Semakin Ditekan Demonstran, PM Thailand Panggil Kembali Parlemen

Kompas.com - 19/10/2020, 17:43 WIB
Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-ocha ReutersPerdana Menteri Thailand Prayut Chan-ocha

BANGKOK, KOMPAS.com - Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha menyatakan bakal memanggil kembali parlemen, buntut tekanan demonstran agar dia mengundurkan diri.

Puluhan ribu orang, didominasi kaum muda, turun ke jalan dalam sepekan terakhir. Menentang aturan darurat yang diteken oleh pemerintah.

Dalam aturan itu, pertemuan yang dihadiri lebih dari lima orang ditangkap, dengan kepolisian menahan para aktivis yang memimpin gerakan.

Baca juga: Demo Thailand Mirip Demo Hong Kong, Ini 5 Kesamaannya

Pada Minggu (18/10/2020), polisi menerangkan 20.000 orang tumpah di jalanan Bangkok, meski aktivis dan media Thailand memberitakan jumlahnya jauh lebih besar.

Di tengah persiapan massa untuk turun Senin (19/10/2020), PM Prayut Chan-O-Cha memanggil lagi parlemen yang tengah reses untuk mendiskusikan meredakan ketegangan.

"Kami mendukung adanya sidang khusus untuk menyelesaikan konflik ini," jelas Prayut kepada awak media sebagaimana diberitakan AFP.

Pemimpin kudeta militer pada 2014 itu memperingatkan massa agar tak melanggar hukum dan damai. "Pemerintah sabar dalam batas tertentu," ujar dia.

Pengunjuk rasa yang tak mempunyai pemimpin itu dalam sepekan terakhir tak hanya menyerukan agar Prayut mengundurkan diri.

Mereka juga mendesak konstitusi berbasis militer yang disahkan pada tahun lalu, dan dianggap menguntungkannya dalam pemilu.

Baca juga: Sederet Skandal Raja Thailand Maha Vajiralongkorn

Tapi yang paling kontroversial adalah ketika demonstran menyerukan agar diadakan reformasi terhadap kerajaan yang sangat kaya dan kuat itu.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X