Bencana Alam di Vietnam Telan Korban Tewas 90 Orang

Kompas.com - 19/10/2020, 13:30 WIB
Personel Angkatan Darat Vietnam membawa jenazah yang ditemukan dari tanah longsor di provinsi Quang Tri, Vietnam, Minggu (18/10/2020). Tanah longsor tersebut mengubur sedikitnya 22 personel militer, AP Photo/Tran Le LamPersonel Angkatan Darat Vietnam membawa jenazah yang ditemukan dari tanah longsor di provinsi Quang Tri, Vietnam, Minggu (18/10/2020). Tanah longsor tersebut mengubur sedikitnya 22 personel militer,

HANOI, KOMPAS.com – Banjir, tanah longsor, dan bencana alam lain yang dipicu oleh hujan deras menimbulkan 90 orang tewas dan 34 lainnya hilang di wilayah tengah Vietnam selama dua pekan terakhir.

Laporan tersebut disampaikan oleh Komite Pengarah Pusat untuk Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam Vietnam, Senin (19/10/2020).

Komite tersebut menambahkan korban tewas sebagian besar dilaporkan di provinsi Quang Tri, Thua Thien Hue, dan Quang Nam, sebagaimana dilansir dari CGTN.

Baca juga: Tanah Longsor Terjang Barak Militer Vietnam, 22 Tentara Dikhawatirkan Tertimbun

Pada Senin pukul 06.00 waktu setempat, sekitar 37.500 rumah tangga dengan 121.280 orang di wilayah Ha Tinh, Quang Binh, Quang Tri, dan Thua Thien Hue telah dievakuasi ke daerah yang lebih aman.

Komite Pengarah Pusat untuk Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam Vietnam menambahkan sebanyak 121.700 rumah masih terendam.

Sejak 6 Oktober, hampir 531.800 sapi dan unggas telah mati atau disapu oleh rentetan bencana alam yang terjadi di Vietnam.

Baca juga: Lawatan Pertama ke Luar Negeri, PM Jepang Yoshihide Suga Kunjungi Vietnam

Bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor, juga menyebabkan erosi dan kerusakan di beberapa jalan raya nasional dan jalan lokal.

Sekolah-sekolah di provinsi Nghe An dan Ha Tinh tengah telah mengizinkan para siswanya tinggal di rumah mulai Senin.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan keamanan para siswa di tengah ancaman bencana alam sebagaimana dilaporkan oleh Kantor Berita Vietnam.

Baca juga: Viral Foto Bayi Lahir Sambil Pegang Alat Kontrasepsi di Vietnam

Hujan lebat diperkirakan akan turun di Vietnam terngah hingga Rabu (21/10/2020).

Curah hujan juga diperkirakan lebih dari 600 milimeter di beberapa daerah, menimbulkan risiko banjir, banjir bandang, dan genangan.

Selama pertemuan darurat yang diadakan pada Minggu (18/10/2020), komite mengeluarkan peringatan tingkat empat, tingkat peringatan tertinggi kedua, atas risiko bencana alam di Vietnam tengah.

Baca juga: Keren, Batmobile Sungguhan Dibuat di Vietnam, Bisa Melaju 100 Km/Jam


Sumber CGTN News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X