Kompas.com - 19/10/2020, 18:51 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Sebuah kelompok penelitian hewan laut mengatakan mereka menemukan lebih banyak hiu di perairan lepas pantai California Selatan sejauh tahun ini dari yang pernah ada sebelumnya, lapor CBS lokal Los Angeles pada Sabtu (17/10/20).

Cal State Long Beach Shark Lab, yang memiliki 120 stasiun pengamatan bawah air dari San Luis Obispo hingga San Diego di sepanjang pantai California untuk melacak hiu, mengatakan timnya telah menandai adanya 38 hiu.

Melansir Xinhua News, jumlah tersebut tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah yang dapat mereka rangkum tahun lalu.

Baca juga: Hiu Putih Raksasa Ditemukan Kanada, Dijuluki Ratu Samudra Saking Besarnya

Chris Lowe, direktur laboratorium tersebut, mencuit temuan yang belum pernah terjadi sebelumnya itu di Twitter, mengatakan bahwa "bahkan di tengah Covid, kami menemukan lebih banyak hiu tahun ini daripada tahun lainnya," dan "pertanyaannya adalah mengapa begitu".

Dijelaskan Lowe, hiu biasanya pada musim gugur akan bermigrasi ke selatan karena suhu air di California Selatan semakin dingin, sehingga sangat mengejutkan bagi para peneliti ketika menemukan begitu banyak hiu yang masih berenang di kawasan itu pada tahun ini.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Berbahan Hati Hiu, Ahli Konservasi: Bencana Bagi Hiu dan Manusia

Menurut sebuah studi komprehensif tentang populasi hiu dunia yang dirilis pada Juli lalu, para ilmuwan yang menghabiskan penelitian selama empat tahun mengumpulkan 15.000 jam data video.

Ilmuwan menemukan penurunan populasi hiu di sejumlah wilayah di seluruh dunia akibat penangkapan ikan yang berlebihan dan perubahan iklim, tetapi populasi hiu di California justru berkembang pesat.

Di sisi lain, CBS melaporkan meski kehadiran hiu meningkat, para peselancar tidak merasa terganggu oleh predator laut tersebut.

Baca juga: Bocah Laki-laki Ini Diseret Hiu dari Perahu, Kasus Fatal Ke-5 Tahun Ini di Australia

Stasiun pengamatan bawah air yang dikelola oleh Cal State Long Beach Shark Lab menyediakan sistem peringatan dini bagi penjaga pantai di California Selatan sehingga mereka dapat memberi tahu orang-orang yang berada di perairan jika ada hiu di sekitar mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Vladimir Putin dan 7 Periode Penting yang Membentuk Pemikirannya

70 Tahun Vladimir Putin dan 7 Periode Penting yang Membentuk Pemikirannya

Global
Tilang Warga Singapura, Polisi Malaysia Minta 'Uang Denda' Rp 1,6 Juta

Tilang Warga Singapura, Polisi Malaysia Minta "Uang Denda" Rp 1,6 Juta

Global
UPDATE Demo Kematian Mahsa Amini: 5 Fakta Terbaru dari Kedubes Iran di Indonesia

UPDATE Demo Kematian Mahsa Amini: 5 Fakta Terbaru dari Kedubes Iran di Indonesia

Global
Menhan Ukraina ke Tentara Rusia: Letakkan Senjata, Kalian Bisa Hidup dan Selamat

Menhan Ukraina ke Tentara Rusia: Letakkan Senjata, Kalian Bisa Hidup dan Selamat

Global
Laporan Medis Mahsa Amini Keluar, Disebut Meninggal karena Sakit, Bukan dari Pukulan

Laporan Medis Mahsa Amini Keluar, Disebut Meninggal karena Sakit, Bukan dari Pukulan

Global
Perguruan Tinggi di AS Salah Kirim Email Kelolosan ke Ribuan Pendaftar

Perguruan Tinggi di AS Salah Kirim Email Kelolosan ke Ribuan Pendaftar

Global
Pria dalam Kantong Mayat Buka Mata, Diduga Masih Hidup Saat Dikirim ke Kamar Jenazah

Pria dalam Kantong Mayat Buka Mata, Diduga Masih Hidup Saat Dikirim ke Kamar Jenazah

Global
Ayatollah Khamenei: Negara Barat Rancang Kerusuhan Iran dengan Orang Bayaran

Ayatollah Khamenei: Negara Barat Rancang Kerusuhan Iran dengan Orang Bayaran

Global
AS Tuding Tentara Bayaran Rusia Eksploitasi SDA Afrika untuk Danai Mesin Perang

AS Tuding Tentara Bayaran Rusia Eksploitasi SDA Afrika untuk Danai Mesin Perang

Global
Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Diperiksa, Dugaan Sabotase Menguat

Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Diperiksa, Dugaan Sabotase Menguat

Global
Istri Bantu Suaminya Nikahi Mantan Pacar, Ketiganya lalu Tinggal Bersama Seatap

Istri Bantu Suaminya Nikahi Mantan Pacar, Ketiganya lalu Tinggal Bersama Seatap

Global
Patung Moai di Pulau Paskah Rusak Dilalap Kebakaran Hutan, Tak Bisa Diperbaiki Lagi

Patung Moai di Pulau Paskah Rusak Dilalap Kebakaran Hutan, Tak Bisa Diperbaiki Lagi

Global
Anak Presiden Uganda Unggah Ancaman Invasi ke Kenya di Media Soal

Anak Presiden Uganda Unggah Ancaman Invasi ke Kenya di Media Soal

Global
OPEC+ Pangkas Produksi Minyak: Berkah Bagi Rusia, Barat Makin Rugi

OPEC+ Pangkas Produksi Minyak: Berkah Bagi Rusia, Barat Makin Rugi

Global
Hong Kong Tawarkan 500.000 Tiket Pesawat Gratis untuk Menarik Kembali Wisatawan

Hong Kong Tawarkan 500.000 Tiket Pesawat Gratis untuk Menarik Kembali Wisatawan

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.