China dan Rusia Jadi Anggota Dewan HAM PBB, meski "Miliki Catatan Buruk"

Kompas.com - 14/10/2020, 11:04 WIB
Presiden China Xi Jinping ketika berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat berkunjung ke Moskwa pada Rabu (5/6/2019). AFP via BBCPresiden China Xi Jinping ketika berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat berkunjung ke Moskwa pada Rabu (5/6/2019).

KOMPAS.com -  China dan Rusia terpilih untuk duduk di Dewan Hak Asasi Manusia ( HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB), meski dua negara tersebut menghadapi tuduhan sebagai negara dengan catatan pelaksanaan HAM yang paling buruk di dunia.

Arab Saudi, yang juga mencalonkan diri untuk masuk ke Dewan HAM PBB, gagal mendapatkan suara.

Sejumlah pihak memprotes masuknya China atas perlakuan terhadap kelompok minoritas Muslim Uighur di Xinjiang.

Sementara itu, Rusia menghadapi tuduhan telah meracuni orang-orang yang kritis terhadap pemerintah.

Tidak diketahui apakah kritik yang dialamatkan kepada Riyadh terhadap pembunuhan jurnalis senior, Jamal Khashoggi, dua tahun lalu menjadi faktor penyebab negara itu tidak mendapatkan kursi.

Baca juga: Bos Besar Media Hong Kong Ditangkap, HAM PBB Serukan Peninjauan Ulang

Kelompok pegiat HAM, Human Rights Watch (HRW), mengatakan kegagalan Arab Saudi untuk memenangkan cukup suara adalah pengingat perlunya lebih banyak persaingan untuk memblokir kandidat yang tidak layak.

Anggota Dewan HAM PBB harus menjunjung standar tertinggi.

Sebelumnya, Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (13/10/2020) diagendakan untuk memilih 15 dari 47 kursi anggota yang ada.

Negara anggota baru akan menduduki kursi di Dewan HAM selama masa bakti tiga tahun terhitung mulai Januari 2021.

Pemilihan ini melibatkan kesepakatan-kesepakatan di belakang layar. Negara calon anggota dinyatakan kalah jika mengantongi kurang dari 97 suara dalam pemilihan rahasia.

Baca juga: PBB: Warga Gaza Mengais Sampah Demi Mendapatkan Makanan

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X