7 juta), untuk dipindahkan ke rumahnya.

Anak babi yang dulunya mungil kini telah tumbuh besar dengan berat 80 kilogram. Namun, Simone mengatakan bahwa hewan itu menjadi hewan peliharaan yang sempurna.

Baca juga: China Siapkan Apartemen Babi untuk Hindari Wabah Flu dari Afrika

Partner juga memiliki anjing jenis springer spaniel yang ia beri nama Brooke. Menurutnya, Milo dan Brooke "seperti saudara laki-laki dan perempuan".

Youtuber dan tunangannya, Joe, mengambil peran seperti benar-benar orangtua mereka.

"Orang-orang berpikir kita gila, terutama ketika mereka melihat Milo dengan senang berlari melintasi kebun rumut rumah kami," ujarnya.

Meski begitu, kebanyakan orang dikatakannya terpesona dengan Milo dan mereka selalu datang dan menemuinya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Global
Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Global
Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Global
Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Global
Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Global
Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Global
Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Global
Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Global
7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Global
Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Global
Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Global
Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Global
Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Global
Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Global
4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

Global
komentar
Close Ads X