Menlu AS Mike Pompeo Desak Arab Saudi untuk Berdamai dengan Israel

Kompas.com - 15/10/2020, 08:48 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) MIke Pompeo bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Jeddah, pada 18 September 2019. SAUDI ROYAL COURT/Handout via REUTERSMenteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) MIke Pompeo bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman di Jeddah, pada 18 September 2019.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo pada Rabu (14/10/2020) mendorong Arab Saudi untuk memberi pengakuan terhadap Israel.

Melansir AFP, upaya itu berlangsung di tengah normalisasi Israel dengan 2 kerajaan Teluk Arab lainnya.

Bahrain yang memiliki hubungan erat koordinasi kebijakan luar negeri dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah turut menormalisasi hubungan dengan Israel dengan menandatangani Abraham Accords di Gedung Putih.

Pompeo mendorong Arab Saudi untuk mengikuti jejak Bahrain, melakukan normalisasi dengan Israel.

Baca juga: Setelah UEA dan Bahrain, Oman dan Sudan Dikabarkan akan Berdamai dengan Israel

Berjumpa dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, Pompeo mengatakan bahwa perjanjian normalisasi "akan berkontribusi besar dalam tujuan bersama untuk perdamaian dan keamanan".

"Mereka mencerminkan dinamika yang berubah di kawasan, di mana negara-negara dengan tepat mengakui perlunya kerja sama kawasan untuk melawan pengaruh Iran dan menciptakan kemakmuran," kata Pompeo.

"Kami berharap Arab Saudi akan mempertimbangkan untuk menormalisasi hubungannya juga. Kami ingin berterima kasih kepada mereka atas bantuan yang mereka miliki dalam menyukseskan Abraham Accords sejauh ini."

Baca juga: Normalisasi Hubungan UEA-Bahrain dengan Israel Tak Pengaruhi Sikap Indonesia terhadap Palestina

Presiden AS Donald Trump telah berupaya mewujudkan normalisasi Arab dengan Israel sebagai pencapaian besar di tengah kampanye pemilu presiden jelang 3 November, dengan pendukung Trump dari kalangnan Kristen evangelis yang sangat mendukung negara Yahudi.

Trump mengatakan bulan lalu bahwa dia juga mengharapkan Arab Saudi untuk mengakui Israel "pada waktu yang tepat."

Kerajaan Teluk Arab telah menemukan tujuan yang sama dengan Trump melawan saingan mereka, Iran.

Pemerintah AS sebenarnya telah berhati-hati untuk tidak memiliki masalah hak asasi manusia dengan sekutu Arab, mengingat pembunuhan 2 tahun lalu di konsulat Arab Saudi di Turki, yaitu kasus jurnalis Arab Jamal Khashoggi yang berbasis di Washington DC.

Pompeo juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah mengakuisisi situs seluas 10,5 hektar untuk membangun kedutaan AS baru di Riyadh, Arab Saudi.

Baca juga: Penerbangan Langsung UEA-Israel Akan Disepakati dalam Waktu Dekat


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Erdogan Sebut Macron Hanya Beban Negara dan Berharap Segera Lengser

Presiden Erdogan Sebut Macron Hanya Beban Negara dan Berharap Segera Lengser

Global
Program Vaksin Covid-19 di Rusia Sudah Dimulai, Meski Pengujian Massal Belum Selesai

Program Vaksin Covid-19 di Rusia Sudah Dimulai, Meski Pengujian Massal Belum Selesai

Global
Para Ilmuwan Identifikasi Covid-19 Sudah Menyebar Jauh Lebih Lama Sebelum Resmi jadi Pandemi Global

Para Ilmuwan Identifikasi Covid-19 Sudah Menyebar Jauh Lebih Lama Sebelum Resmi jadi Pandemi Global

Global
Butuh Donor Ginjal Saat Pandemi Covid-19, Gadis Ini Minta Bantuan di Media Sosial

Butuh Donor Ginjal Saat Pandemi Covid-19, Gadis Ini Minta Bantuan di Media Sosial

Global
Viral Video Pengantin Wanita Ditelanjangi Keluarga untuk Tes Keperawanan, Suaminya Diam Saja

Viral Video Pengantin Wanita Ditelanjangi Keluarga untuk Tes Keperawanan, Suaminya Diam Saja

Global
Video Viral: Masak Menu ala Restoran di Kamar Hotel Selama Karantina Covid-19

Video Viral: Masak Menu ala Restoran di Kamar Hotel Selama Karantina Covid-19

Global
Peta Galaksi Bima Sakti Terungkap, Bumi Menuju Lubang Hitam?

Peta Galaksi Bima Sakti Terungkap, Bumi Menuju Lubang Hitam?

Global
Peneliti di Afrika Selatan Usul Redupkan Matahari untuk Atasi Kekeringan

Peneliti di Afrika Selatan Usul Redupkan Matahari untuk Atasi Kekeringan

Global
Joe Biden Tidak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya...

Joe Biden Tidak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya...

Global
Viral Curhat Gadis Dimintai Foto Syur, Langsung Putus Pacarnya Walau Baru Sehari Pacaran

Viral Curhat Gadis Dimintai Foto Syur, Langsung Putus Pacarnya Walau Baru Sehari Pacaran

Global
'Jemur Kelamin', Model Ini Klaim Rahasia Hebat di Ranjang

"Jemur Kelamin", Model Ini Klaim Rahasia Hebat di Ranjang

Global
Akibat Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke Kamboja Anjlok 76 Persen

Akibat Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke Kamboja Anjlok 76 Persen

Global
CEO Muda Ini Jadi Tajir Melintir dalam Satu Malam, Seperti Apa Kisahnya?

CEO Muda Ini Jadi Tajir Melintir dalam Satu Malam, Seperti Apa Kisahnya?

Global
Pelancong Mancanegara Diklaim Berisiko Lebih Rendah Tularkan Covid-19

Pelancong Mancanegara Diklaim Berisiko Lebih Rendah Tularkan Covid-19

Global
Setelah Inggris, Bahrain Beri Otorisasi Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech

Setelah Inggris, Bahrain Beri Otorisasi Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech

Global
komentar
Close Ads X