Batuk-batuk Saat Pidato, Apakah Xi Jinping Terinfeksi Covid-19?

Kompas.com - 16/10/2020, 07:12 WIB
Presiden China Xi Jinping tampak batuk berkali-kali di akhir pidatonya, membuat spekulasi banyak orang di media sosial khususnya pihak oposisi bahwa dia terinfeksi Covid-19. Tangkapan layar video CCTVPresiden China Xi Jinping tampak batuk berkali-kali di akhir pidatonya, membuat spekulasi banyak orang di media sosial khususnya pihak oposisi bahwa dia terinfeksi Covid-19.

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping pada Rabu (14/10/2020) tampak batuk berkali-kali ketika membaca kalimat akhir pidatonya.

Melansir Newsweek, Xi duduk di panggung bersama para pejabat pemerintah lainnya termasuk ketua eksekutif Hong Kong Carrie Lam yang tidak memakai masker pada acara peringatan 40 tahun pendirian pusat manufaktur berteknologi tinggi di Shenzhen, provinsi Guangdong, China Selatan.

Presiden yang sudah berusia 67 tahun itu berbicara selama 50 menit, memuji perkembangan Zona Khusus Ekonomi Shenzen yang berbatasan dengan Hong Kong dengan "keajaiban".

Baca juga: Xi Jinping Minta Seluruh Pasukan Militer China Siap Perang

Dengan Xi kerap batuk sembari berpidato yang disiarkan secara langsung oleh stasiun TV negara, CCTV berusaha untuk menjauh untuk 'menghindari suara Xi terekam'.

Media Hong Kong, Apple Daily menulis judul berita utama mereka, "Xi Jinping batuk-batuk pada acara di Shenzhen" berita itu juga mencatat bahwa presiden Xi tampak "batuk dan minum air".

Media itu melaporkan bahwa suara saat Xi batuk masih bisa terdengar meskipun saluran televisi yang dikelola pemerintah berupaya untuk menyiarkan suara dari hadirin untuk menutup momen batuk presiden Xi.

Baca juga: Xi Jinping Berniat Perkuat Hubungan China-Korea Utara Jangka Panjang

Media di seluruh Taiwan juga menanggapi fenomena tersebut. Sebuah tajuk utama di berita Yahoo Taiwan bahkan memberitakan bahwa Xi mengalami "batuk hebat". 

Presiden Xi mulai batuk selama tujuh menit terakhir dari 6.300 kata yang ada di pidatonya, termasuk batuk empat kali dalam tiga menit menurut laporan stasiun TV komersial Taiwan TVBS.

Di Daratan Utama China, laporan berita CCTV tentang pidato pemimpin China itu tidak memperlihatkan momen ketika Xi batuk.

Baca juga: Xi Jinping: Level Kebahagiaan di Xinjiang Meningkat Berkat Pendidikan Benar Soal China

Jika kita berusaha mencari keyword untuk mencari tahu apakah media China menayangkan berita tentang Xi yang batuk-batuk saat pidato, termasuk di media sosial Weibo, tidak akan menemukan hasil apapun.

Peristiwa ini membuat semua media oposisi pemerintah China berspekulasi bahwa pemimpin besar Negeri "Panda" itu mungkin terserang infeksi Covid-19 meski sampai saat ini belum ada informasi apapun terkait hal tersebut.


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X