Klaster Virus Corona Gedung Putih Bertambah, Ajudan Wapres AS Positif Covid-19

Kompas.com - 25/10/2020, 20:00 WIB
Foto arsip tertanggal 16 September 2019 menampilkan Marc Short Kepala Staf Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, berbicara dengan para wartawan di Gedung Putih, Washington DC, AS. AP PHOTO/ALEX BRANDONFoto arsip tertanggal 16 September 2019 menampilkan Marc Short Kepala Staf Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, berbicara dengan para wartawan di Gedung Putih, Washington DC, AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kepala staf Wakil Presiden Amerika Serikat ( AS) Mike Pence dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (24/10/2020), kata seorang juru bicara.

Positifnya ajudan bernama Marc Short itu menambah panjang daftar klaster virus corona Gedung Putih, termasuk Presiden AS Donald Trump yang sempat dinyatakan positif.

Marc Short kini telah memulai karantinanya dan membantu proses penelusuran kontak, ucap juru bicara Mike Pence, Devin O'Malley dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Baca juga: Mereka yang Tersakiti oleh Ucapan Trump Kirim Surat Terbuka ke Gedung Putih

"Wakil Presiden Pence dan Nyonya Pence keduanya dinyatakan negatif Covid-19 hari ini, dan tetap dalam keadaan sehat," tambahnya.

Pence yang ikut berkampanye jelang pemilihan presiden 3 November, tidak mengubah jadwalnya setelah berkonsultasi dengan dokter Gedung Putih, lanjut O'Malley.

Wabah virus corona makin parah di "Negeri Paman Sam", dengan mencatatkan penambahan kasus tertinggi dalam 24 jam pada Sabtu yakni hampir 89.000 kasus baru.

Baca juga: Virus Corona Makin Parah di AS, Naik Hampir 100.000 Kasus dalam 24 Jam

Sementara itu jumlah kematian akibat Covid-19 di AS terhitung lebih dari 224.000, terbanyak di dunia.

Klaster virus corona Gedung Putih diisi sejumlah pejabat tinggi. Selain Trump, ada Sekretaris Pers Wapres AS Katie Miller, Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien, eks Direktur Komunikasi Gedung Putih Hope Hicks, dan ajudan pribadi presiden Trump.

Trump berulang kali memandang remeh virus corona, dan lebih menekankan pembukaan kembali bisnis sehingga ekonomi dapat pulih.

Capres Joe Biden dari Partai Dmeokrat yang menjadi lawannya di pilpres AS 2020, berulang kali mengkritik penanganan wabah dari presiden ke-45 AS tersebut.

Baca juga: 11 Orang Klaster Virus Corona Circle Trump, Mayoritas Tertular di Gedung Putih


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Global
Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Global
Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Global
Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Global
Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Global
Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Global
Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Global
Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Global
7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Global
Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Global
Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Global
Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Global
Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Global
Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Global
4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

Global
komentar
Close Ads X