[Biografi Tokoh Dunia] Blaise Pascal, Pakar Matematika Penemu Halte

Kompas.com - 16/10/2020, 10:00 WIB
Blaise Pascal. SHUTTERSTOCK/MORPHART CREATIONBlaise Pascal.

PARIS, KOMPAS.com - Halte sedang marak diperbincangkan di Indonesia belakangan ini usai terjadi kerusuhan akibat demo tolak UU Cipta Kerja, bahkan sempat masuk trending topic di Twitter.

Sejumlah halte atau shelter TransJakarta menjadi korban amuk massa baik perusakan atau pembakaran, dan salah satu yang terparah adalah di Bundaran HI.

Keberadaan halte memang sangat vital bagi moda transportasi umum seperti bus dan angkutan kota, lantaran menjadi titik angkut dan penurunan penumpang.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Immanuel Kant, Pemikir Moral Manusia Abad 17

Namun tahukah kamu siapa penemu halte dan bagaimana wujud halte pertama di dunia?

Dilansir dari biography.com, Blaise Pascal adalah penemu halte dan uniknya dia bukan arsitek atau ahli bangunan tetapi pakar matematika.

Pada 1640-an ia menemukan Pascaline yang merupakan kalkulator generasi awal, dan memvalidasi teori Evangelista Torricelli tentang penyebab variasi barometrik.

Lahir pada 19 Juni 1623 di Clermont-Ferrand, Perancis, Pascal adalah anak ketiga dari empat bersaudara, dan satu-satunya anak laki-laki dari Etienne serta Antoinette Pascal.

Ibunya meninggal ketika Pascal masih balita, sedangkan ayahnya, Etienne, bekerja sebagai pemungut pajak dan pakar matematika.

Meski ayahnya jago berhitung dengan angka, ia justru menghilangkan matematika dari kurikulum awal Pascal karena khawatir putranya bakal lebih tertarik dengan geometri ketimbang mata pelajaran klasik.

Pascal akhirnya diarahkan belajar bahasa terutama Latin dan Yunani, tapi tetap saja tak melunturkan rasa keingintahuan Pascal tentang matematika. Pada usia 12 tahun Pascal pun mulai mengeksplorasi geometri sendiri.

Dia membuat terminologi sendiri, dan berhasil menguak bahwa jumlah sudut segitiga sama dengan dua sudut siku-siku.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Bernie Sanders, Pemerhati Rakyat Kecil

Cerita penemuan halte

Halte pertama di dunia didirikan pada awal 1662, tapi sangat jauh bentuk dan sistemnya jika dibandingkan dengan halte-halte di dunia sekarang.

Dilansir dari ozy.com, sistem halte ini dimulai dengan satu rute dan akhirnya diperluas menjadi lima. Saat itu kendaraan yang mampir di halte bukan bus tapi kereta kuda, dengan interval kedatangan antara 7-8 menit.

Halte ciptaan Pascal menjadi revolusi tersendiri di Perancis. Tarif kereta kuda sewaan adalah 140 sous, dan saat dijadikan angkutan umum tarifnya hanya 5 sous. Turunnya tarif ini membuat moda transportasi itu bisa diakses kalangan menengah.

Orang-orang kaya awalnya hendak memesan semua tempat duduk di kereta tertentu agar mereka bisa bepergian sendiri tanpa berbaur dengan penumpang lain, tapi peraturan langsung dibuat untuk melarangnya.

Adanya halte ini juga membuat wanita bisa bepergian sendiri, berbaur dengan orang asing dari lawan jenis yang mana saat itu bukan hal biasa.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Glenn Fredly, Sang Romantis Kini Berpulang

Akan tetapi persoalan tidak selesai sampai di situ. Para operator kereta kuda yang ditekan pelanggan kaya sempat melarang tentara, pelayan, pekerja kasar naik kereta elite dan itu memicu pertentangan dari banyak pihak.

Pelayan-pelayan yang kesal akhirnya melempari gerbong kereta kuda setiap lewat halte, dan menurut penulis buku How Paris Became Paris Dr Joan DeJean, peristiwa itu menjadi akhir era kereta kuda atau carosses di Perancis.

Operasional carosses berhenti pada sekitar 1690-an. DeJean berasumsi bahwa Duc de Roannez yang mendirikan perusahaan bus dengan Pascal, tampaknya menjual saham usaha carosses tersebut.

Kematian Pascal

Pascal mati muda pada usia 39 tahun. Ia lama bergulat dengan insomnia dan gangguan pencernaan sejak remaja. Selama bertahun-tahun pekerjaannya yang tanpa henti semakin melemahkan kondisinya.

Pakar matematika dan penemu halte itu kemudian meninggal di rumah saudara perempuannya, Gilberte, di Paris pada 19 Agustus 1662 karena tumor perut ganas yang telah menjalar sampai ke otaknya.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Donald Trump, dari Pebisnis sampai Jadi Presiden Amerika Serikat

Halte merupakan temuan terakhir Pascal, dan meski tak lama menikmati hasil karyanya sendiri temuannya telah menjadi salah satu terobosan mutakhir di dunia transportasi.

Selain halte, temuan-temuan lain dari Pascal juga berkontribusi pada perkembangan ilmu di dunia, seperti satuan Pascal (Pa) untuk mengukur tekanan atmosfer.

Kemudian pada akhir 1960-an ilmuwan komputer Swiss Nicklaus Wirth menemukan bahasa pemrogaman komputer dan menamainya Pascal, untuk menghormati Pascaline yang termasuk salah satu embrio lahirnya komputer modern.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] André-Marie Ampère Sang Penemu Arus Listrik

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X