Tanpa Masker Ratu Elizabeth II Pertama Kali Keluar Istana Setelah Lockdown

Kompas.com - 16/10/2020, 21:39 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Ratu Elizabeth II pada Kamis (15/10/2020) untuk pertama kali melakukan kunjungan publik dan tanpa menggunakan masker, sejak pemberlakukan lockdown pada Maret.

Ratu yang berusia 94 tahun itu ditemani oleh cucunya, Pangeran William dalam kunjungannya ke Laboratorium Sains dan Teknologi Pertahanan di Porton Down, Inggris barat daya.

Melansir CNN pada Jumat (16/10/2020), dalam barisan kerajaan tersebut terlihat tidak ada yang memakai masker, meski mematuhi pedoman social distancing.

Baca juga: Indonesia Capai Kesepakatan Pengadaan Vaksin Covid-19 dengan Perusahaan Inggris

Pemerintah Inggris merekomendasikan penggunaan masker di tempat dalam ruangan, di mana "social distancing mungkin sulit dilakukan dan di mana Anda akan bersentuhan dengan orang yang biasanya tidak Anda temui."

Istana Buckingham mengatakan bahwa Ratu memutuskan untuk tidak memakai masker setelah berkonsultasi dengan petugas medis dan ilmuwannya sendiri di fasilitas penelitian militer Porton Down, sebagai bentuk untuk tetap memberikan dukungan penting dalam merespons pandemi Covid-19 di Inggris.

Baca juga: Reynhard Sinaga, Pemerkosa Paling Parah di Inggris, Kemungkinan Tak Akan Pernah Bebas

"Nasihat khusus tentang kunjungan ini telah diminta dari rumah tangga medis dan pihak terkait," tambah sumber kerajaan.

Ratu, yang menghabiskan waktu lockdown nasional di Kastil Windsor bersama suaminya, Pangeran Philip, menjalankan tugas resminya secara online, seperti menghadiri pembukaan potret virtual, dan mengadakan panggilan video dengan anggota angkatan bersenjata.

Baca juga: Tingkat Kematian di Inggris Tertinggi di Dunia Selama Pandemi

Keluarga kerajaan terkena dampak langsung pandemi pada Maret, ketika Pangeran Charles, putra tertua Ratu Elizabeth II dan pewaris takhta Inggris, dinyatakan positif terkena virus corona.

Charles yang berusia 71 tahun itu kemudian menyelesaikan isolasi dirinya di Skotlandia.

Kantor Pangeran Charles mengatakan pada saat itu bahwa tidak diketahui bagaimana dia tertular virus corona karena saking padatnya jadwal acara publiknya.

Baca juga: Inggris Akan Terapkan Sistem Lockdown Baru, Liverpool Jadi Prioritas

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Lama Istrinya Meninggal Setelah Melahirkan, Pria Ini Kini Harus Kehilangan Sang Bayi karena Kebakaran RS di Senegal

Belum Lama Istrinya Meninggal Setelah Melahirkan, Pria Ini Kini Harus Kehilangan Sang Bayi karena Kebakaran RS di Senegal

Global
Menlu China Telepon Menlu RI, Koordinasikan Keberhasilan KTT G20

Menlu China Telepon Menlu RI, Koordinasikan Keberhasilan KTT G20

Global
Amerika Mengukuhkan Afganistan sebagai 'The Graveyard of Empires'

Amerika Mengukuhkan Afganistan sebagai "The Graveyard of Empires"

Global
Bendera Ukraina Berkibar di Puncak Putin, Polisi Kirgistan Luncurkan Penyelidikan

Bendera Ukraina Berkibar di Puncak Putin, Polisi Kirgistan Luncurkan Penyelidikan

Global
Rangkuman Hari Ke-92 Serangan Rusia ke Ukraina, Moskwa Gempur 40 Kota, Kanselir Jerman Sebut Putin Tak Akan Menang

Rangkuman Hari Ke-92 Serangan Rusia ke Ukraina, Moskwa Gempur 40 Kota, Kanselir Jerman Sebut Putin Tak Akan Menang

Global
[POPULER GLOBAL] Reaksi Dunia atas Penembakan Massal di SD Texas | Pria Jepang Habiskan Rp 230 Juta demi 'Berubah' jadi Anjing

[POPULER GLOBAL] Reaksi Dunia atas Penembakan Massal di SD Texas | Pria Jepang Habiskan Rp 230 Juta demi "Berubah" jadi Anjing

Global
Utusan HAM PBB Desak Taliban Cabut Pembatasan Terhadap Perempuan

Utusan HAM PBB Desak Taliban Cabut Pembatasan Terhadap Perempuan

Global
Benarkah Rusia Kerahkan Senjata Laser di Ukraina?

Benarkah Rusia Kerahkan Senjata Laser di Ukraina?

Global
Kanselir Jerman Tegaskan Putin Tidak Akan Menang Perang

Kanselir Jerman Tegaskan Putin Tidak Akan Menang Perang

Global
Rusia Akan Usir Wartawan Negara Barat Jika Briefing Diblokir YouTube

Rusia Akan Usir Wartawan Negara Barat Jika Briefing Diblokir YouTube

Global
Penahanan Massal Etnis Uighur China Terungkap Lewat Dokumen Kepolisian

Penahanan Massal Etnis Uighur China Terungkap Lewat Dokumen Kepolisian

Global
Perusahaan Swiss Kembangkan Alat Pendeteksi Cacar Monyet

Perusahaan Swiss Kembangkan Alat Pendeteksi Cacar Monyet

Global
Demi Berpacaran dengan Kekasihnya, Petugas Listrik Berulangkali Padamkan Setrum Desa, Ingin Rahasiakan Hubungan

Demi Berpacaran dengan Kekasihnya, Petugas Listrik Berulangkali Padamkan Setrum Desa, Ingin Rahasiakan Hubungan

Global
Kisah Petugas Medis Texas yang Putrinya jadi Korban Penembakan, Mayat Putrinya Ditemukan saat Bantu Anak Lain

Kisah Petugas Medis Texas yang Putrinya jadi Korban Penembakan, Mayat Putrinya Ditemukan saat Bantu Anak Lain

Global
Afghanistan Diguncang 4 Bom, Sedikitnya 16 Orang Tewas

Afghanistan Diguncang 4 Bom, Sedikitnya 16 Orang Tewas

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.