Pesawat Latihan AL AS Jatuh di Permukiman Padat Penduduk, 2 Tewas

Kompas.com - 24/10/2020, 10:31 WIB
Foto yang diambil warga bernama Greg Crippen menunjukkan lokasi jatuhnya pesawat latihan AL AS di permukiman kota Foley, Alabama, dekat Pantai Teluk, Amerika Serikat, pada Jumat (23/10/2020). GREG CRIPPEN via APFoto yang diambil warga bernama Greg Crippen menunjukkan lokasi jatuhnya pesawat latihan AL AS di permukiman kota Foley, Alabama, dekat Pantai Teluk, Amerika Serikat, pada Jumat (23/10/2020).

FOLEY, KOMPAS.com - Pesawat latihan Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) yang lepas landas dari Florida, jatuh di permukiman Alabama dekat Pantai Teluk pada Jumat (23/10/2020).

Insiden itu menewaskan dua orang yang berada di pesawat, kata pihak berwenang sebagaimana dikabarkan kantor berita AP.

Zach Harrell juru bicara Komandan Angkatan Laut Udara mengatakan, dua korban tewas berada di pesawat latihan T-6B Texan II.

Baca juga: Saat Makan Malam Para Pemimpin Milisi di Suriah Tewas Diserang Pesawat Tak Berawak AS

Akan tetapi mereka tidak mengumumkan nama korban, dan tidak ada korban luka lain yang dilaporkan di lokasi kejadian.

Kepala Pemadam Kebakaran Kota Foley, Joey Darby, berkata bahwa tim penyelamat berjibaku memadamkan "api dalam volume besar" dengan sebuah rumah dan beberapa mobil dilalap api.

Petugas pemadam kebakaran bisa "memadamkan api dengan cepat," katanya kepada kantor berita lokal.

Baca juga: Indonesia Tolak Permintaan AS Daratkan Pesawat Mata-mata P-8 Poseidon di Tanah Air

Kecelakaan ini terjadi di tenggara Mobile, dekat kota Foley dan kota Magnolia Springs.

Darby menyebut kawasan itu permukiman padat penduduk. Ia juga menambahkan, tidak ada petugas pemadam kebakaran yang terluka.

Pesawat latihan AL AS itu lepas landas dari Lapangan Whiting Pangkalan Udara Angkatan Laut, sekitar 48,28 kilometer di timur laut Pensacola, Florida, kata juru bicara Angkatan Laut Julie Ziegenhorn.

Kantor Sheriff Baldwin County berkicau di Twitter, Kementerian Pertahanan AS dan Angkatan Laut AS sedang melakukan penyelidikan kecelakaan ini.

Baca juga: 11 Negara Bagian di AS Desak Aturan Emisi Pesawat Terbang yang Lebih Ketat


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Hubungan Kurdi Irak dengan Israel yang Bercerai setelah Kesepakatan Normalisasi

Global
Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Global
Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Global
Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Global
Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Global
Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Global
Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Global
Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Global
7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Global
Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Global
Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Global
Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Global
Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Global
Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Global
4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

Global
komentar
Close Ads X