Turki dan Rusia Turun Tangan Bahas Konflik Azerbaijan-Armenia

Kompas.com - 13/10/2020, 14:41 WIB
Cuplikan video yang dirilis Kementerian Pertahanan Azerbaijan pada Sabtu (3/10/2020) menunjukkan militer Azerbaijan menembakkan sejumlah roket dalam peperangan melawan separatis di wilayah Nagorno-Karabakh. KEMENTERIAN PERTAHANAN AZERBAIJAN via APCuplikan video yang dirilis Kementerian Pertahanan Azerbaijan pada Sabtu (3/10/2020) menunjukkan militer Azerbaijan menembakkan sejumlah roket dalam peperangan melawan separatis di wilayah Nagorno-Karabakh.

ANKARA, KOMPAS.com – Turki dan Rusia turun tangan membahas ketegangan dan pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia di Nagorno-Karabakh.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan kepada Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu bahwa Armenia harus menghentikan serangan yang menargetkan pemukiman sipil.

Hal itu dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan Turki melalui sebuah pernyataan tertulis sebagaimana dilansir dari Yeni Safak, Selasa (13/10/2020).

Itu karena Armenia dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata terbaru antara negara tersebut dengan Azerbaijan.

Baca juga: Turki Minta Rusia Bujuk Armenia agar Angkat Kaki dari Nagorno-Karabakh

Akar mengatakan hal tersebut kepada Shoygu melalui sambungan telepon pada Senin (12/10/2020).

Dia menambahkan bahwa Azerbaijan tidak akan menunggu 30 tahun lagi untuk membuat resolusi jika Armenia terus menargetkan pemukiman sipil dan tidak segera angkat kaki dari wilayah Azerbaijan.

Baik Azerbaijan dan Armenia sepakat untuk melakukan gencatan senjata pada Sabtu (10/10/2020). Namun kesepakatan tersebut masih diwarnai baku tembak oleh kedua belah pihak.

Selain membahas konflik Armenia dan Azerbaijan, Akar dan Shoygu juga membahas perkembangan yang sedang berlangsung di Libya dan Idlib, Suriah.

Baca juga: Turki Bakal Kirim Kapal Penelitian Lagi ke Mediterania Timur, Yunani Marah

Libya dan Idlib

Mengenai situasi di Idlib, Suriah, Akar mengatakan Turki telah menyampaikan komitmennya yang sejalan dengan kesepakatannya dengan Rusia pada Maret.

Akar menambahkan pihaknya terus memastikan bahwa warga sipil yang tidak bersalah dapat dengan aman dan sukarela kembali ke rumah mereka.

Halaman:

Sumber Yeni Safak
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Monolit' Logam Misterius yang Dikira dari Dunia Lain Dilaporkan Menghilang

"Monolit" Logam Misterius yang Dikira dari Dunia Lain Dilaporkan Menghilang

Global
Korea Utara Dikabarkan Meretas Perusahaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Korea Utara Dikabarkan Meretas Perusahaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Global
Jasad Wanita Diduga WNI Ditemukan di Dalam Koper di Mekah, Arab Saudi

Jasad Wanita Diduga WNI Ditemukan di Dalam Koper di Mekah, Arab Saudi

Global
Sebuah Investigasi Klaim Presiden Putin Punya Anak Perempuan di Luar Nikah

Sebuah Investigasi Klaim Presiden Putin Punya Anak Perempuan di Luar Nikah

Global
Milisi Serang Persawahan Nigeria saat Petani Panen Padi, 40 Orang Tewas

Milisi Serang Persawahan Nigeria saat Petani Panen Padi, 40 Orang Tewas

Global
Dilaporkan Hampir Punah, Harimau Hitam di India Akhirnya Muncul

Dilaporkan Hampir Punah, Harimau Hitam di India Akhirnya Muncul

Global
Kekurangan Kasur, RS di Rusia Tempatkan Pasien Covid-19 di Bangsal Bobrok

Kekurangan Kasur, RS di Rusia Tempatkan Pasien Covid-19 di Bangsal Bobrok

Global
Ribuan Tank dan Pesawat Tempur Gambarkan Hebatnya Kekuatan Militer Uni Soviet Pada Masanya

Ribuan Tank dan Pesawat Tempur Gambarkan Hebatnya Kekuatan Militer Uni Soviet Pada Masanya

Global
Pria Pemerkosa Anak Dicambuk di Aceh, Ini Pemberitaan Media Asing

Pria Pemerkosa Anak Dicambuk di Aceh, Ini Pemberitaan Media Asing

Global
Jet Tempur Inggris Cegat 2 Pesawat Militer Rusia di Laut Utara

Jet Tempur Inggris Cegat 2 Pesawat Militer Rusia di Laut Utara

Global
Tinggal Bersama 480 Kucing dan 12 Anjing, Wanita Ini Habiskan Rp 109 Juta Per Bulan

Tinggal Bersama 480 Kucing dan 12 Anjing, Wanita Ini Habiskan Rp 109 Juta Per Bulan

Global
Anwar Ibrahim Minta 'Satu Minggu Lagi' untuk Buktikan Suara Mayoritas

Anwar Ibrahim Minta "Satu Minggu Lagi" untuk Buktikan Suara Mayoritas

Global
Awalnya Dituduh Mata-mata, Dosen Ini Rupanya Ditahan Iran karena Berkencan dengan Warga Israel

Awalnya Dituduh Mata-mata, Dosen Ini Rupanya Ditahan Iran karena Berkencan dengan Warga Israel

Global
Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Global
[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

Global
komentar
Close Ads X